Tak Bisa Jauh dari Bunga, Untung Ada Flower Advisor!

Untung Ada Flower Advisor


Saya adalah salah satu penggemar bunga. Bisa dibilang, hidup saya tak bisa lepas dari bunga. Dari aktifitas keseharian hingga pekerjaan pun saya selalu melibatkan bunga. Tak bisa jauh deh dari bunga. Ibaratnya saya cari makan juga dari bunga. Haha!

Bukan, saya bukan penjual bunga tapi jenis usaha yang saya geluti sangat lekat dengan bunga.

Yess, sebagai pemilik usaha Wedding Organizer (WO) di bawah bendera Rumah Tsabita di kota kecil tempat saya tinggal, saya mengatur urusan dari hulu ke hilir segala tetek bengek persiapan acara pernikahan klien.

Perbedaan WO di kota kecil dengan kota besar adalah WO di kota kecil biasanya memiliki tim dekorasi sendiri alih-alih ber-patner dengan vendor dekorasi seperti di kota besar. Ada keuntungannya juga hal ini. Selain bidang usaha makin luas dan bisa merekrut lebih banyak tenaga kerja, WO kami juga dapat menyesuaikan selera klien berdasarkan budget karena tim dekorasi dikelola sendiri.

Begitu pula dengan kebutuhan bunga untuk dekorasi, kami bisa memiliki kebebasan pilihan secara mandiri, yang tentu saja bisa disesuaikan dengan permintaan klien.

Kenapa sih, harus ada bunga di pesta pernikahan?

Menurut saya bunga tidak sekedar 'benda' yang indah. Lebih dari itu, makna yang terkandung di dalamnya amatlah dalam. Bahkan ada pepatah "katakan cinta dengan bunga".

Itu bukan hal yang berlebihan. Bunga memang mampu mewakili berjuta kata dan ribuan kalimat. Bunga juga mewakili rasa bahagia, yang kemudian dibahasakan menjadi 'perasaan yang berbunga-bunga'

Nah, sebab pernikahan ibarat pintu gerbang menuju sebuah kehidupan yang penuh keindahan, maka dalam pesta pernikahan pun keberadaan bunga hampir tak dapat dipisahkan. Apalagi sekarang ini memesan bunga semudah sentuhan jari. Pembeli dan penjual bisa terhubung secara online 24 jam! Selain itu, pengirimannya pun mudah dan cepat. Toko bunga Jakarta selalu memberikan pelayanan terbaik bagi pemesan.

Beberapa contoh manfaat bunga dari Flower Advisor dalam sebuah acara pernikahan


1. Bunga untuk dekorasi pelaminan


Yang pertama dan utama penggunaan bunga dalam sebuah perhelatan pernikahan adalah dekorasi pelaminan. Dekorasi pelaminan ibarat wajah pesta. Jika wajahnya cantik, seolah yang lain termaafkan jika pun ada kekurangan. Ehehe!

Dari berbagai tema dekorasi, selalu ada unsur bunga di dalamnya. Dari tema klasik, modern, minimalis, bahkan rustik, semua menggunakan bunga. Dekorasi akan terkesan 'sepi' tanpa bunga.

Selain menambah semarak dan kesan wah, bunga-bunga segar juga membuat sekitar pelaminan harum semerbak. Aroma dari bunga ini dapat membuat kedua mempelai menjadi relaks lho! Bayangkan saja, mereka akan duduk (dan atau berdiri) di pelaminan sepanjang hari. Dari pagi, siang, hingga malam hari. Nah, wewangian segar bunga menjadi semacam aroma terapi yang menenangkan!


Yess Please dari Flower Advisor

Dekorasi pelaminan banyak didominasi oleh bunga krisan atau bunga seruni. Bunga krisan memiliki ragam warna yang sangat bervariasi. Hal ini membuat tim dekorasi bisa makin bebas mengeksplor imajinasi dan kreasinya dalam merangkai bunga sesuai tema.

Bunga krisan sendiri memiliki filosofi persahatan yang indah. Bukankah sebuah pernikahan merupakan ikatan persahabatan paling indah, paling tulus, dan bahkan paling tinggi nilainya di mata Tuhan?

Selain krisan, bunga yang sering digunakan sebagai dekorasi pelaminan adalah bunga aster atau daisy. Bunga aster juga mempunyai warna yang beragam. Bunga ini menyimbolkan kesucian atau kepolosan, keindahan, kemurnian dan juga kesetiaan cinta. Cocok sekali ya dengan makna pernikahan. Saling setia dalam cinta. Aishh... baper!

Dekorasi pelaminan selalu menggunakan bunga

2. Dekorasi kamar pengantin


Nah, ini juga sangat penting. Namanya juga pengantin yang baru menikah, ya kan. Usai mengucap akad nikah, kedua mempelai harus menemui tamu-tamu yang datang mengucapkan selamat atas kebahagiaan mereka. Ya senang, ya terharu, tapi juga... yess, capek! Pastinya.

Tahu sendiri kan, masa iya pengantin menemui tamu dengan wajah cemberut. Meski lelahnya luar biasa, kedua pengantin tetap harus tersenyum sepanjang hari.

Nah, begitu pesta dan acara melelahkan itu usai, kedua pengantin membutuhkan tempat nyaman untuk beristirahat. Apalagi jika bukan kamar pengantin yang wangi, indah, dan segar. Lelah penat seharian langsung lenyap seketika! Waah, hidup bagai di syurga. Apalagi ditemani bidadari cantik atau bidadara tampan yang sudah halal. Hemm...

Ada Sugar and Sweet yang berisi bunga White Lily dan Pink Rose yang sangat cocok untuk ditempatkan dalam kamar pengantin. Bunga mawar alias rose memang abadi. Tak ada kata basi. Selain warnannya yang lembut, wanginya juga sangat menenangkan.


Sugar and Sweet dari Flower Advisor,
 sangat cantik sebagai pelengkap kamar pengantin

 

3. Foto prewedding


Kenapa foto prewedding berada di nomor tiga ya, padahal foto prewedding dilakukan sebelum pesta pernikahan. Hihi...

Saya masukkan ke dalam daftar nomor tiga, karena tren foto prewedding sekarang lebih menyukai tema alam tanpa banyak pernak pernik seperti bunga. Meski begitu, masih banyak pula penggemar foto prewedding yang memerlukan properti berupa bunga.

Bunga memang tak ada matinya. Foto-foto indah hasil jepretan fotografer akan makin 'wow' dengan sentuhan bunga sebagai pelengkap.

foto prawedding menggunakan properti bunga

Ada rangkaian bunga Love From Barbara yang cocok untuk pelengkap foto prewedding indoor maupun outdoor. Ada bunga Lili, Aster putih, dan statice atau limonium yang sangat eksotis. Bunga lili sendiri melambangkan persahabatan dan cinta yang erat. Meski badai datang menerjang dan penuh lika-liku, jalinan cinta akan tetap abadi sampai akhir hayat. Aamiin.

Love from Barbara

4. Hantaran


Hantaran merupakan istilah yang banyak digunakan untuk mendeskripsikan barang bawaan yang dijadikan hadiah dari keluarga pengantin putra kepada keluarga pengantin putri.

