Teknik Potong Dress Rapi Ala Barber Shop

Tags

Pernah nggak, Sist, beli dress atau gamis yang kepanjangan lalu dipermak ke tukang permak tapi hasilnya tak bisa rapi seperti semula?

Atau mungkin dress sudah dipotong, tapi tetap terasa tak nyaman dan tetap kepanjangan?

Di Rumah Tsabita, hampir tiap hari ada saja pelanggan datang untuk permak dress dan gamis ready to wear. Kebanyakan untuk potong bagian bawah akibat kepanjangan. Sebagian besar para pelanggan ini membeli dress atau gamisnya secara online. Memang salah satu kekurangan toko online (online shop) bagi pembeli ialah adanya kemungkinan salah ukuran, salah warna, atau ketidaksesuaian dengan picture. Saat itulah mereka berbondong-bondong mencari tukang permak.

Memang, jahitan massal yang dikerjakan dalam partai besar seperti konveksi yang memproduksi baju-baju yang dipasarkan secara online, biasanya tak serapi jahit pribadi maupun butik seperti di Rumah Tsabita. Bisa dibilang, jahitan asal jadi. Hasilnya, terkadang panjang sebelah, berkerut, jahitan loncat dan berlubang, dll. Tentu tidak semuanya seperti itu. Banyak pula penjahit konveksi yang memperhatikan kualitas jahitannya. Biasanya upah jahit menjadi lebih mahal dan hanya mengerjakan model dan pesanan tertentu yang membandrol harga lebih tinggi di pasaran.

Nah, kali ini, saya bagikan trik dan teknik sederhana cara memotong dress ala barber shop agar hasilnya rapi dan pas sesuai ukuran panjang dress. Teknik ini saya pelajari secara otodidak karena tak diajarkan saat kursus. Asisten yang membantu di toko juga saya ajarkan trik ini agar siapapun yang datang ke Rumah Tsabita bisa mendapat pelayanan dengan standar kualitas yang sama meski dikerjakan oleh orang yang berbeda.

Alat yang digunakan adalah:

  1. Meteran
  2. Gunting bahan
  3. Hanger yang berbahu tegap (tidak turun)
  4. Jarum pentul

Cara memotong:

  1. Gantung dress atau gamis yang hendak dipotong menggunakan hanger, gantung agak tinggi.
  2. Ukur dengan meteran dengan cara terbalik sesuai panjang yang diinginkan, misal 128cm
  3. Sematkan meteran dengan jarum pentul.
  4. Beri tanda bagian yang hendak dipotong sesuai ukuran. Jangan lupa tambahkan 1 sampai 3 cm untuk jahit lipat atau kelim atau necci (sesuai selera).
  5. Potong dari arah kanan bawah hingga lurus dan rapi. Periksa beberapa kali hingga benar-benar sesuai ukuran pada meteran.
  6. Jika potongan bawah sudah rapi, tinggal dijahit kelim kecil atau neci, sesuai selera.
  7. Hasilnya dijamin rapi dan tidak panjang pendek.

    dengan menggantungnya pada hanger,
    terlihat jelas bagian bawah tidak rata

    ukur dari atas dengan posisi meteran terbalik,
    paskan dengan ukuran yang diinginkan

    jangan lupa bagian bawah ditambahkan 1 sampai 3 cm
    untuk lipatan jahitan

    potong lurus dengan kondisi masih digantung
     dengan hanger

    potongan rata dan rapi, tinggal dilipat, dikelim, ataupun dinecci

    Perhatikan:


    Hindari memotong dress dengan meletakannya di lantai dan mengurangi sama rata diukur dari bawah. Hal ini, bisa terjadi jika bagian dress dari semula tidak rata, akan tetap tidak rata dan panjangnya tak sama meski sudah dipotong melingkar.

    Sssttt... sebenarnya ini rahasia lho. Rumah Tsabita laris manis gara-gara hasil permakan selalu rapi. Pelanggan yang puas, rela membayar berapapun ongkos permakan. Coba saja buktikan!

    Nah, itu dia trik dan teknik sederhana potong dress dan gamis ala barber shop. Mudah kan? Kalian juga bisa mencoba sendiri di rumah. Cara ini abadi sepanjang masa dan tak ada kata kedaluwarsa.***

    Blog about fashion, beauty, and culture

    This Is The Newest Post

    4 comments:

    1. Kalau mama saya bahannya dari semi karet kainnya. Saat dipotong dan dijahit lagi hasilnya jelek sekali.

      ReplyDelete
    2. Hal-hal yang ngga kepikiran sebelumnya akhirnya kepikiran juga dari artikel ini, terimakasih ya mbak sudah berbagi tips:)

      beton

      ReplyDelete
    3. wah nyimak aja deh kalo sual potong memotong beginian, rumah tsabita emang dimana sih lokasinya, jadi kepo juga. hahaha

      ReplyDelete
    4. Suka liat ibu saya permak2 baju juga. Kreatif mba

      ReplyDelete