16 Januari 2021

Menemukan Passion

menemukan passion


Saat ini, setidaknya saya memiliki tiga aktifitas utama yang betul-betul saya cintai, yaitu menjahit, make up, dan menulis. Rasanya tak ada bosan-bosan menggelutinya setiap hari setiap waktu. Saya bisa mengatakan bahwa inilah passion saya.

Bicara passion, sebenarnya, apa sih passion itu? Orang-orang sering membahas tentang passion dan kaitannya dengan kesuksesan dan kebahagiaan. Konon, orang sudah bisa dikatakan bahagia jika bisa bekerja sesuai passion. Seseorang juga lebih punya kesempatan besar untuk sukses jika sudah menemukan passion.


Passion


Pada pencarian pada kamus besar Bahasa Indonesia (KBBI) tidak ditemukan arti passion dalam Bahasa Indonesia. Namun, padanan kata yang serupa disebutkan sebagai gairah (Bahasa Inggris = passion) yang artinya adalah keinginan (hasrat, keinginan) yang kuat. Dalam KBBI ada pula kata renjana yang artinya rasa hati yang kuat (rindu, cinta kasih, berahi, dan sebagainya)

Pada ulasan lain disebutkan bahwa passion adalah perasaan antusiasme yang kuat atau dorongan hasrat terhadap sesuatu atau seseorang (brainly.co.id).

Bagi saya pribadi, passion adalah suatu energi dan dorongan kuat dari dalam untuk melakukan sesuatu tanpa paksaan, yang mana ketika kita melakukannya akan merasa bahagia, puas, dan terasa ada yang kurang jika tidak melakukannya.


Passion Sering Tak Disadari


Kita sering tak menyadari passion yang kita punya. Kita hanya tahu bahwa kita menyukai suatu kegiatan dan kita sangat menikmati saat melakukan kegiatan itu. Mungkin kita tak menyadarinya, merasa terbiasa, karena kegiatan tersebut berkaitan dengan pekerjaan di kantor, pekerjaan suka rela / sosial, atau kegiatan di komunitas yang diikuti. Bisa jadi, secara tak sadar mungkin itulah passion kita. Karena tanpa passion, akan sulit bagi seseorang bertahan dan menyelesaikan suatu kegiatan sampai akhir dengan melewati sekian banyak kendala dan masalah.


Passion Sebenarnya Sudah Ada Sejak Kecil


Tanpa disadari, sejak kecil kita sebenarnya sudah memiliki passion. Dengan bertambahnya usia dan beranjak dewasa, baru kita menyadarinya.

Ketika kecil saya suka mengubah model-model baju. Baju yang sudah jadi tapi kurang suka, akan saya gunting dan ubah modelnya. Karena tak bisa menjahit sendiri, saya datang ke penjahit dan menerangkan detail model yang saya inginkan ketika mengubah model baju. Kadang saya menggambar sendiri model baju yang saya suka, lalu membawanya ke tukang jahit untuk dibuatkan baju yang sesuai. Jika hasil pekerjaan penjahit A tidak bisa memuaskan, saya akan mencari penjahit lain yang bisa mewujudkan imajinasi saya kala itu. Saat itu saya bahkan masih sekolah dasar. Kebiasaan itu terus berlangsung sampai saya bisa menjahit sendiri saat mulai kuliah.

Ketika SMP, saya mulai menulis dan mengirimkannya ke media cetak, lalu dimuat. Sejak itu saya sering menulis dan terus menulis lalu mengirimkan ke media atau mengikuti berbagai lomba. Kadang tulisan saya dimuat, tapi lebih sering ditolak. Beberapa kali saya juara lomba menulis, meski sering juga kalah. Saya juga menginisiasi terbitnya tabloid sederhana di UKM kampus karena suka menulis. Lulus kuliah saya juga menerbitkan tabloid sederhana di kampung yang menyasar pembaca anak-anak sekolah. Tiga buku antologi juga menjadi jejak kegemaran saya dalam menulis. Sampai sekarang saya tetap menulis di blog Lasmicika dan platform online.


Baca juga : Tulislah Kebaikan karena Kebaikan Itu Menular


Bagaimana dengan make up? Meski baru menggeluti serius enam tahun terakhir, sejak SD saya sering mengeksplore wajah dengan make up. Saya membeli eyeshadow murahan, bedak dan lipstik, lalu merias wajah sendiri dengan berbagai campuran warna-warnainya. Jika ada pentas tari, saya begitu kagum dengan segala pernak pernik pentas. Gemerlap panggung, segala aksesoris, kostum dan perlengkapan pentas, termasuk juga make up panggung, begitu memukau di mata saya kala itu. Ketika SMA saya sangat menyukai muatan lokal seni tari dan mendapat nilai tinggi untuk praktik make up panggung.

Begitulah, passion itu sudah ada sejak kecil meski belum saya sadari. Baru setelah dewasa, saya bisa mengatakan bahwa inilah passion saya. Maka memiliki Rumah Tsabita rasanya merupakan berkah yang besar dalam hidup saya karena bisa bekerja sesuai passion.


Menemukan Passion


Passion itu bukan hobi. Passion juga berbeda dengan cita-cita atau mimpi. Passion juga bukan sekedar obsesi. Passion dan bakat juga dua hal yang berbeda.

Hobi adalah ketika kita menyukai sesuatu pada tingkat yang sedang-sedang saja. Cita-cita adalah tujuan yang ingin dicapai. Obsesi adalah ketertarikan terhadap sesuatu. Bakat bisa diartikan sebagai kelebihan alami yang dikaruniakan Tuhan sejak lahir. 

Saat kita ingin melakukan sesuatu lebih dari sekedar hobi, maka saat itulah kita sedang menemukan passion.

Seseorang yang memiliki passion akan terus menerus berpikir untuk melakukan sesuatu, mewujudkan sesuatu, dan tidak bisa berhenti sebelum sesuatu itu tercapai. Dalam mewujudkannya, ia tak akan mudah menyerah, selalu berusaha melakukan yang terbaik, dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk mewujudkan keinginannya. Saat passion itu sudah dimiliki, ia tidak akan memikirkan lagi untung atau rugi. Ia akan terus melakukannya bahkan ketika merasa lelah. Kapanpun dan berapa lamapun ia akan tetap melakukannya meski orang lain menganggap itu hal yang rendah dan tak berguna.

Ketika seseorang sudah menemukan passion, saat itulah harta karun dalam jiwanya sudah ditemukan.


Bahagia dengan Passion


Salah satu efek passion adalah bahagia ketika melakukannya. Padahal mungkin kita melakukannya lebih lama, lebih sulit, atau juga lebih banyak yang 'dikorbankan' untuk mencapai hal tersebut. Namun, ada rasa bahagia dan puas ketika kita melakukan sesuatu karena passion. Selalu ada tenaga dan gairah untuk terus melakukannya walaupun lelah mendera.


Passion Menjadi Energi


Seringkali kita merasa hidup kita sedang berada di titik jenuh. Merasa hari-hari berlalu begitu saja, flat, tidak ada kemajuan berarti. Maka di sinilah passion memegang peran penting sebagai energi dan bahan bakar. Energi yang tak ada habisnya untuk terus bekerja keras. Passion kita akan membuat semangat hidup lebih cepat bangkit meski semua orang pernah mengalami titik jenuh.


bahagia dengan passion
mencintai pekerjaan bisa disebut passion


Tak Ada yang Terlalu Sulit Saat Ada Passion


Kadang kita mengalami kendala dalam pekerjaan, juga dalam segala kegiatan saat kita melakukan sesuatu, termasuk mungkin saat membangun usaha, mengejar mimpi dan cita-cita, atau kendala ketika sedang melakukan hobi dan kesenangan kita. Namun, saat kita mempunyai passion, tidak ada yang terlalu sulit untuk diselesaikan. Kendala demi kendala seolah datang tak ada habisnya. Kadang terasa menakutkan dan melelahkan. Tapi passion membuat kita tidak akan menyerah dan tidak akan membuat kita berhenti untuk terus melakukannya. Passion menjadikan segala kendala itu menjadi tantangan yang ingin ditaklukkan.