Ada pula yang menyebutnya seserahan. Isinya bermacam-macam sesuai tradisi masing-masing daerah. Ada yang berupa perhiasan, pakaian, kosmetik, buku-buku, tas, sepatu, sampai parcel makanan dan buah-buahan.

Sekarang ini sudah menjadi tren bagi pasangan milenial untuk menambahkan bunga sebagai salah satu hantaran yang dibawa saat melamar. Hantaran bunga dibawa manakala baru melamar saat acara pertunangan maupun ketika keluarga pengantin putra datang hendak melangsungkan akad nikah di hari pernikahan.

Stunning Lily and Iris Bouquet dari Flower Advisor,
cantik untuk hadiah calon besan


Rangkaian bunga bertajuk Stunning Lily and Iris Bouquet cocok untuk disertakan dalam hantaran. Ada lili kuning yang ceria , serta bunga iris berwarna biru ungu yang eksotis. Bunga Iris sendiri melambangkan asmara lho! Wah!

5. Bunga tangan


Nah, ini juga bagian tak terpisahkan dari rangkaian acara spesial di hari pernikahan. Tak lengkap rasanya keanggunan pengantin putri tanpa adanya bunga tangan.

Bunga tangan ini menyesuaikan tema acara ya. Begitu juga pemilihan warna, biasanya diserasikan dengan gaun pengantin yang dikenakan mempelai putri.

 
Wrap of Love dari Flower Advisor,
cocok untuk bunga tangan pengantin

 

6. Karangan bunga


Karangan bunga sebagai tanda ucapan selamat biasanya dibuat dan dikirimkan oleh instansi tempat kedua mempelai bekerja. Selain itu karangan bunga juga dikirim dari rekan kerja, kenalan, relasi, kerabat jauh maupun dekat. Kalau dari mantan yang tak bisa hadir, yaa... bisa juga! Haha!

Karangan bunga biasanya diletakkan di depan gedung tempat acara pesta pernikahan diadakan. Jika pesta diadakan di rumah, biasanya karangan bunga diletakkan di depan pintu masuk menuju tenda.

Itu dia penggunaan bunga yang tak bisa dipisahkan dalam acara pernikahan. Bunga-bunga segar ini bisa didapatkan di Toko Bunga dengan harga bersaing serta kualitas premium. Buat kalian yang lagi merancang konsep pernikahan nanti, silakan konsultasikan tema dan bunga apa yang cocok dengan wedding organizer kalian ya agar semakin puas.

Cari bunga? Ya Flower Advisor pilihanku!
***

dapat salam dari pecinta bunga :)

foto: dok. pribadi,
https://www.floweradvisor.co.id/
referensi tulisan: wikipedia

Hasil Eksperimen Face Painting dengan Body Painting Viva Cosmetics

Body Painting Viva Cosmetics




Saya punya banyak hobi di sela kesibukan sebagai owner Rumah Tsabita. Mengatur pekerjaan dari hulu ke hilir yang semuanya membutuhkan konsentrasi tinggi, kadang menghasilkan penat. Penat badan, penat hati, penat pikiran dan emosi. Selain membaca dan menulis, salah satu hobi saya entah yang urutan ke berapa adalah bereksperimen dengan wajah sendiri. Self make up, kalau bahasanya Ivan Gunawan.

Berbeda dengan pekerjaan saya sebagai make up artist (MUA) alias perias pengantin aliasnya lagi dukun temanten, self make up punya tingkat kesulitan berbeda. Jika make up pengantin dibuat secantik mungkin, flawless maupun bold, dengan aneka teknik seperti cut crease yang saya pelajari dari Arman Armano dan Hadijah Azzahra, kalau self make up bisa disesuaikan banyak hal, misal make up look like no make up (make up tapi seperti tidak ber-make up), make up untuk acara formal, make up panggung, make up karakter atau tema, dll. Nah, saya tertarik untuk mencoba make up thema facepainting dengan menggunakan Viva Bodypainting.

Awalnya, saya iseng membeli body painting Viva Cosmetics warna kuning, merah, dan biru. Pas badan lagi penat tapi kantuk belum datang, saya iseng bermain make up dan corat coret wajah tema horor. Pokoknya asal jadi. Warna hitam yang saya gunakan ini sebenarnya adalah Pidih yang biasa digunakan untuk membuat paes pada rias pengantin adat Jawa. Pidih ini sudah mendekati bulan-bulan akhir masa kedaluwarsa karena jarang sekali dipakai. Pasalnya, para pegantin sekarang lebih senang rias berhijab ala Barbie Look tanpa paes. Akhirnya, daripada pidih ini kedaluwarsa, jadilah saya pakai untuk membuat lukisan warna hitam. Eh, ternyata oh ternyata, sekali mencoba saya malah ketagihan. Kini koleksi warna body painting saya sudah bertambah lengkap.

Berikut ini beberapa hasil keisengan saya bereksperimen face painting:


1. Facepainting perdana, Tengkorak

 

eksperimen pertama, tengkorak begini?

Ini tak tahu sih, mirip tengkorak beneran atau tidak, tapi ya begini hasil eksperimen perdana dengan Viva Cosmetics Bodypainting saya.

Alat tempur lengkap:
  • Milk Cleanser dan Toner Viva Cosmetics
  • Foundation Make Over
  • Two way cake Inez Gold
  • Viva Eyebrow Pencil Dark Brown
  • Viva Bodypainting warna yellow
  • Pidih dari Viva Cosmetics.

2. Facepainting kedua, Little Bee

 



eksperimen kedua, Little Bee

Gara-gara lihat film kartun apa gitu kapan hari, mood saya lagi ceria pas ini. Hasil karakternya begini. Dan, iya, saya bikinnya malam-malam pas menjelang istirahat tapi kantuk belum juga datang.

Alat tempur lengkap:
  • Milk Clenser dan Toner dari La Tulipe
  • Foundation HD Liquid dari LT Pro
  • Bedak lose powder Inez
  • Eyebrow LT Pro Brown
  • Eye shadow pallete LT Pro
  • Blush on pallette LT Pro
  • Viva Bodypainting warna hijau, kuning, merah
  • Ranee Bodypainting warna putih

3. Facepainting Ketiga, Halloween Look

 

eksperimen ketiga, Halloween Look yang gagal seram :)

Ini kenapa pengin kelihatan seram seperti di pesta-pesta halloween tapi gagal seram? Padahal sudah cari recomend dari Instagram dengan hastag halloween lho.

Alat tempurnya:
  • Milk Cleanser dan Toner La Tulipe
  • Foundation ochre La Tulipe
  • Bedak tabur Suntan La Tulipe
  • Two function cake La Tulipe
  • Viva eyebrow pencil brown
  • Lipstik La Tulipe Matte (lupa nomernya, males nyari di beautycase, hehe)
  • Bronzer Ivan gunawan Cosmetics
  • Silky girl eyeliner pencil
  • Inez pallette eyeshadow
  • Viva bodypainting hitam
  • Ranee bodypainting putih

4. Facepainting keempat, Spider Gwen

 

eksperimen keempat, Spider Gwen, Spider Girl, serah deh namanya apa, hehe.

Ya tak ada kemiripan sama sekali sih. Tapi tak apalah ngaku-ngaku Spider Gwen. Ahaha!

Alat tempur:
  • Milk cleanser dan Toner Viva
  • Foundation LT Pro HD Liquid
  • Two function cake La Tulipe
  • Lipstik Ivan Gunawan Cosmetics no. 02 strawberry cocktail
  • eyeliner My Darling Liquid + Silky Girl eyeliner pencil
  • Bodypainting Viva Cosmetics warna merah dan hitam
  • Ranee Bodypainting warna putih

Itu dia beberapa hasil eksperimen facepainting saya dengan Body painting Viva Cosmetics.


Body Painting Viva Cosmetics

 

Ingredients


Mineral oil, Petrolatum, Paraffin, Kaolin, Octyldodecanol, Beeswax, Propylparaben, BHT.
Sedangkan kandungan Cl berdasarkan pewarnaan berbeda-beda sesuai pigmen warnanya.

Varian Warna


Varian warna Body painting Viva Cosmetics ini sebenarnya cukup lengkap, yaitu brown, purple, black, grey, red, blue, silver, orange, green, gold, yellow, dan white.

Beberapa warna saya belum punya, karena belum bereksperimen dengan warna selengkap ini. Warna putihpun selalu habis jika saya cari jika kebetulan sedang berbelanja kosmetik rias pengantin di toko langganan. Akhirnya saya menggunakan warna putih dari Ranee.

varian warna body painting Viva Cosmetics

Texture


Body painting viva Cosmetics ini memiliki tekstur yang creamy dan lembut. Sedikit berminyak, Viva Body painting mudah untuk diaplikasikan dan bisa digradasikan maupun dicampur warna-warnanya. Hanya saja, untuk event berdurasi panjang seperti cosplay atau karnaval, sebaiknya aplikasikan setipis mungkin, tidak banyak bersentuhan dengan kostum maupun tangan. Tentu hal ini karena bisa merusak hasil lukisan dan terkesan belepotan.

Harga 


  • Di beberapa marketplace dan toko online, saya mendapati harga body painting Viva Cosmetics ini berkisar antara Rp 38.000,- hingga Rp 46.000,-.
  • Sedangkan pembelian melalui web resmi Viva Cosmetics, harga body painting Rp 36.000,-
  • Beberapa warna yang saya beli secara offline, bahkan seharga Rp 28.000,- saja di toko kosmetik langganan.

Kemasan


Kemasan Body painting Viva Cosmetics ini sama seperti krim lainnya, dikemas dalam wadah mangkuk kecil dengan tutup yang diputar untuk menutup dan membukanya.

Cara mengaplikasikannya menggunakan spons dan kuas yang harus kita sediakan secara terpisah masing-masing warnanya.

Remove


Body painting Viva Cosmetics ini mudah dibersihkan. Tersedia Viva Body painting remover agar lebih mudah menghilangkannya. Namun, karena saya belum sempat membelinya karena stok selalu habis, saya cukup membersihkannya seperti membersihkan make up biasa dengan bantuan kapas.

Caranya membersihkan face dan body painting:
  1. Kapas diusapkan pada face painting yang hendak dibersihkan
  2. Jika face painting sudah tak terlalu tebal, bersihkan wajah dengan milk cleanser Viva, gosok seraya dipijit perlahan.
  3. Bersihkan milk clenser dengan kapas.
  4. Usapkan toner dengan kapas pada wajah.

 

Kepuasan : 

7,6 dari 10

***

Ganti Plat Nomor Kendaraan Bermotor dan Jadwal Samsat Keliling di Pemalang


Sudah tahun 2020, tapi saya baruuu saja tahu cara membayar pajak sekaligus mengganti plat sepeda motor. Haha! Yakan baru sekarang punya kendaraan atas nama sendiri. Sebelumnya selalu Mas Jo yang mengurusi karena kendaraan atas nama dia.

Jadi ceritanya, tadi siang saya ke kantor Samsat di Jalan Pemuda Pemalang, yang terletak persis berseberangan dengan SMP Negeri 2 Pemalang. Sendiri? Tidak lah, diantar Mas Jo. Saya belum diperbolehkan bepergian jarak jauh seorang diri.

Jadi ternyata, bayar pajak plus ganti nomor plat sepeda motor itu tidak membutuhkan waktu lama, kurang dari satu jam. Tepatnya sih 51 menit.

Begini kronologinya.
((( kronologi )))

 

1. Cek Fisik Nomor Mesin


Saya dan Mas Jo sampai di Samsat Pemalang jam 11.00 siang. Kami diarahkan untuk segera menuju Pos Pelayanan Cek Fisik yang terletak di bagian sebelah kanan area parkir. Di tempat ini sepeda motor akan dicek kesesuaian nomor mesin dengan nomor yang tertera pada STNK.
Pada bagian ini kita harus menyiapkan:
  1. STNK asli dan pajak yang masih berlaku
  2. Foto kopi KTP pemilik sesuai nama yang tertera pada STNK
  3. Foto kopi BPKB
Semuanya dimasukkan ke dalam stop map berwarna merah.

 

2. Pelayanan Cek Fisik


Setelah pengecekan nomor mesin selesai, selanjutnya kita diarahkan menuju loket pelayanan cek fisik kedua. Di sini berkas-berkas dalam stop map akan diperiksa oleh petugas.

 

3. Loket I


Setelah melewati pengecekan fisik dan pemeriksaan berkas, kita menuju Loket I di ruang utama Samsat. Loket I berada di sebelah paling kiri. Di Loket I ini kita akan menerima nomor antrian dan Tanda Terima SPOPD beserta rincian pembayaran.

Rincian yang tertera sudah meliputi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), administrasi pembuatan STNK dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

 

4. Loket Pembayaran


Loket pembayaran terletak di bagian tengah. Kita perlu menunggu beberapa saat sebelum dipanggil sesuai nomor antrian yang diterima pada loket I. Di loket pembayaran ini kita membayar uang sesuai jumlah yang tertera pada SPOPD.

 

5. Loket II


Setelah membayar uang di loket pembayaran, kita akan dipersilakan menunggu kembali untuk dipanggil sesuai nomor antrian yang sama. Di loket ini kita akan menerima Tanda pembayaran pajak dan STNK yang baru. Namun, surat pajak ini masih sementara berstempel STNK SUDAH DIAMBIL, PLAT / TNKB BELUM JADI, serta berstempel LUNAS beserta tanggal bayar.

Plat nomor yang baru, bisa diambil sekitar satu bulan sejak pembuatan. Karena hari ini pertengahan Januari, maka plat nomor motor saya yang baru akan bisa diambil pada pertengahan Februari.
Pengambilan plat nomor bisa diwakilkan dan tidak perlu membayar lagi.

Selesai sudah tahap pembayaran pajak sekaligus penggantian nomor sepeda motor saya hari ini. Dan tepat jam 11.51, saya keluar dari gedung Samsat.

Tanpa Calo


Ada tulisan menarik pada bagian pengecekan fisik yang dipasang besar-besar. Isi tulisan itu adalah: PELAYANAN KAMI CEPAT. WAJIB PAJAK AGAR MENGURUS SENDIRI JANGAN LEWAT CALO.

Memang, jasa calo terkadang meresahkan karena harus membayar lebih banyak dari biaya yang seharusnya. Namun, saya sendiri termasuk yang memaklumi jika masih saja ada yang menggunakan jasa calo untuk membayar pajak, perpanjangan STNK, maupun pembuatan nomor baru.