Passion Tidak Bisa Dihilangkan atau Dihentikan


Entah bagaimana caranya, passion membuat kita akan selalu punya kekuatan untuk melakukan sesuatu. Ketika kita lelah dan mencoba berhenti, kita justru akan merasa tersiksa. Ada yang hilang. Bahkan ketika kita mencoba menghilangkannya, hidup ini terasa kurang bergairah, hambar, dan membosankan.

Passion mungkin bisa hiatus saat konsentrasi kita sedang teralihkan pada hal lain. Namun, suatu saat passion itu akan muncul kembali dan menemukan jalan kembali. Misalnya ketika seseorang sudah menemukan passionnya pada gunung sejak muda, meski pada suatu fase hidupnya ia begitu disibukkan pada pekerjaan, suatu ketika passionnya akan gunung akan kembali muncul. Entah bagaimana ada dorongan untuk kembali ke gunung. Mungkin tiba-tiba ia ingin membangun usaha yang berkaitan dengan bidang tersebut, seperti agen travel dan tour ke gunung, menyewakan dan menjual perlengkapan gunung, atau mengikuti berbagai kegiatan berkenaan dengan gunung.


Hidup Perlu Passion


Mencintai pekerjaan bisa disebut passion. Setiap hari kita bekerja dengan penuh cinta dan energi. Kita selalu berusaha melakukan yang terbaik yang dapat kita perbuat demi pekerjaan. Tak mudah mengeluh, pantang menyerah, tidak ada keraguan ataupun ketakutan meski tak ada pekerjaan yang tanpa masalah. Berhasil menyelesaikan pekerjaan dengan baik memberikan rasa bahagia.

Saat kita sudah sampai pada titik itu, bisa jadi kita sudah menemukan passion itu. Kalau kamu, apakah pekerjaanmu hari ini merupakan passionmu?***




12 Januari 2021

Beragam Manfaat Daun Katuk untuk Kesehatan

manfaat daun katuk


Daun katuk merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah dijumpai. Kita bisa menanam sendiri daun jenis ini agar bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Atau selain menanamnya, kita juga bisa mendapatkannya dengan mudah dan harga murah.

Daun katuk mempunyai banyak kegunaan yang bisa dimanfaatkan. Kita bisa untuk mengkonsumsi daun katuk sebagai sayur atau juga olahan lainnya untuk mendapatkan manfaat daun katuk tersebut. Mengonsumsi daun katuk dengan rutin juga akan membantu meningkatkan kesehatan. Hal tersebut bisa didapatkan karena banyak kandungan bermanfaat yang dipunyai daun katuk. Mulai dari protein, kalsium, zat besi, lemak, serat, kalium, dan masih banyak lainnya. Dengan kandungan yang dipunyai daun katuk ini tentunya dapat memberikan manfaat kesehatan yang dibutuhkan. 


Adapun beberapa manfaat kesehatan mengonsumsi daun katuk adalah:


1. Menurunkan kadar gula darah


Manfaat pertama dari daun katuk adalah dapat menurunkan kadar gula darah. Bagi yang mempunyai kadar gula darah tinggi, akan efektif untuk mengonsumsi makanan dari daun katuk. Mengonsumsinya secara rutin dapat menjaga gula darah tetap stabil. Hal tersebut juga akan bermanfaat untuk mencegah resiko mengalami diabetes. Oleh karena itu, bagi yang mempunyai masalah kadar gula darah tinggi, sangat baik untuk mengkonsumsi daun katuk.


2. Mencegah obesitas


Manfaat kedua dari mengkonsumsi daun katuk yaitu dapat mencegah obesitas. Orang yang terkena obesitas atau kelebihan berat badan mempunyai resiko lebih tinggi terkena berbagai gangguan kesehatan dan penyakit. Oleh karena itu, penting nih, buat kita untuk bisa menjaga berat badan tetap normal dan menghindari obesitas. Nah, salah satunya dengan menggunakan daun katuk yang dapat membantu menjaga berat badan. Esktrak dari daun katuk dapat mengurangi pembentukan jaringan lemak. Sehingga hal tersebut akan mencegah obesitas. Selain mengonsumsi daun katuk, kita juga bisa mengonsumsi makanan sehat lain seperti buah dan sayuran.


manfaat daun katuk
beragam manfaat daun katuk untuk kesehatan


3. Mengatasi peradangan


Manfaat selanjutnya dari mengonsumsi daun katuk yaitu dapat mengatasi peradangan. Walaupun tidak terlalu berbahaya dan mengganggu, akan tetapi peradangan yang dialami akan lebih baik jika segera diobati. Peradangan merupakan respon tubuh yang mengalami cedera dan infeksi. Oleh karena itu, perlu segera diobati karena bisa membuat komplikasi penyakit yang lebih berbahaya. Untuk membantu menghilangkan peradangan, kita bisa menggunakan daun katuk yang mempunyai zat antiradang.


4. Meningkatkan produksi ASI


Manfaat dari daun katuk yang paling populer adalah membantu meningkatkan ASI. Hal tersebut karena daun katuk dapat meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin. Keduanya adalah hormon yang bertugas meningkatkan produksi ASI. Selain dengan mengkonsumsi daun katuk secara langsung, kita juga bisa memanfaatkan ekstrak daun katuk seperti produk dari Herbana yang menawarkan cara aman dan efektif meningkatkan produksi ASI. Produk Herbana mempunyai kandungan yang dapat merangsang pembentukan ASI secara alami.

Nah, ini bisa jadi rekomendasi buat yang lagi hamil kaya aku nih, buat persiapan. Jadi selain mengatur pola makan biar tetap cantik dan sehat selama hamil, bumil juga sudah memulai persiapan menyusui calon dede bayi. Tentunya agar nanti kita bisa meng-ASI-hi debay dengan maksimal. 


5. Meningkatkan daya tahan tubuh


Manfaat daun katuk selanjutnya yang perlu diketahui adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Mempunyai daya tubuh yang baik akan membuat tubuh lebih sehat dan mencegah berbagai penyakit. Oleh karena itu, mengonsumsi daun katuk atau ekstrak daun katuk seperti Herbana juga akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Ekstrak daun katuk mempunyai sifat antibakteri dan antijamur yang membantu mencegah terjadinya infeksi dalam tubuh.***



03 Januari 2021

Mudahnya Menjauhkan Diri dari Lemak Jenuh

makanan mengandung lemak jenuh


Pada intinya lemak berperan dan memberikan manfaat bagi tubuh kita. Namun, ada juga jenis lemak yang bagus dan ada juga yang jahat. Sebaiknya kita mengonsumsi lemak baik serta menghindari lemak yang jahat. Lemak yang memiliki potensi buruk untuk kesehatan badan banyak terkandung dalam lemak jenuh serta lemak trans. Karena itu, jauhkan diri dari lemak jenuh agar badan lebih sehat.


Badan kita menghasilkan lemak dari kelebihan kalori yang masuk di badan. Ada lemak yang kita makan serta berperan bagi sumber energi badan yaitu lemak makanan (dietary fat). Lemak makanan bisa datang dari hewan atau tumbuhan (minyak nabati). Tidak hanya menjadi sumber energi, manfaat lemak yang lain adalah menolong peresapan beberapa tipe mineral dan vitamin yang masuk di dalam tubuh.


Namun demikian, ada sisi buruk lemak yaitu memiliki kandungan kalori tinggi yang bisa memperbanyak berat badan dengan cepat apabila dikonsumsi terlalu berlebih. Oleh karena itu, kita harus mengetahui beberapa jenis makanan yang mengandung lemak jenuh dan harus dihindari.


Apakah itu Lemak Jenuh?



Lemak dihasilkan dari 2 macam molekul yaitu asam lemak serta gliserol. Jenis dan kandungan asam lemak ini yang memastikan efek lemak pada tubuh. Lemak jenuh adalah salah satu jenis lemak yang sebagian besar berasal dari hewan seperti daging unggas, daging merah, serta produk susu yang kaya lemak.