Umumnya mereka yang menggunakan jasa calo ini tidak memiliki banyak waktu untuk mengurusnya sendiri. Kalaupun harus membayar lebih, tentu sebagai tanda terima kasih pada orang yang sudah bersedia menggantikan waktunya yang berharga. Namanya juga tanda terima kasih, tentu sewajarnya saja, ikhlas sama ikhlas, tidak asal pasang tarif tinggi yang memberatkan.

Jadwal Samsat Keliling di Pemalang


Oh ya, sebenarnya sekarang ini ada Samsat keliling yang melayani perpanjangan SIM dan membayar pajak kendaraan bermotor. Namun, khusus untuk pembuatan atau penggantian plat nomor baru, harus datang langsung ke kantor Samsat.

Berikut ini jadwal Samsat Keliling di Pemalang:

Senin (09.00 - 13.00) Pesantren, Terminal Randudongkal, Pasar Buah, Banglarangan

Selasa (09.00 - 13.00) Warungpring, Pulosari, Comal, Jatiroyom

Rabu (09.00 - 13.00) Moga, Watukumpul, Petarukan, Karanganyar

Kamis (09.00 - 13.00) Belik, Randudongkal, Klareyan, Karangsari

Jumat (09.00 - 11.30) Moga, Ulujami, Petarukan

Sabtu (09.00 - 12.00) Kalimas, Bantarbolang, Comal

Minggu (06.00 - 09.00) CFD Alun-alun Pemalang, Randudongkal, Banjardawa

Kita juga bisa mengecek pajak sepeda bermotor secara gratis loh! Ada aplikasi SAKPOLE e-SAMSAT Jateng (Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online) yang bisa diunduh gratis dari Play Store. Jadi, sudah tak ada alasan sebenarnya untuk telat membayar pajak dan mengurus surat kendaraan bermotor lagi dong.***


Cek Fisik 1: pemeriksaan nomor mesin

Cek Fisik 2 : pemeriksaan berkas

Loket I, Loket Pembayaran, Loket II

invoice

Upacara Adat Jawa Temu / Panggih Pinanganten

TEMU / PANGGIH


Dalam prosesi pernikahan adat Jawa, dua orang mempelai melaksanakan upacara panggih pinanganten. Panggih pinanganten didampingi kedua orang tua masing-masing pengantin serta para pinisepuh. Pelaksanaannya yaitu setelah melaksanakan akad nikah.

Umumnya, adat yang berkembang di pedesaan, para pengantin melaksanakan upacara Panggih ini sesaat sebelum dimulainya resepsi pernikahan.


pengantin putri membasuh telapak kaki pengantin kakung

 

Alat-alat untuk Upacara Panggih


Sebelum kita melaksanakan upacara panggih, terlebih dahulu kita menyiapkan alat-alat yang diperlukan untuk upacara panggih pinanganten.

Yaitu:
  1. Gantalan : terdiri dari daun sirih yang di dalamnya telah diisi dengan pinang (jambe muda), dan diikat dengan lawe wenang. Gantalan ini dibuat sebanyak dua buah. Satu diperuntukkan pengantin putri, satu lagi diperuntukkan pengantin kakung. Cara menggulung gantalan daun sirih pun tak sembarangan. Caranya adalah dengan menggulung sesuai urat/serat daun agar bertemu yang disebut "suruh temu rose", artinya ros (urat)-nya daun bertemu kanan dan kiri.
  2. Bokor besar : yaitu wadah terbuat dari kuningan yang berisi air dan bunga setaman / bunga telon (mawar, melati, kenanga).
  3. Telur ayam dan baki : telur ayam kampung ini diletakkan di atas baki terbuat dari kuningan yang dialasi kain putih dan bunga.
  4. Irus : yaitu alat untuk mengambil air bunga dalam bokor.
  5. Sindur : yaitu kain yang digunakan untuk menyelimuti kedua pengantin menuju pelaminan.
Bokor, baki berisi telur ayam kampung, beserta irus diletakkan di pintu tengah tempat akan dilaksanakannya upacara panggih pinanganten.

 

alat-alat upacara panggih

 

Pelaksanaan Panggih


Berikut ini adalah urutan pelaksanaan upacara panggih
  1. Rombongan pengantin kakung datang membawa sanggan berupa 'gedang ayu suruh ayu' dengan maksud 'sedyo rahayu'.
  2. Sanggan ini diterima oleh ibu pengantin putri dan disimpan. Setelah itu diadakan acara serah terima oleh kedua keluarga keluarga pengantin.
  3. Setelah acara serah terima sanggan, pengantin putri berjalan menuju pintu tengah tempat upacara panggih akan dilaksanakan dengan diapit oleh kedua orang tua dan diiringi pini sepuh.
  4. Pengantin kakung juga menuju pintu tengah dan diapit kedua keluarga dan diiiringi para pini sepuh. (Sekarang ini, upacara panggih dilaksanakan di atas panggung untuk kemudahan pengambilan dokumentasi)
  5. Kedua pengantin saling melempar gantalan yang disebut balang-balangan suruh. Hal ini memiliki makna agar saling bertemu rasa dalam hati kedua mempelai.
  6. Pengantin putri menyalami dan mencium tangan pengantin kakung.
  7. Juru rias / dukun manten mengambil sedikit air setaman dan diusapkan pada tengkuk dan ubun-ubun kedua mempelai.
  8. Pengantin putri duduk bersimpuh di depan pengantin kakung. Pengantin kakung menginjak telor ayam dalam baki hingga pecah dengan kaki kanan, dan dipegang oleh pengantin putri.
  9. Pengantin putri membasuh kaki pengantin kakung dengan air setaman dalam bokor.
  10. Pengantin putri mengusap telapak kaki kanan pengantin kakung.
  11. Kedua mempelai berjalan beriringan dengan jari kelingking saling bertautan dengan posisi pengantin kakung di sebelah kanan dan pengantin putri di sebelah kiri .
  12. Singepan sindur, yaitu ibu pengantin putri menyelimuti kedua mempelai dengan kain sindur sementara bapak pengantin putri memegang kedua ujung sindur di depan kedua mempelai. Hal ini mengandung arti bapak dan ibu mempersatukan kedua insan yang belum saling mengenal dan mengantarkannya menuju kehidupan rumah tangga.
Demikian rangkaian upacara adat Jawa Temu / Panggih pinanganten. Setelah dilaksanakan panggih ini, selanjutnya diteruskan dengan acara Sungkeman dan Kacar Kucur.***

pengantin kakung menginjak telur ayam di atas baki hingga pecah

singepan sindur

Upacara Adat SIRAMAN: Doa, Sajen, dan Tata Caranya


Siraman / mandi keramas merupakan upacara yang dimaksudkan untuk menyucikan calon pengantin.
Upacara siraman dilaksanakan sebelum hari pernikahan. Waktu yang dipergunakan untuk siraman antara jam 11.00 sampai 16.00 satu hari menjelang akad nikah.

Luluran


Sebelum dilakukan siraman, calon pengantin harus sudah dilakukan luluran 7 atau 3 hari sebelum hari siraman.

Bahan lulur terdiri dari:
Beras, pandan sedikit, daun kemuning, bunga kenanga, temu giring, temu glenyah, kencur sedikit, daun jeruk purut, ditambah bumbu lulur.