Lemak jenuh apabila dikonsumsi terlalu berlebih bisa meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti bertambahnya infeksi, terciptanya plak di pembuluh darah, serta kekuatan insulin. Lemak jenuh berlebihan ini berkaitan erat dengan resiko terserang penyakit jantung, stroke, serta diabetes tipe 2. Hal ini berlangsung karena terdapat penambahan kandungan kolesterol ‘jahat' (LDL) pada darah.


Umumnya, kita menghindari lemak karena alasan untuk mengelola berat badan. Padahal, lebih jauh dari itu, lemak jenuh adalah lemak jahat yang sangat harus dihindari karena dapat menjadi penyebab timbulnya masalah kesehatan yang serius.


Lemak dari tumbuhan kebanyakan merupakan lemak tidak jenuh. Meskipun begitu, ada pula jenis tumbuhan yang memiliki kandungan lemak jenuh seperti minyak sawit. Lemak tidak jenuh dikatakan sebagai lemak baik, lantaran jenis lemak ini merupakan lemak yang bisa meningkatkan kandungan lemak sehat (HDL) dalam darah serta mengurangi kandungan lemak tidak baik seperti kolesterol dan trigliserida. Kajian memperlihatkan kalau kandungan HDL yang tinggi dalam darah bisa mengurangi resiko terserang penyakit jantung dan kerusakan sel berlebih akibat infeksi.


Tips Menjauhkan Diri dari Lemak Jenuh



Bagaimanakah cara agar kita bisa terlatih mengonsumsi makanan yang minim kandungan lemak jenuh serta lebih banyak lemak tidak jenuh? Di bawah ini adalah sejumlah tips yang bisa anda lakukan dengan mudah.

  • Ketika membeli daging, mintalah potongan daging yang kandungan lemaknya sedikit. Buang kulit daging sebelum diproses dan bersihkan lemak yang masih tersisa.
  • Pastikan hanya mengonsumsi produk buatan susu yang mengandung lemak yang rendah, seperti yogurt atau susu rendah lemak dengan lemak 1 %.
  • Umumnya, pria diminta tak mengkonsumsi lebih dari 30 gr lemak jenuh setiap hari. Sedangkan batasan maksimum buat wanita adalah 20 gr.
  • Saat mengolah, ukur minyak dengan sendok makan sebelum dituang ke dalam wajan penggorengan untuk memeriksa berapakah yang akan dipakai.
  • Ganti cara mengolah dari menggoreng menjadi memanggang, rebus, atau mengukus.
  • Tambah buah, sayur, serta kacang-kacangan di dalam menu makanan, serta menghindari konsumsi daging berlemak.


makanan yang mengandung lemak jenuh
tambahkan buah dalam menu makanan dan
 cemilan, hindari daging berlemak



Hal yang Bisa Dilakukan untuk Mengurangi Kadar Lemak Jenuh



Lemak jenuh memang berbahaya bagi kesehatan. Dengan memperhatikan pola makan, artinya kita sudah mengurangi resiko dari berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh makanan yang tidak sehat.


Secara rinci, kita bisa mengikuti tips berikut sebagai panduan untuk mengupdate pilihan makanan agar bisa bertambah sehat.

  1. Hidangan prasmanan: pilih makanan yang tak bersantan buat menghindari lemak jenuh. Utamakan memilih santapan sayur, ikan, serta daging ayam ketimbang daging merah.
  2. Pizza: tentukan pizza dengan topping yang lebih sehat seperti ikan, udang, serta sayur, ketimbang keju serta daging merah.
  3. Spageti: pakai daging cincang rendah lemak untuk campurannya.
  4. Kentang goreng: pakai minyak zaitun buat menggorengnya.
  5. Telur: ketimbang digoreng, telur lebih bagus direbus.
  6. Pasta: sauce keju atau cream mempunyai kandungan lemak jenuh yang makin tinggi ketimbang sauce tomat.
  7. Yoghurt: pilih yang rendah lemak serta rendah kandungan gula.
  8. Kopi: kurangi secara bertahap, pilih yang tidak memiliki kandungan susu
  9. Cemilan: ketimbang cokelat, donat, atau biskuit, lebih bagus pilih buah-buahan, kacang-kacangan, serta yoghurt rendah lemak sebagai camilan.


makanan yang mengandung lemak jenuh
Lalapan dan ikan bakar menu andalan kami saat makan di luar.
Selain pola makan, refreshing dan menghindari stress bikin kita sehat



Kesimpulan



Pada prinsipnya, untuk jauhkan diri dari lemak jenuh cobalah untuk memilih makanan yang diolah dengan tepat seperti sayur, buah, ikan, kacang-kacangan, sejumlah bijian, minyak zaitun, keju, serta daging rendah lemak. Tidak hanya itu, hal yang penting diketahui adalah bahwa penyakit bukan hanya disebabkan dari pola makan, tapi juga dari aktifitas sehari-hari termasuk bagaimana mengelola emosi dan mencegah depresi, olahraga teratur, serta waktu tidur yang cukup.***




01 Januari 2021

Saat Harus Mendampingi Anakku Operasi Bedah

anakku dioperasi


Dua bulan yang lalu, tiba-tiba saya menyadari satu hal yang selama ini kupikir biasa saja, tapi ternyata saat mengalami sendiri, rasanya sungguh luar biasa. Tentang pertolongan Tuhan di saat yang tepat ketika seorang manusia sedang berjuang menyelamatkan sebuah nyawa.

Ya. Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Ibarat jaring laba-laba raksasa, kehidupan ini saling terhubung antara satu dengan yang lainnya. Karena itulah, selain disebut juga makhluk pribadi yang harus memiliki kehidupan sendiri, manusia juga disebut sebagai makhluk sosial yang membutuhkan orang lain dalam pemenuhan kebutuhannya.


Di Rumah Sakit Pagi Itu

Hari itu hari Senin, saya dan suami baru saja sampai di RSU Ashari Pemalang untuk memeriksakan si Sulung yang mengalami benjolan serius di bagian kepala. Kami berjalan menuju bagian pendaftaran. Belum sampai di depan pintu utma, seorang Bapak warga satu kampung tiba-tiba datang tergopoh-gopoh. Ekspresi wajahnya terlihat senang dan letih di waktu yang sama. Namanya Casmadi, atau biasa kami sapa Man Casmadi.

"Pak Bagus, Pak Bagus, alhamdulillah panggih jenengan teng mriki", kata Man Casmadi pada suami. (bahasa Jawa: Pak Bagus, alhamdulillah bertemu Bapak di sini).

Suami pun melipir ke lobi rumah sakit untuk berbincang dengan Man Casmadi, sementara saya langsung menuju mesin pengambilan nomor antrian untuk mendaftarkan si Sulung. Kami berdua duduk menunggu giliran pemanggilan sesuai nomor. Lumayan lama kami menunggu karena pasien hari itu membludak setelah rumah sakit tutup 4 hari libur Maulid nabi.

Sesaat sebelum nomor antrian kami dipanggil, suami masuk dan ikut duduk di kursi tunggu.

"Istri Man Casmadi dirawat di sini lagi kritis. Dia butuh 2 kantong darah golongan B sekarang juga, tapi stok di PMI kosong. Cari pendonor orang Cikadu tapi tidak ada yang bisa dihubungi."

Saya mengangguk mengerti. Sejak pagi memang di kampung mati listrik akibat banyak pohon tumbang menimpa kabel jaringan setelah angin menyertai hujan lebat seharian kemarin. Pasti pemancar sinyal di sana pun mati karena tak ada generator cadangan. Pantas saja tidak ada orang yang bisa dihubungi.

Tiba giliran kami dipanggil ke bagian pendaftaran dan registrasi, tapi suami pamit, "Aku tinggal dulu ya, mau cari teman sekitar Pemalang barangkali ada yang bisa mendonorkan darah B."

Saya mengangguk. Tak apalah, untuk mengurus pendaftaran si Sulung saya bisa sendiri. Jika tak tahu alur dan prosedur lain atau tak tahu letak poliklinik yang dituju, toh saya bisa bertanya pada petugas, pikir saya. 

Sampai saya dan si Sulung selesai registrasi dan mengantri yang kedua kali di ruang tunggu poli bedah, suami saya Mas Jo tidak ikut mendampingi. Beliau terlihat sibuk menelepon ke sana kemari, lalu berjalan mondar mandir keluar halaman Rumah Sakit.


Anakku Harus Dioperasi


Berjam-jam mengantri, akhirnya si Sulung mendapat giliran diperiksa dokter spesialis bedah yang menjadi rujukan oleh dokter umum di Puskesmas tempat fasilitas kesehatan I di kampung. Seperti sudah saya tulis sebelumnya, anak saya yang sulung mengalami benjolan yang tak kunjung sembuh di bagian kepala dan harus mendapat penanganan lebih lanjut.

Menurut dokter spesialis yang memeriksa, dr. Kun, si Sulung harus segera menjalani operasi bedah dan dirawat inap hari itu juga. Si Sulung sudah kami persiapkan sebelum berangkat dari rumah, bahwa mungkin ia harus dioperasi untuk diangkat jaringan yang membentuk benjolan di kepalanya sebelum menjadi makin besar dan parah.

Meski sudah kami persiapkan mentalnya, mendengar kata 'operasi' diucapkan dokter, si Sulung tetap saja tak bisa menahan rasa sedih. Ia takut, tentu saja. Saya juga takut membayangkan anak sekecil itu harus dioperasi di kepala bagian belakang, bagian paling rawan dari seluruh organ.

Saya takut, tapi berusaha menenangkan si Sulung bahwa semua akan baik-baik saja. Dokter yang akan mengoperasi sudah ahli dan terlatih. Dalam hati saya pun khawatir, bagaimana jika terjadi 'kecelakaan' dalam proses operasinya nanti? Bagaimana jika ada pendarahan dalam tempurung kepala pasca operasi? Ah, jujur hati ini amat khawatir.


Menjadi Perantara Pertolongan di Saat yang Tepat


Kami pun kembali menunggu hingga pihak rumah sakit mendapatkan kamar yang sesuai dengan fasilitas asuransi kesehatan yang kami miliki, yaitu kamar inap kelas 2.

Hari beranjak sore. Saat masih menunggu kamar ini, suami datang dengan wajah lega.

"Alhamdulillah, sudah ada teman yang bisa mendonor untuk istri Man Casmadi. Ada 4 orang, yang 2 ternyata nggak bisa donor karena belum ada 3 bulan lalu donor darah."

Alhamdulillah. Saya pun ikut menarik napas lega. Menurut Mas Jo 2 orang pendonor ini teman aktifnya di kegiatan-kegiatan Banser Cabang Pemalang.

"Memangnya sakit apa, kok harus transfusi darah?" tanyaku.

"Ginjalnya sudah parah. Komplikasi juga. Semalam dibawa ke sini sudah dalam keadaan parah dan muntah darah."

"Innalillahi..., ya Alloh. Mudah-mudahan segera lewat masa kritisnya."

Ah, saya juga sedang bersiap mendampingi anak menuju meja operasi, tapi jika dibandingkan penyakit berat lain, sakit anakku jauh lebih ringan.

Alhamdulillah, untung Man Casmadi pagi tadi segera bertemu dengan Mas Jo. Untung Mas Jo banyak berteman dengan kawan-kawan Banser daerah sekitar Pemalang. Untung ada teman Mas Jo yang suka rela mau mendonorkan darahnya agar istri Man Casmadi terselamatkan. Entah mengapa ada hangat yang menyusup dalam hati. 


Tak ada yang kebetulan di dunia ini.


Si Sulung sebenarnya sudah dirujuk ke RS ini seminggu yang lalu, tapi Mas Jo baru bisa mengantar hari ini dan kondisi kesehatan saya yang mengalami morning sickness parah baru memungkinkan untuk bepergian jauh. Entah bagaimana Tuhan mengatur kami untuk datang ke RS hari ini dan bukan minggu lalu. Tepat di saat ada warga kampung kami yang sedang kebingungan mencari darah untuk istrinya yang kritis!

Sungguh semua kuasa Tuhan, bukan karena Mas Jo sampai kemudian istri Man Casmadi tertolong. Tapi ternyata, menjadi jalan bagi datangnya pertolongan bagi orang yang benar-benar membutuhkan itu rasa bahagianya tak terlukiskan.

Saya membayangkan Man Casmadi, warga sederhana yang sehari-hari hanya mengenal jalan setapak di kampungnya, kebingungan sendirian, mencari 2 kantung darah di belantara Kota Pemalang. Tanpa saudara, tanpa kenalan, tak tahu harus meminta bantuan pada siapa. Keluarga di kampung dihubungi pun tak bisa, sedangkan darah untuk menyelamatkan nyawa istri harus ia dapatkan pagi itu juga!

Bagaimana jika itu terjadi pada saya? Bertemu dengan seseorang yang bisa menjadi jalan datangnya pertolongan tentulah sebuah keberuntungan.

Si Sulung masih harus melakukan tes darah dan foto rontgen untuk memastikan jenis penyakitnya sebelum operasi pengangkatan dilakukan. Malam itu ketika akhirnya kami menginap di kamar khusus pasien bedah, saya berdoa, semoga dengan kami menjadi jalan kemudahan urusan orang lain mendapatkan pertolongan, urusan kami pun akan dimudahkan pula oleh Tuhan.

Semoga hasil tes darah dan rontgen si Sulung besok tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Semoga jenis jaringan di kepala si Sulung bukan tumor atau kanker ganas yang membahayakan nyawa. Semoga operasi anak kami berjalan lancar dan bisa segera sembuh seperti sedia kala.

Semoga pertolongan Tuhan dekat dengan kami, keluarga Man Casmadi, dan kita semua, dan kemudahan datang dari arah mana saja. Aamiin.***


30 Desember 2020

Caraku Dapat Uang dari Internet

cara dapat uang dari internet


Benar kata pepatah, segala sesuatu yang dikerjakan sungguh-sungguh, akan membuahkan hasil. Termasuk hobi menulis dan bersosial media berbagai platform, sangat bisa mendatangkan uang. Asal mau mempelajari apa dan bagaimana cara kerjanya, jalan rejeki dari internet akan terbuka lebar.

Saya sendiri sudah memiliki usaha mandiri di bidang make up dan jahit tailor bi bawah bendera Rumah Tsabita. Namun, sebagai seorang Intuiting extrovert (Ie) yang memiliki kecenderungan mudah bosan. Jadi, ketika rasa jenuh dan bosan ini datang, saya akan mengalihkan mood pada hobi menulis. Siapa sangka, berawal dari hobi menulis ini saya bisa menghasilkan uang dari internet juga.

Meski awalnya hanya iseng dan sekedar menghilangkan bosan, lama kelamaan saya berpikir bagaimana caranya hobi menulis ini bisa menghidupi dirinya sendiri. Artinya, segala pengeluaran berkaitan dengan menulis di berbagai platform yang mau tak mau harus terus terhubung dengan internet, saya usahakan agar tidak menggunakan uang belanja rumah tangga ataupun mengambil uang usaha.

Nah, sejak itu saya mulai mencari jalan bagaimana agar hobi ini bisa menghasilkan uang yang cukup. Cukup untuk membeli kuota, cukup untuk jajan, cukup untuk membeli perintilan keperluan hobi, dan lain-lain. Hehe....

Berikut ini caraku mendapatkan uang melalui internet:


1. Menampilkan iklan di Blog dengan Google Adsense


Penghasilan dari iklan di blog sering disebut duit recehan loh. Wkwk.... Mungkin karena kisaran pasar iklan blog berbahasa Indonesia hanya ratusan sampai ribuan rupiah saja per klik. Tapi, walaupun recehan, penghasilan iklan Google Adsense masih banyak diminati oleh mereka yang menggeluti dunia web dan blog. Yah, receh pun jika dikumpulkan sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit, kan.