Bumbu lulur terdiri dari:
Klabet, waron, mesoyi, kayu manis, kayu cendana, dan kayu garu. Semua bahan ini ditumbuk dipipis satu persatu, lalu dicampur dan dipipis lagi sampai halus.

Lulur dipakai calon pengantin setiap hari. Dahulu, lulur ini dipakai 35 hari sebelumnya, tapi sekarang ini hanya dipakai 7 atau 3 hari sebelum siraman, sekaligus diadakan sangeran / dipingit 3 hari, tak diperbolehkan keluar rumah.

 

Sajen Siraman


Sebelum siraman dimulai, kita harus membuat sajen siraman beserta perlengkapannya. Yaitu:
  1. Air tawar yang diambil dari tujuh sumber mata air, ditaburi bunga telon (mawar, melati, kenanga)
  2. Dua buah kelapa gading yang diikat jadi satu, dimasukkan ke dalam jambangan berisi air bunga.
  3. Kosokan mandi: mangir
  4. Kendi berisi air wudlu, londo merang, air asam atau santan yang diberi jeruk purut. Untuk pengantin laki-laki menggunakan kendi lanangan (ada corongnya) sedangkan untuk pengantin perempuan menggunakan kendi polos tanpa corong.
  5. Dingklik / kursi tanpa sandaran yang dialasi kloso bongko, di atasnya diberi daun kluwih, daun alang-alang, daun opo-opo, daun dadap srep, daun nanas, serta kain putih setengah meter.
  6. Handuk, kain dan kebaya untuk ganti.

Tata Cara Siraman


  1. Calon pengantin mengenakan kain dan kemben. Corak kain batik yang digunakan bebas.
  2. Sebelum dilaksanakan siraman, terlebih dahulu calon pengantin sungkem kepada ayah dan ibu. Setelah itu diiring menuju tempat siraman.
  3. Calon pengantin duduk di tempat yang telah disediakan, di atas dingklik atau kursi yang telah diberi alas kloso dan daun-daun.
  4. Siraman. Orang yang memandikan berjumlah ganjil, 7 atau 9 orang.*)
  5. Setelah selesai siraman dengan air kembang, terakhir diguyur dengan air asam / santan yang telah diberi jeruk purut.
  6. Selanjutnya calon pengantin berwudhu dengan air dari dalam kendi, lalu kendi langsung dipecah seraya berkata "Calon pengantin wis pecah pamore".
  7. Rambut calon pengantin digunting sedikit.
  8. Calon pengantin dipakaikan handuk.
  9. Calon pengantin digendong dengan kain oleh ayah dan dibawa ke dalam kamar untuk berganti pakaian. Hal ini melambangkan: ngentaske anak (mengentaskan anak). Cara menggendong secara simbolis: calon pengantin berjalan di belakang ayahnya sambil tangannya memegang pundak sang Ayah, diselempang dengan kain seperti hendak menggendong.
  10. Selesailah upacara siraman.

*) Urutan orang yang memandikan / menyiram adalah:
  1. Ayah : mengenakan kain corak "cakar", baju beskap landung, dan memakai destar
  2. Ibu : mengenakan kain corak "cakar" dan kebaya yang serasi dengan kain
  3. Embah
  4. Para pinisepuh, 3 atau 5 orang
  5. Juru rias / dukun manten.

Doa Pada Waktu Nyirami Calon Pengantin


"Bismillah, niat ingsun ngedusi temanten, ancik-ancik watu gilang, banyune banyu suci, ciduke pulung sari. Disirami tanggal siji kaya tanggal sepuluh, disirami tanggal sepuluh koyo tanggal patbelas. Piturunane bok dewi pertimah. Piturunane widodari seketi kurang siji. Entukno pangestu dewi Suprobo, tumuruno angalupo marang mbok pengantin. Tejo ono sangarepe simbar probo ono dadane mbok pengantin. Ngemumi cahyane priyantun sabawono. Angalupo marang mbok pengantin."
(Doa ini boleh diucapkan boleh tidak, menurut kepercayaan masing-masing. Begitu pula ada tirakat-tirakat yang dilakukan oleh juru rias, tak sembarang orang bisa mengetahui kecuali berguru langsung dengan dukun manten kuno).***

Lorong Markisa di Jambe Kembar

Nama Jambe Kembar atau sering disebut Jakem saja, sudah tak asing di telinga warga kampung saya. Bisa jadi, ini obyek wisata terdekat selain taman bunga Rainbow Garden Kutabawa yang baru dibuka belum lama ini. 
 
pintu masuk

Jakem sendiri sudah dibuka belasan tahun lalu. Terletak di Kecamatan Belik, Pemalang, tempat ini persis berada di tepi jalan raya Purbalingga - Pemalang.  Seingat saya, tahun 2000 saat saya masih kos di Pemalang, tempat ini sudah dibuka. Hampir tiap minggu bis yang saya tumpangi untuk pulang dan pergi ke tempat kos melewati Jambe Kembar.

Saat itu, ingin rasanya sekali-kali mampir ke sana dan menikmati sejuknya air pegunungan. Meski kampung saya juga berada di lembah perbukitan, udara dan air di Jakem jauh lebih dingin daripada di Cikadu, desa tempat saya tinggal.

Tempat ini sempat terbengkalai dan ditutup beberapa lama sekitar tahun 2005. Entah benar atau tidak, kabar yang beredar kala itu, ditutupnya Jakem saat itu karena ada pergantian pemilik. Lalu, beberapa tahun kemudian, Jakem dibuka kembali dengan wajah baru dan terus berkembang pesat hingga hari ini.

Dengan geliat makin meningginya minat masyarakat akan tempat-tempat wisata alam, kini Jakem sudah bertransformasi menjadi salah satu tempat wisata paling favorit untuk warga Pemalang sekaligus restoran terkenal. 

Jakem ini merupakan tempat yang menyediakan fasilitas lengkap. Antara lain:
  1. Restoran dengan menu yang lezat dan bervariasi, 
  2. Aula yang disewakan untuk berbagai acara seperti pelatihan, seminar, bahkan resepsi pernikahan
  3. Kolam renang anak dan dewasa
  4. Kebun Bunga dan buah
  5. Area ruang terbuka yang sangat luas untuk berbagai kegiatan outdoor, disertai sewa kuda keliling perkebunan 
  6. Kereta gantung
  7. Perahu angsa di kolam ikan. 

rumah kelinci, ini mana kakak mana adik, coba?

enggel foto begini saya jadi berasa cantik, aslinya mah, cantik juga

Saya sering main ke Jambe Kembar baik beramai-ramai bersama rombongan dari TK, rombongan keluarga, maupun datang sendiri bersama anak-anak. Setiap kali datang, ada saja yang berubah. Yang jelas, makin lama makin bagus dan menarik. Kalau restorannya, saya belum pernah mencoba menu yang disediakan. Katanya sih enak. Kapan-kapan harus dicoba.