Oh ya, untuk bisa menayangkan iklan Google di blog juga butuh usaha. Jadi, jangan remehkan si receh ini. Bagi yang sudah mantap optimasi untuk mendapatkan uang dari iklan GA, penghasilannya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta per bulan lho! Itu baru satu blog, bayangkan jika memiliki banyak blog yang sudah bisa menayangkan iklan. Wah, hitung sendiri deh totalnya.

Selain blog, channel Youtube juga bisa menjadi sumber penghasilan dari internet melalui tayangan iklan. Saya juga berharap bisa segera memonetisasi channel Youtube agar bisa menghasilkan uang. Tapi syaratnya belum terpenuhi.


2. Menulis untuk Promote Post di Blog


Sering disebut artikel berbayar, untuk menulis satu blogpost ini mesti sesuai dengan ketentuan klien pemesan. Biasanya klien akan memberikan brief mengenai hal-hal apa saja yang harus ditulis oleh bloger dalam artikelnya. 

Sebagaimana tujuannya, artikel yang dibuat akan menitikberatkan pada mempromosikan suatu produk atau jasa dengan menyisipkan kata kunci yang relevan serta menyertakan 1 external link dofollow menuju website klien.

Harga sebuah artikel berbayar berkisar antara 200 sampai 500 ribu untuk satu tulisan, tergantung jumlah kata dalam artikel dan kualitas blognya. Harga yang lebih tinggi hingga jutaan rupiah sangat mungkin diberikan oleh klien sesuai perjanjian dengan penulis blog.


3. Menayangkan Content Placement (CP) di blog


Content placement (CP) diberikan dalam bentuk artikel yang siap publish di blog dengan menyertakan satu atau dua external link dofollow menuju website klien. Harga sebuah CP berkisar antara 100 sampai 250 ribu sesuai kesepakatan.

Meski terdengar bisa menghasilkan uang dengan mudah, adakalanya bloger tidak ingin menayangkan CP dalam blognya karena beberapa alasan, salah satunya karena tidak sesuai dengan niche atau topik blog. Untuk saya pribadi, meski awalnya hanya ingin menulis tentang kecantikan, seiring waktu blog Lasmicika ini berubah menjadi niche umum alias campur-campur. Jadi asalkan tidak terlalu melenceng jauh dari tema tulisan yang sering saya tulis, bisa tetap menayangkan artikel placement.


4. Mengikuti campaign di Instagram, Twitter, dan Facebook


Semenjak pandemi dan dianjurkan lebih banyak beraktifitas di rumah, sekarang ini makin banyak kesempatan bagi pemilik akun media sosial untuk mengikuti berbagai campaign. Bermacam-macam program dan event dari pemilik produk dan jasa yang membutuhkan influencer di dunia maya. Tujuannya tak lain untuk meningkatkan engangement terhadap produk atau jasa.

Dalam campaign seperti ini, para influencer akan mendapatkan fee. Besar fee cukup bervariasi antara 50 ribu sampai jutaan rupiah sesuai kesepakatan dengan klien.


Selain keempat hal di atas, sebenarnya masih banyak sekali kesempatan untuk bisa mendapatkan uang melalui internet. Seperti mengikuti berbagai lomba, kuis atau giveaway, promo barter produk, menjadi penulis artikel (content writer), atau bisa juga menjual berbagai produk secara online melalui market place, online shop, dan lain-lain. Semua itu bisa mendatangkan penghasilan uang dengan bantuan internet.

Tentu, pada prakteknya, dapat uang dari internet tidak semudah yang saya tulis di sini. Semua butuh effort. Saya berguru ke sana kemari dan bertanya pada orang-orang yang mau dan ikhlas berbagi ilmu. Saya mengikuti berbagai kelas blog secara online, salah satunya cara meningkatkan DA agar bisa mengoptimalkan pengetahuan di bidang ini.

Selain itu saya juga bergabung dengan komunitas-komunitas baik di grup fb maupun grup WA agar makin luas dalam pergaulan dunia per-bloging-an maupun influencer.

Sekian waktu berjalan, keempat hal di ataslah yang menjadi sumber untuk menghasilkan uang. Namun, sebagaimana tujuan awal saya yang menekuni dunia menulis sebagai hobi, saya masih memprioritaskan pekerjaan offline atau pekerjaan di dunia nyata yaitu berwirausaha. Menulis dan bekerja online seperti di atas tetap saya jalani dengan enjoy tanpa menganggu pekerjaan sebelumnya. Saking random-nya aktifitas saya di dunia nyata maupun dunia maya, jika ada yang tanya, "Mbak, pekerjaannya apa tho, sebenarnya?", saya jawab, "serabutan." Hihihi....

Yup! Semua yang berpotensi menghasilkan uang, baik melalui pekerjaan offline maupun melalui internet, semua saya jadikan pekerjaan utama, tidak ada pekerjaan sampingan atau pekerjaan kecil-kecilan. Tinggal prioritasnya saja untuk mengatur waktu sebaik-baiknya.***




28 Desember 2020

Tips Cantik dan Sehat Selama Hamil Meski Malas Mandi, Nomor 5 Penting Banget!



cantik dan sehat


Usia kehamilan saya hari ini memasuki minggu ke-20. Alhamdulillah, nggak terasa. Ibarat sebuah perjalanan, tinggal separuh jalan lagi untuk sampai ke tujuan. Hehe. 

Banyak sekali yang sudah berubah, termasuk perubahan fisik. Nah, otomatis dong, banyak juga hal-hal yang perlu diperhatikan seiring perubahan fisik ini. Selain ingin tetap sehat, bumil juga ingin tetap cantik, kan.

Kehamilan ketiga kali ini hampir sama dengan dua kehamilan sebelumnya. Meski sudah tahu mandi itu sangat penting buat menjaga kesehatan bumil, saya tetap malas mandi. Haha! Terlebih saat masih masa awal hamil dan mengalami morning sickness. Inginnya rebahan saja. 

Setelah masa trimester pertama dilewati, saya bisa kembali bekerja normal seperti biasa di Rumah Tsabita. Tapi tetap saja malas mandi, serius! Mungkin karena udara di tempat saya tinggal terasa sejuk. Walau sudah beraktifitas seharian di rumah, jarang berkeringat. Mandi satu kali sehari pun masih terasa segar.

Meski malas mandi, saya tetap memperhatikan hal-hal berikut agar tetap terjaga kesegaran dan kecantikan badan. Ini penting banget buat saya karena menyangkut kesehatan bumil yang lebih spesifik. Yaitu:


1. Membersihkan areola dan puting payudara


Areola adalah area lingkaran sekitar puting payudara yang berwarna gelap. Biasanya, daerah areola ini akan melebar saat hamil seiring dengan bertambah besarnya payudara. Tentu ini berkaitan erat dengan perubahan hormon. Ibu hamil akan mulai 'bersiap' memproduksi ASI.

Setiap hari, saya sempatkan membersihkan daerah areola dan puting. Caranya cukup diusap-usap sehabis mandi dengan jari. Jangan pakai sabun mandi untuk daerah ini, ya, karena akan membuat kulit sekitar areola menjadi kering. Jika kulit kering, daerah sekitar puting akan keras dan rawan 'pecah' atau lecet. 

Bersihkan pula ujung puting payudara tempat terdapatnya lubang saluran ASI sampai bersih dan tidak tersumbat agar nanti saat tiba saat debay lahir, ASI bisa keluar dengan lancar. Oh ya, lubang saluran ASI itu bukan hanya satu lho, ya, melainkan banyak seperti saringan santan. Jadi, pastikan bagian ini benar-benar bersih. Selesai mandi, oleskan baby oil atau pelembab pada area areola.

Oh ya, untuk bumil yang kebetulan memiliki bentuk puting yang tidak menonjol, rata, atau cenderung masuk ke dalam, momen membersihkan sekitar areola ini juga bisa dimanfaatkan untuk terapi 'mengeluarkan' puting payudara. Caranya dengan sedikit diurut dan ditarik keluar. Lakukan rutin setiap kali mandi selama hamil, maka puting pun akan membesar dan keluar. Puting yang rata atau masuk ke dalam, akan membuat bayi kesulitan untuk menyusu.