Minggu lalu, saya datang lagi ke tempat ini bersama kakak perempuan saya, Mbak Sri dan anaknya yang datang dari Jakarta untuk berlibur. Seingat saya, terakhir kali datang dulu harga tiket masih Rp 14.000,-. Namun, kemarin kami membayar tiket sebesar Rp 20.000,-. Mungkin karena harga tiket sudah naik, atau mungkin juga ini tiket khusus tarif liburan, saya lupa tak menanyakan. Harga segitu untuk tempat komplit seperti ini tak mahal juga menurut saya. Apalagi ada tambahan free satu kotak teh dingin.

tiket masuk ke Jambe Kembar Rp 20.000,-

Sebelum berenang, kami jalan-jalan dulu cari keringat ke kebun bunga dan kebun buah. Udara yang sejuk, cuaca cerah, plus bunga-bunga yang ditata cantik, harus diabadikan dalam foto dan video. Kami pun berfoto sampai puas di spot-spot yang kami anggap menarik.

Oh ya, untuk menuju ke atas bukit yang ada kebun strowberry-nya, kami harus melewati sebuah jalan yang sudah ditutup rerimbunan pohon buah markisa membentuk lorong yang disebut Lorong Markisa.
lorong markisa

Menurut ahli kesehatan, buah markisa memiliki banyak manfaat, antara lain:
  • Sumber serat, cocok bagi yang pupnya ga lancar
  • Antioksidan tinggi, cocok untuk anti penuaan dini
  • Kaya vitamin C, untuk daya tahan
  • Menurunkan berat badan, cocok buat yang lagi diet
  • Membantu tidur nyenyak, cocok untuk mengatasi insomnia
  • Dll
Kesimpulannya, buah markisa cocok untuk saya. Hehe...
Oh ya, buah markisa di sini tak boleh dipetik ya Sist. Kalau ada yang ingin mencicipi, bisa membeli pada penjaga kebun dengan harga seribu rupiah per buah. Saya juga membeli satu pohon strowberry seharga Rp 15.000,- untuk ditanam di rumah.

kalo akar alang-alang bisa mengobati hipertensi,
akar pohon tumbang ini bisa mengobati hiper-narsis

salah satu spot favorit untuk berfoto

bukit bunga dan buah, sejuk dan asri

Puas naik turun bukit dan menikmati pemandangan kebun bunga dan buah, kami melanjutkan acara hari itu dengan berenang. Anak-anak langsung masuk ke dalam kolam renang dengan masih menggunakan pakain lengkap karena tak membawa pakaian renang. Meski hari sudah hampir jam 12 siang dan matahari cukup terik, air kolam dingin tetap sejuk tapi tidak menggigit. Daerah Belik memang terkenal sejuk dan dingin. Mirip di Puncak.

Di dalam area kolam renang ini, ada kantin yang menyediakan aneka makanan dan minuman. Kami membeli pop mi dan es krim untuk dimakan setelah lelah berenang.

ada tulisan PEMALANG yang terpampang besar-besar di bukit belakang kolam renang

Anak-anak tampak puas mencoba berbagai perosotan dari yang kecil, hingga yang tinggi dan panjang, meluncur dari atas menara. Ada juga ember tumpah yang terletak tepat di atas dak berbentuk kapal laut bertuliskan Jambe Kembar. Puas dan lelah. Haha! 



Karena hari makin siang dan kami masih ingin melanjutkan jalan-jalan ke taman bunga Rainbow Garden Kutabawa, kami segera berkemas sebelum hujan turun. Memang, selama musim hujan ini, ada baiknya aktifitas luar rumah dilakukan pagi hingga tengah hari saja. Karena biasanya siang atau menjelang sore hujan sudah mulai turun. 

Belik ini terkenal dengan kebun nanasnya lho, Sist. Jadi buat kalian yang berkunjung ke tempat wisata yang ada di sekitar wilayah Belik, kalian bisa membeli oleh-oleh buah nanas madu yang banyak dijual di sepanjang jalan raya Belik menuju Randudongkal.

Kalian, liburan ke mana saja, Sist, sama anak-anak, saudara, atau teman-teman?***

Borong Buku di GOR Kridanggo, Let's Go!


Salah satu hobi saya sejak kecil selain menulis adalah membaca. Dulu, demi memuaskan hobi membaca, saya rajin meminjam buku di Taman Baca. Ada Taman Baca SAM yang berada cukup dekat dengan rumah kos tempat saya tinggal. Jatah bulanan yang hanya pas-pasan untuk makan sehari-hari, membuat saya tak bisa membeli buku bacaan. Jadilah saya pengunjung setia taman baca selama kos di Pemalang.

Sampai sekarang saya tetap hobi membaca dan menulis. Meski ada anggaran khusus untuk membeli buku setiap bulan, saya masih harus putar otak agar cukup membeli buku untuk seluruh keluarga. Salah satunya adalah dengan mencari buku di bazar atau pameran buku.

Saya selalu menyempatkan diri berkunjung ke pameran buku yang diadakan di kota Pekalongan dan Pemalang. Kota lainnya seperti Tegal dan Purbalingga, sering juga mengadakan bazar buku, tetapi karena kurang informasi saya sering terlewat dan tak bisa berburu buku di sana.

Bazar Buku Pemalang kali ini diadakan tanggal 27 Desember 2019 sampai dengan 5 Januari 2020. Waaah, satu tahun dong ya. Lama sekali. Hehe....

Saya sudah berkunjung ke sana pada hari kedua, tepatnya Sabtu tanggal 28 Desember sekalian malam mingguan bersama Mas Jo. Bazar Buku Pemalang ini bertempat di GOR Kridanggo, alun-alun Pemalang, tak jauh dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Pemalang.

Dilihat dari penataan lokasi, bazar buku kali ini terlihat lebih tertata. Tahun sebelumnya, pameran buku Pemalang yang diadakan di tempat yang sama, terkesan 'berantakan', tidak rapi. Saya mencoba membandingkan apa yang membuatnya terkesan berbeda, padahal lokasinya sama.

Dari gerbang pintu masuk area bazar, deretan stan kuliner dan jajanan berjajar rapi di kanan kiri jalan masuk. Dulu, stan jajanan seperti ini tidak berjejer berdekatan, melainkan agak terpencar-pencar dan berjauhan. Tidak ada jalan masuk melainkan langsung menuju pintu GOR. Ini salah satu yang membuat saya pangling dan merasa berbeda.
suasana bazar buku Pemalang

Masuk ke dalam GOR, di sebelah kiri terdapat panggung untuk lomba-lomba. Dulu, panggung tempat diadakan lomba berada di luar GOR dengan tambahan tenda dan kursi-kursi. Kali ini tempat yang dulu berisi panggung sudah berganti fungsi menjadi area parkir.

Di dalam GOR penataan stan pun terlihat rapi. Saya dan suami mulai sibuk mencari-cari buku yang menarik. Saya menuju stan paling kiri. Setelah lama memilih, akhirnya saya membeli beberapa buku resep masakan serta craft untuk Si Sulung yang hobi masak dan membuat kerajinan tangan. Yang simpel-simpel saja, resep membuat kue dengan rice cooker dan kerajinan aneka souvenir dari sabun. Buku-buku itu terbitan GPU dari grup Gramedia. Stan ini menyediakan buku original. Banyak buku-buku bagus yang dijual. Sebagian besar terbitan penerbit-penerbit mayor yang sudah tak asing lagi.
segini banyak, buku karya saya mana?

Di stan yang lain saya membeli buku sains untuk Si Bungsu. Saya mencari-cari buku robotik sederhana untuk anak-anak kesukaannya, tapi tak berhasil menemukan walau semua stan buku saya jelajahi.