Saya bersyukur tidak memiliki kendala pada saluran ASI dan bentuk puting pun memudahkan untuk meng-ASI-hi baby dengan baik. Si Sulung dan si Bujang berhasil menggenapkan masa ASI sampai dua tahun. Mudah-mudahan pada anak ketiga ini, saya bisa meng-ASI-hi baby dengan baik pula.


2. Menjaga kebersihan daerah kewanitaan


Daerah kewanitaan juga bagian yang sangat penting bagi bumil dan harus rajin dibersihkan.
  1. Biasanya saat hamil rambut pada daerah ini tumbuh lebih banyak. Cukur secara rutin agar tidak membuat area ini lembab.
  2. Selain itu, ganti celana dalam setiap 4 jam sekali.
  3. Setiap kali buang air kecil, lap daerah kewanitaan dengan handuk khusus.
  4. Jamur sangat menyukai tempat-tempat yag lembab, makanya, daerah intim bumil harus diusahakan selalu bersih dan kering.
  5. Jangan membersihkan area V dengan sabun, walaupun sabun itu bertuliskan sabun khusus organ intim karena dapat mengubah ph alaminya.
  6. Jika ingin membersihkan miss V dengan air rebusan daun sirih, cukup seminggu satu kali, tidak perlu terlalu sering. Ini juga berkaitan dengan perubahan ph alami.
  7. Apabila mengalami keputihan berlebih, berbau, berwarna, dan gatal pada daerah ini, konsultasikan dengan dokter kandungan langganan agar mendapat penanganan tepat. (Beruntung sekali saya tidak mengalami hal-hal yang merisaukan seperti ini jadi tidak menemukan banyak kendala dalam menjaga kebersihan organ kewanitaan selama hamil sampai pertengahan trimester kedua ini)


3. Mengganti pakaian minimal dua kali sehari


Se-malas-malasnya mandi, saya tetap berganti pakaian minimal pagi dan sore setiap hari termasuk pakaian dalam (bra). Sedangkan celana dalam 4 jam sekali juga harus ganti, sesuai anjuran dokter kandungan.

Pakaian yang dikenakan selama hamil pun saya pilih yang longgar, adem, dan tidak panas. Penggunaan celana saya kurangi karena terasa 'enek' kalau pakai celana selama hamil. Kalaupun memakai celana pun yang berkaret longgar pada bagian pinggang agar nggak terasa tertekan dan 'lelah'.

Selain itu saya mengganti ukuran bra dengan ukuran yang lebih besar. Beberapa potong yang baru dibeli malah sekalian saya belikan bra khusus menyusui. Jadi bisa dipakai juga nanti pas debay lahir. Itu juga salah satu cara buat berhemat selama hamil loh!


4. Menjaga kebersihan mulut


Walaupun mandi hanya sekali sehari, membersihkan mulut harus tetep rutin dong dengan menggosok gigi menggunakan odol. Yang wajib itu sehabis makan besar dan sebelum tidur. Karena bumil sering ngemil, saya sedia air putih saja yang banyak, untuk minum dan 'mencuci' mulut setelah makan camilan. Hehe.

Sebenanya, dengan berkumur saat wudhu minimal lima kali sehari saja sudah cukup membersihkan daerah mulut dari sisa-sisa makanan dan cemilan lho. Bagaimana dengan obat kumur? Jujur, saya bukan orang yang suka berkumur dengan mouthwash. Dari penjelasan dokter pun, terlalu sering berkumur dengan obat kumur akan membuat bakteri pencernaan yang baik dalam mulut mati.


5. Menjaga pencernaan


Nah, ini pun penting sekali buat ibu hamil yang ingin tetap sehat dan cantik meski malas mandi. Mengapa pencernaan? Karena pencernaan adalah pusat kelancaran metabolisme seluruh tubuh. Jika pencernaan tidak lancar, banyak masalah lain yang ikut muncul. Seperti sembelit, perut terasa begah, BAB tidak teratur, kembung, buang angin yang sangat berbau, dll.

Pencernaan yang lancar ditandai dengan BAB yang teratur setiap hari. Seiring bertambah besarnya rahim, organ pencernaan menjadi terdesak. Makan sedikit saja sudah terasa penuh. Makanya bumil harus dan wajib banget mengelola pola makannya. Sebab, lancar atau tidaknya pencernaan sangat bergantung dengan apa saja yang masuk ke dalam perut.

Mengatur pola makan


Selain air putih, bukan rahasia lagi kalau buah dan sayuran menjadi menu andalan yang menyehatkan. Terlebih jika buah dan sayuran dikonsumsi segar alias tidak dimasak. Bisa dengan cara dimakan langsung, rujak, atau dengan diblender dan dibuat smoothie. Sayuran mentah dan buah-buahan yang tidak melalui proses pemanasan (tidak dimasak) memiliki enzim yang bagus untuk peremajaan serta merawat kondisi organ-organ tubuh, termasuk saat hamil dan pembentukan janin.

Saya rutin melakukan ini bahkan semenjak sebelum hamil yaitu:

a. Minum air putih setiap bangun tidur pagi dan sewaktu-waktu di sela bekerja meski tidak haus.
b. Makan buah sebelum sarapan. Biasanya saya makan alpukat, jeruk manis, atau pisang 1 sampai 2 buah.
c. Sarapan setelah satu jam kemudian.
d. Mengganti camilan dengan buah dan sayuran.
e. Makan besar dengan porsi sedikit atau sedang (tidak berlebih). Jika lapar lagi sebelum waktu makan, boleh makan lagi dengan porsi sedikit. Kan katanya makan untuk dua orang, hehe.
f. Makan malam sebelum jam 7 malam.
g. Jika lapar di malam hari, bisa makan buah berdaging (alpukat, pisang, melon, mangga, apel, dll) atau minum susu.
h. Mengurangi kopi dan minuman kemasan.
i. Mengonsumsi madu asli.

Nah, dengan pola makan ini, alhamdulillah pencernaan saya lancar, tidak sembelit, dan badan terasa segar. Dulu, awal saya menerapkan pola makan seperti ini badan saya terasa lemas dan seperti kehilangan tenaga. Niatnya untuk mengelola berat badan agar tetap ideal. Tapi sekarang, setelah terbiasa justru badan terasa segar dan berenergi. Perut juga tidak terasa begah. Pencernaan yang sehat pun membuat kulit menjadi sehat dan wajah bercahaya.


6. Menggunakan kosmetik dan produk perawatan tubuh yang aman untuk ibu hamil


Namanya perempuan, buat saya berdandan itu harus. Bukan, bukan cuma agar suami tak pindah ke lain hati ya, tapi untuk bersyukur dan menghargai diri sendiri juga. Tuhan kan sudah menciptakan kita dengan sebaik-baik bentuk. Tak ada salahnya mengungkapkan rasa syukur dengan merawat badan dan wajah dengan produk kecantikan. Selain agar tetap cantik selama hamil, juga agar tetap sehat. Selain itu jika niatnya benar, bersolek juga mendapat pahala besar dari Tuhan.

Agar aman, ganti produk-produk kecantikan dan perawatan selama masa kehamilan dengan produk khusus yang aman untuk ibu hamil. Jika ragu-ragu dengan suatu produk, browsing di internet mengenai kandungan yang terdapat di dalamnya. Amankah bahan kimia yang terdapat dalam produk itu? Apa bahayanya jika bumil menggunakan produk yang mengandung bahan kimia tertentu? Sekarang ini informasi berkaitan dengan hal itu sudah banyak tersedia di situs-situs terpercaya.


7. Tidur cukup dan olah raga yang aman


Tidur cukup itu berapa jam sih dalam sehari? Ada yang mengatakan lama tidur bagi ibu hamil setidaknya 7 jam dalam sehari. Namun, ada juga yang mengatakan bahwa tidak selalu harus 7 jam, asalkan tidurnya berkualitas kurang dari 7 jam sehari pun sudah bisa dikatakan cukup. Apalagi jika memang siklus tidur sebelum hamil memang terbiasa tidur dengan waktu terbatas, maka ketika hamil pun kebutuhan tidurnya tidak akan berbeda jauh.