Oh ya, stan buku di Bazar Buku Pemalang ini diisi oleh toko-toko buku yang sebagian besar berasal dari Yogya. Ada juga stan dari Penerbit Diva Press. Novel-novel dan buku-buku nonfiksi terbitan Diva Press keluaran terbaru yang masih kinyis-kinyis hingga terbitan lama yang diobral, ada di sini.

Ada satu buku yang ingin sekali saya beli, yaitu biografi Andy F Noya seharga Rp 80.000,-. Sayang, budget buku sudah habis untuk membeli buku anak-anak. Jadi saya hanya membeli random sebuah buku obral sedangkan Mas Jo membeli dua buku yang ia inginkan. Tak apalah, anak-anak sudah tentu jadi prioritas kami. Saya masih bisa membaca buku-buku bagus dengan meminjam dari Ipusnas yang saya unduh di gawai.

Di bagian dalam GOR Kridanggo tempat bazar ini diadakan, banyak pula stan produk-produk fashion seperti sepatu, tas, dompet, baju muslim, batik, dan juga kerudung.  Di sisi yang lain terdapat juga stan produk alat penyaring air. Ada beberapa stan yang menyediakan obat-obatan herbal pula selain buku-buku agama.

Saya mencari-cari stan puzzle IQ Pak Eko yang saya temui di pameran buku Pekalongan beberapa bulan lalu. Biasanya Pak Eko membuka stan di bazar dan pameran buku di kota-kota lain. Namun, tampaknya beliau tidak membuka stan di bazar buku Pemalang kali ini. Mungkin ada bazar buku di kota lain yang lebih dekat dengan rumah beliau yang kebetulan tanggalnya bertabrakan.

Saya menemukan stan yang berisi produk-produk kerajinan tangan. Stan ini rupanya milik kelompok di bawah naungan Dinas pariwisata. Isinya lucu-lucu dan unik. Ada tas dan dompet rajut, sepatu rajut, bandana, bross dan gantungan kunci, kerajinan dari kain flanel, hingga hantaran dan mahar pernikahan dengan seni melipat kertas. Stan ini ramai dikunjungi anak-anak, para remaja, hingga emak-emak. Saya pun membeli bross dan kerajinan kain flanel. Menurut mbak yang jaga stan, kelompok pembuat craft ini sudah memiliki showroom di Gandulan Culinary Center (GCC) depan RS. Siaga Medika, Gandulan, Pemalang. Jika kalian ingin memesan souvenir atau hantaran mahar, bisa langsung ke showroom saja ya.

aneka hasil craft, ada sepatu bayik rajut, ucul bat kan?

Puas menjelajah, saya dan Mas Jo sudah hendak pulang ketika ternyata kami bertemu teman lama, Mas Takim yang datang bersama anak-anak dan istrinya. Kami mengobrol sejenak karena sudah lama tak bertemu. Terakhir bertemu saat masih kuliah dan aktif di Ikatan Mahasiswa Pelajar Pemalang (IMPP) kala itu. Wah, kira-kira lima belas tahun yang lalu. Senang sekali bisa bertemu teman lama di tempat ini.

Selesai mengobrol kami berpisah untuk melanjutkan kegiatan masing-masing. Keluar GOR saya melihat-lihat stan kuliner. Ada banyak makanan lezat menggoda. Karena tak lapar, saya dan Mas Jo tak berniat membeli apapun. Sampai kemudian saya tertarik mencoba es krempul di sebelah stan kebab.

Es Krempul ini tidak tampak seperti es buah meski ada buahnya. Saat saya tanya, kata mas yang jaga itu adalah infus water. Memang ada irisan lemon, serutan timun muda, dan juga biji selasih. Tapi agaknya air yang digunakan adalah air putih fresh, sedangkan infus water yang saya tahu harus didiamkan selama empat jam lebih dulu. Lagipula es ini manis dengan tambahan gula yang ternyata sudah dicampurkan ke dalam airnya. Infus water yang saya tahu tidak ada tambahan gula. Kesimpulannya, sebut saja minuman ini es buah. Soal rasa, enak! Seperti es pada umumnya, segar. Ada aroma dan rasa jeruk nipis yang berpadu harmonis dengan manisnya air gula. Harganya sepuluh ribu rupiah saja.

es krempul ini enak segar, ada di deret stan jajanan di bagian depan pintu masuk

Setelah menghabiskan es buah, saya dan suami memutuskan segera pulang agar tak kemalaman di jalan. Fyi, jarak lokasi bazar buku ini dari kampung saya hampir dua jam lho! Tapi saya rela jauh-jauh datang kemari demi buku. Kalau di dekat tempat tinggal kalian, adakah juga bazar buku seperti ini? Share di kolom komentar ya?

jadwal lomba di bazar buku pemalang

Kokedama Pertamaku dan Cara Membuatnya

Tak bisa dipungkiri jika media sosial sudah menjadi bagian dari keseharian sebagian besar orang, termasuk saya. Macam-macam hiruk pikuk yang dijumpai di dunia maya membuat saya betah berlama-lama menyimak berbagai kabar dari seluruh Indonesia, bahkan dunia. 

Satu hal yang paling saya senangi dari media sosial adalah bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang pekerjaan maupun hobi. Suatu hari saya bertemu dengan sesama penghobi bertanam di Facebook dengan nama akun Armand Elgibran. Nah, dia sering post foto-foto alam dan pertanian. Salah satu yang membuat saya tiba-tiba tertarik untuk sok akrab sok kenal yaitu ketika bang Armand memajang foto tanaman berbentuk unik. Kata Bang Armand namanya Kokedama.

Kokedama pertamaku

Jujur saat itu pertama kali saya mendengar tentang kokedama. Karena penasaran, saya browsing dong, mencari tahu apa itu kokedama dan bagaimana cara membuatnya.

Kokedama berasal dari Jepang, yaitu koke yang berarti lumut, dama berarti bola. Jadi, awalnya, kokedama memang teknik menanam tanaman dengan cara membentuk bola yang ditumbuhi lumut. Seiring waktu, banyak cara dan variasi yang bisa dibuat dengan kokedama ini. Di Indonesia sudah banyak yang menekuni seni tanaman hias kokedama dengan menggunakan media tanam sabut kelapa yang diikat dengan tali sintetis maupun tali rami.

Kelebihan dari kokedama adalah:
  1. Praktis tidak memakan tempat
  2. Reatif bersih karena media tanam yang tidak akan tercecer
  3. Cantik karena bisa dihias dengan tali-tali bermacam warna
  4. Fleksibel karena bisa digantung, ditempel di dinding, maupun diletakkan di meja
  5. Tidak rewel karena tak perlu disiram setiap hari, cukup direndam dalam air seminggu hingga dua minggu sekali
  6. Awet karena jika terjatuh tidak akan pecah
  7. Akar tidak akan membusuk karena tidak kebanyakan disiram.

 

Membuat Kokedama 

Saya mencoba membuat kokedama berbekal alat seadanya dengan media tanam juga seadanya. Berikut ini tata cara membuat kokedama ala saya yang bisa dilakukan sendiri di rumah alias do it yourself (DIY).