Yang perlu diperhatikan, adalah jangan sampai kelelahan. Tidur 8 jam sehari pun jika bumil tetap bekerja fisik secara berlebihan, akan berpengaruh tidak bagus untuk kesehatan.

Sebaliknya, meski tidur tidak selalu 7 jam sehari, jika tetap bisa beristirahat di sela-sela aktifitas dan tidak kelelahan secara fisik, emosi, dan mental, maka itu jauh lebih baik bagi ibu hamil.

Selain itu, olah raga juga perlu ya. Tapi jangan dibayangkan ibu hamil lari marathon atau push up. Cukup jalan-jalan sehat setiap pagi atau setiap sore, yoga, meditasi, atau peregangan untuk melemaskan otot-otot dan sendi, sudah cukup membuat badan sehat, bugar, dan tentu akan terlihat cantik.



Itu dia hal-hal yang saya lakukan selama 20 minggu masa hamil kali ini agar tetap cantik dan sehat walaupun malas mandi. Eh, sebetulnya baru sekitar sebulan terakhir ini tepatnya setelah masuk trimester kedua. Karena pas morning sickness kemarin saya betul-betul payah. Kacau balau semua teori hidup sehat yang selama ini dipegang teguh saat itu. Intinya hanya "makanlah apa saja yang bisa kamu makan sebelum muntah". Wkwkw... Kalau sekarang alhamdulillah sudah kembali bisa hidup dengan lebih tertata lagi.

Ada yang punya tips lain kah yang bisa dibagi di kolom komentar? Yuk, kita sharing-sharing. Saya tunggu ya.


05 November 2020

Ciri-ciri Benjolan di Kepala Berbahaya dan Harus Diwaspadai

ciri benjolan kepala berbahaya


Benjolan di kepala bisa menjadi berbahaya dan harus diwaspadai. Pada beberapa kasus, benjolan ini bahkan memerlukan tindakan operasi. Namun, ada pula bejolan yang tidak berbahaya dan tidak perlu dikhawatirkan. Ada beberapa ciri-ciri yang untuk mengetahui apakah bagian yang membesar di kepala berbahaya atau tidak.

Benjolan bisa terjadi karena beberapa hal. Ada benjolan yang muncul karena benturan pada kepala. Bisa karena benturan ringan ataupun benturan keras. Benjolan kepala yang disebabkan benturan ringan biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Namun, benjolan kepala yang terjadi karena benturan keras pada umumnya memerlukan perhatian yang lebih serius.

Selain benjolan yang muncul akibat benturan, ada pula benjolan yang muncul sendiri tanpa diketahui penyebab sebelumnya. Seperti yang terjadi pada si Sulung yang harus menjalani operasi pengangkatan benjolan di kepalanya hari Rabu kemarin.

Awalnya, si Sulung mengeluh gatal pada kulit kepala bagian belakang. Terlihat bagian yang gatal tersebut tampak memerah dan berkerak, mirip ketombe basah. Saya pun mengoleskan salep obat penyakit kulit yang bisa dibeli di apotik. Beberapa hari kemudian, area kulit kepala yang gatal tersebut ternyata tidak juga membaik meski rajin dibersihkan dan dioleskan salep kulit. Bahkan, tampak membengkak sedikit demi sedikit membentuk benjolan.

Saat itu saya masih belum menganggap terlalu serius karena si Sulung tidak terlalu mengeluh sakit pada bagian belakang kepalanya itu. Jika bejolan ditekan terasa sedikit sakit dan gatal. 

Selama hampir 3 minggu, benjolan tersebut makin lama makin bertambah besar ukurannya dan tidak berangsur membaik. Mungkin sekitar diameter 5 cm tepat di bagian kepala bagian belakang. Saya pun membawa si Sulung berobat ke Puskesmas.

Pada pemeriksaan pertama, Si Sulung diberi obat yang harus diminum dan juga salep kulit. Empat hari kemudian, ternyata tidak ada perubahan pada benjolan di bagian kepala tersebut. Saya kembali membawa si Sulung berobat ke Puskesmas. Kali ini obat yang diberikan berbeda jenis. Melihat kondisi pada benjolan yang muncul di kepala si Sulung, petugas kesehatan yang memeriksa saat itu berpesan jika obat yang diminum sudah habis dan belum ada perubahan juga, kemungkinan besar harus dilakukan tindakan operasi bedah.

Ada beberapa ciri-ciri benjolan pada kepala menjadi berbahaya dan harus diwaspadai. Yaitu:

1. Benjolan lebih dari 2 minggu tidak kunjung sembuh


Jika dihitung dari awal munculnya, sampai pemeriksaan yang kedua sudah 3 minggu lebih benjolan tersebut muncul di kepala Si Sulung. Bahkan setelah diberikan obat dari dalam pun, benjolan tidak membaik juga. Karena itulah tenaga kesehatan di Puskesmas menyimpulkan benjolan ini berbahaya dan harus dioperasi.


2. Ukuran benjolan semakin membesar, kadang muncul lagi di tempat berbeda



Benjolan pada kepala Si Sulung makin lama makin membesar. Bahkan ada satu benjolan lagi di kepala bagian atas yang muncul tiba-tiba. Tanda-tandanya pun sama persis dengan benjolan yang ada di kepala bagian belakang. Benjolan itu mula-mula terasa gatal, lalu membengkak semakin hari semakin besar. Hal ini yang membuat si Sulung perlu diwaspadai.


3. Benjolan muncul tanpa diketahui penyebabnya


Seperti yang saya sebutkan di awal, benjolan yang ada di kepala si Sulung muncul tanpa diketahui penyebabnya. Benjolan muncul bukan karena akibat benturan, tapi muncul sendiri sekonyong-konyong. Benjolan dengan ciri-ciri seperti ini termasuk benjolan yang harus diwaspadai.


4. Benjolan terasa keras jika ditekan, sakit dan memerah


Benjolan yang muncul di kepala si Sulung tidak seperti bisul yang terasa empuk jika ditekan. Benjolan ini justru terasa keras dan kulitnya memerah. Jika ditekan akan terasa nyeri. Si Sulung bahkan tidak bisa tidur dengan posisi terlentang ke atas karena benjolan ini terletak di bagian belakang kepala.


5. Benjolan pada kepala berubah menjadi luka terbuka dan berdarah


Selain keras dan sakit jika ditekan, benjolan di bagian kepala si Sulung makin lama berubah menjadi luka terbuka. Terdapat getah, nanah dan sedikit darah yang keluar dari beberapa titik pada benjolan tersebut. Cairan-cairan yang keluar dari benjolan tersebut menjadikan bagian kulit kepala menjadi gatal. Benjolan tersebut berubah menjadi basah dan menjadi luka terbuka. 

Meski sudah dibersihkan, getah, nanah, dan darah akan kembali keluar. Ciri-ciri tersebut yang membuat benjolan yang dialami Si Sulung harus diwaspadai dan memerlukan tindakan operasi pembedahan dan pengangkatan jaringan yang terdapat pada benjolan ini agar tidak semakin berbahaya.


Demikian ciri-ciri benjolan yang muncul pada bagian kepala yang berbahaya dan harus diwaspadai. Sebaiknya, kita memang harus lebih berhati-hati dan memeriksakan diri lebih cepat jika terdapat benjolan terutama di bagian kepala yang memiliki ciri-ciri tersebut di atas agar segera mendapatkan penanganan medis yang lebih cepat. Semakin cepat diobati akan semakin baik sebelum semuanya terlambat dan semakin parah.

Semoga kita semua dan keluarga selalu diberi kesehatan dan kesejahteraan agar tetap dapat beraktifitas dengan baik.***
30 Oktober 2020

5 Tips Hemat Menyiasati Keuangan di Masa Kehamilan

tips hemat saat hamil


Kehamilan saya kali ini adalah kehamilan yang ketiga. Jarak anak kedua dan kehamilan sekarang cukup jauh, sembilan tahun. Praktis semua benda dan keperluan bayi yang dulu dipakai anak kedua, sudah tidak ada. Baju, gendongan, troli, dan lain-lain, sudah diberikan pada saudara yang memiliki balita. Artinya, saya harus membeli lagi semua keperluan calon dede bayi ini.

Sebenarnya, baik itu kehamilan pertama, kedua, dan ketiga ini pastilah tidak akan jauh berbeda. Akan banyak sekali hal-hal yang perlu dipikirkan dan dianggarkan keuangannya. Misalnya anggaran untuk jadwal kontrol ke bidan, anggaran membeli susu, obat, dan suplemen kehamilan, menabung untuk biaya persalinan, serta aneka kebutuhan baby yang harus mulai dipersiapkan. 

Perbedaannya adalah kami sudah memiliki dua anak yang beranjak besar. Kebutuhan untuk membiayai dua anak ini pun sudah tidak bisa dikatakan sedikit. 

Si Sulung sudah memasuki kelas VIII Sekolah Menengah Pertama, sedangkan si Bujang sudah kelas 4 Sekolah Dasar. Namun, kami tidak akan berkecil hati. Kami menyambut kehadiran calon anak ketiga ini dengan hati gembira dan penuh suka cita.

Banyak anak, banyak rejeki, begitu kata orang tua. Hehe.... Kami percaya tidak ada satu makhlukpun yang diciptakan melainkan Alloh sudah menjamin rizkinya. Namun, sebagai manusia, kita wajib berikhtiar dan tidak hanya bersantai ria menunggu rizki jatuh dari langit. Selain berdoa, kita wajib berusaha dan bekerja untuk menjemput rizki.

Untuk itulah, saya merancang beberapa hal untuk menyiasati keuangan di masa kehamilan. Berikut ini 5 tips hemat menyiasati keuangan di masa kehamilan.


1. Mulai berhemat dan menabung untuk biaya persalinan


Tips hemat yang pertama tentu saja harus mulai menabung. Biaya persalinan yang lumayan besar menjadi hal saya pikirkan jauh-jauh hari. Apalagi saya tinggal jauh dari kota. Untuk mengakses layanan kesehatan dan rumah sakit dengan fasilitas bagus, kami butuh biaya operasional yang tidak sedikit. 

Karena itu, menabung biaya persalinan sudah akan saya rencanakan sejak sekarang saat masa awal kehamilan.

Rencananya, saya akan mengalokasikan anggaran pembelian susu si Sulung dan si Bujang dengan mengganti susu dengan harga lebih terjangkau. Kebetulan dua anak ini tidak memiliki gangguan alergi maupun gangguan pencernaan. Jadi, mereka oke saja meski merek susu diganti dengan merek lain yang ramah kantong.


2. Memasak sendiri agar kebutuhan gizi tercukupi sekaligus hemat


Saya termasuk ibu yang sangat jarang memasak. Kami lebih senang membeli makanan di luar atau membeli makanan praktis yang mudah diolah. Maklum, saya dan suami sama-sama bekerja. 

Suami bekerja dari pagi hingga sore di kantor kelurahan. Sedangkan saya memiliki usaha rumah jahit, toko perlengkapan jahit, dan juga Wedding Organizer (WO) Rumah tsabita yang membuat waktu banyak tersita untuk mengurus pekerjaan. Hal ini yang membuat kami sering membeli makanan siap santap. Asisten rumah tangga kami hanya mengurusi cuci dan setrika baju serta bebersih rumah.

Rencananya, saya akan mulai mengurangi pekerjaan di toko agar tidak kelelahan dan punya waktu cukup untuk memasak. Memang, membeli makanan siap santap banyak menguras isi kantong. Oleh karena itu, saya akan mulai menyiasati keuangan di masa kehamilan ini dengan memasak sendiri. 

Selain lebih hemat, memasak sendiri tentu lebih bergizi dan sehat, tanpa pengawet, tanpa pemanis buatan, tanpa penyedap rasa, dan lain sebagainya.


3. Tetap bekerja sesuai kemampuan agar tetap mendapat income dan keuangan rumah tangga aman


Coba saya tanya, jika sehari-hari kita sudah terbiasa bekerja, meski dalam keadaan hamilpun, kita pasti tetap ingin bekerja. Ya kan? Jika tidak bekerja justru malah tambah stress, gabut istilah jaman sekarang. Tentu, pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan keadaan dan kemampuan tubuh agar tidak mengganggu kehamilan.

Menurut saya, bekerja itu banyak sekali manfaatnya bagi perempuan hamil. Selain tetap bisa mendapatkan income, bekerja juga mengurangi stress. Biasanya, di masa kehamilan mood dan pikiran kita mudah down dan overthingking. "Duh, nanti saya melahirkan bagaimana ya", atau "bagaimana jika nanti ternyata harus dioperasi caesar", atau pikiran-pikiran tidak jelas lainnya. Nah, dengan bekerja, pikiran kita akan terfokus pada hal penting saja.

Selain bekerja offline, untuk menyiasati keuangan selama masa kehamilan, saya pun mencari beberapa pekerjaan online untuk beraktifitas selama masa morning sickness trimester pertama untuk mengisi waktu agar makin bermanfaat.

Namun, tetap diingat, bekerja sesuai dengan kemampuan saja ya. Jika merasa lelah, segera beristirahat dan jangan sampai kelelahan baik secara fisik maupun mental. Hanya kita sendiri yang bisa mengenali batas kemampuan tubuh dan pikiran dalam menanggung beban pekerjaan.

Jangan sampai niat hati mau berhemat, malah tambah sakit dan mengeluarkan banyak biaya untuk berobat.


4. Membeli baju hamil yang busui friendly pasti lebih hemat


Tips hemat berikutnya adalah membuat baju hamil yang juga bisa dipakai sampai saat nanti saat tiba masa menyusui. Jadi, kita bisa lebih berhemat selama masa kehamilan sampai nanti setelah calon baby lahir.

Bagaimanakah ciri-ciri baju hamil yang busui friendly?

1. Berbahan adem dan tidak panas


Ibu hamil dan menyusui sering merasa kegerahan dan panas. Maka baju hamil dan busui harus yang berbahan adem, seperti katun madina, katun santung, katun jepang, toyobo, dll. 

2. Berukuran longgar


Ukuran badan saat hamil agar bertambah pada bagian dada dan perut. Untuk itu, pilih baju hamil yang berukuran longgar dan tidak ketat. Bisa juga baju hamil berbahan jersey yang adem dan elastis agar tidak begah dan sesak.

3. Memiliki bukaan depan


Sesuai tujuan agar berhemat, baju hamil dengan bukaan depan akan memudahkan untuk dipakai pula jika nanti tiba saat menyusui. Bukaan depan ini bisa ditambahkan sendiri jika terlanjur membeli baju yang tidak ada bukaan depan bagian dadanya. Tinggal ke tukang jahit atau permak keliling untuk dibuatkan sleting atau kancing. Ini jauh lebih hemat daripada membeli yang baru.

4. Warna polos 


Warna-warna polos konon lebih sehat dan aman untuk mata apalagi untuk mata bayi. Baju hamil yang bisa dipakai untuk menyusui sebaiknya tidak bercorak ramai apalagi kotak-kotak karena akan membuat mata ibu dan baby lebih mudah lelah.


5. Mulai mendaftar asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan sangat bisa diandalkan saat masa kehamilan. Kami sudah memiliki asuransi yang bisa kami gunakan saat berobat ataupun melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bersangkutan.

Bagaimanapun, banyak hal bisa terjadi sewaktu-waktu. Namanya hidup pasti tak selamanya dalam kesehatan baik. Ada kalanya penyakit datang menyerang. Dengan memiliki asuransi kesehatan, biaya tak terduga berkaitan dengan kesehatan akan terkendali.


Nah, itu dia tips hemat ala saya dalam menyiasati keuangan di masa kehamilan. Banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk berhemat. Tentunya disesuaikan dengan keadaan masing-masing. Prioritas kebutuhan hidup setiap keluarga kan tidak sama. Betul tidak?

Boleh share pengalaman kalian saat hamil dan menyiasati keuangan keluarga untuk berhemat di kolom komentar ya.***