Alat dan bahan:
  1. Tanaman hias daun dalam ruang
  2. Media tanam terdiri dari tanah, pupuk kandang, sabut kelapa yang sudah dipotong kecil-kecil, dengan perbandingan 1:1:1
  3. Kain kasa atau tile
  4. Gunting dan benang
  5. Lumut
alat membuat kokedama

Cara membuat:
  1. Campur semua media tanam
  2. Balut akar tanaman dengan media tanam hati-hati, lalu bungkus dengan kain kasa
  3. Bentuk media tanam yang sudah dibungkus dengan kasa ini agar membulat membentuk bola yang menutup semua akar tanaman.
  4. Sesuaikan besar dan kecil bola dengan besarnya tanaman
  5. Ikat kain kasa menggunakan benang
  6. Rapikan sisa kain kasa dengan gunting, potong sisa kain yang tak beraturan.
  7. Tutupi bola media tanam dengan menempelkan lumut sedikit demi sedikit yang direkatkan dan diikat dengan menggunakan benang.
  8. Setelah bola tertutup rapat dengan lumut, rendam dalam air. Tunggu beberapa saat.
  9. Angkat dan tiriskan air.
  10. Kokedama sudah jadi. 

Tempelkan lumut lalu diikat pada bola media tanam

Lumut akan tumbuh secara alami dan menempel rekat pada media tanam setelah menyemprotnya secara rutin setidaknya selama satu bulan pertama. Keberhasilan kokedama ditandai dengan menghijaunya lumut pada bola media tanam ini.

Sayangnya, saya membuat kokedama ini pada musim kemarau, sehingga lumut tak berhasil tumbuh dan mengering pada umur dua minggu setelah ditanam. Sebenarnya faktor utama lumut gagal tumbuh pada kokedama milik saya karena saya tak rajin menyemprotnya sih, hehe.

Rencananya, nanti jika ada waktu lagi akan saya ganti media tanamnya dengan sabut kelapa full saja, lalu diikat dengan tali rami atau tali plastik sintetik warna warni agar tak perlu menunggu terlalu lama lumutnya bertumbuh.

Nah, itu dia cara membuat kokedama yang saya ketahui dari Bang Armand dan sudah saya praktikkan. Meski tak rutin bertanam bertanam, saya tetap penghobi bertanam tanaman hias. Selain untuk memperindah halaman dan teras, saya juga memiliki banyak tanaman hias untuk keperluan perlengkapan dekorasi panggung untuk job rias Rumah Tsabita. 

Kalian ada juga yang hobi bertanam tanaman hias atau membuat kokedama? Share pengalamannya dong, barangkali ada tips keren yang bisa saya praktikkan nanti. Jadi, kita bermedia sosial pun ada manfaat yang bisa dipetik. Betul tidak? ***





Cara Mendaftar Haji Reguler dengan Tabungan Haji BRIS di Pemalang


Ada salah satu nasihat dari kyai sepuh yang sering terngiang-ngiang. Nasihat itu ialah: jika kamu berdagang dan mendapatkan untung besar, pergunakan untuk mendaftar haji segera. 

Menurut beliau, secara tersurat menunaikan ibadah haji memang kewajiban bagi orang yang telah mampu. Bahasa kasarnya wajib bagi orang kaya. Namun, masih menurut beliau, secara tersirat hal ini mengandung pesan bahwa ketika seseorang berazam atau berniat sungguh-sungguh ingin berhaji, maka Alloh pasti akan memampukannya. 

Nah, salah satu bukti kesungguhan itu adalah dengan mendaftar haji. Saya sudah lama mencari-cari informasi mengenai cara mendaftar haji reguler (sebab untuk haji plus harus mengeluarkan biaya berkali lipat banyaknya). Saya tanyakan pada kawan dan saudara yang sudah mendaftar tentang syarat-syarat mendaftar haji. Jawaban mereka membuat saya tertegun. Jumlah minimal pembukaan rekening ternyata cukup besar, sedangkan keluarga kami bahkan belum memiliki rumah sendiri dan masih hidup bersama orang tua.

Pak Kyai ngendika, "jangan khawatir tak bisa punya rumah. Insya Alloh setelah mendaftar haji, Alloh akan memampukan bikin rumah sekaligus pergi haji."

Agaknya Pak Kyai sudah membuktikan sendiri. Saya pikir-pikir pun mungkin itu memang ada benarnya. Toh, daftar tunggu keberangkatan setelah mendaftar haji sekarang cukup lama. Bisa belasan bahkan dua puluh lima tahun daftar tunggu. Dalam rentang waktu selama itu, kita masih bisa terus bekerja untuk mewujudkan cita-cita termasuk ingin memiliki rumah sendiri.

Berikut adalah bagan alur pendaftaran haji reguler dari kementerian agama.

Tata  Cara Pendaftaran Haji

1. Membuka Tabungan Haji


Sebenarnya, kita bisa membuka rekening haji di 31 bank syariah yang telah ditunjuk oleh kemenag untuk menerima setoran ini. Bank-bank itu antara lain Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, BCA Syariah, Bank Bukopin Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Permata Syariah, dan lain-lain. 

Nah, di kota kecil Pemalang ini, kita bisa mendaftar melalui BRI Syariah (BRIS) yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Timur, sebelah timur BRI cabang Pemalang. 

Kantor cabang BRIS di Pemalang ini tidak terlalu besar. Satu-satunya petunjuk yang cukup mencolok untuk menandai lokasi kantor ini adalah neon box bertuliskan ATM BRI. 

Di BRIS ini, kita perlu mempersiapkan:
  1. Uang pembukaan rekening tabungan haji minimal Rp 1.000.000,-
  2. Pembayaran porsi haji Rp 25.000.000,-
  3. Foto copy e-KTP atas bawah 7 lembar
  4. Foto copy Kartu Keluarga (KK) 1 lembar
  5. Foto copy Surat Nikah/ Akte Kelahiran/ Ijazah terakhir 1 lembar
  6. Mengetahui golongan darah
  7. Foto copy NPWP jika ada 1 lembar
  8. Foto ukuran 3 x 4 dengan background putih fokus pada wajah 5 lembar
  9. Materai 3 lembar jika memiliki NPWP, atau 4 lembar jika tak memiliki NPWP.
Catatan: bagi yang tidak memiliki NPWP akan dibuatkan surat pernyataan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) bermaterai.

Setelah membuka rekening haji, kita harus menandatangani Surat Kuasa / Wakalah kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk mengelola uang yang disetorkan tersebut.

Selain itu, kita juga mendapatkan Surat Pernyataan Pendaftaran Calon Jemaah Haji dari BRIS yang harus diantarkan ke Kantor kementrian agama bagian pendaftaran haji di sebelah Selatan alun-alun Pemalang.

Surat Kuasa / Wakalah

Surat pernyataan pendaftaran calon jemaah haji

2. Mengisi Formulir SPPH di Kemenag


Dari kantor cabang BRI Syariah, kita harus mendaftar ke kantor Kementerian Agama di sebelah Selatan alun-alun Pemalang. Bagian pendaftaran haji terletak di lantai bawah lurus pintu masuk.

Sebelum mengisi formulir, kita perlu mempersiapkan:
  1. Surat pernyataan pendaftaran calon jemaah haji dari BRIS
  2. Foto copy KTP 5 lembar
  3. Foto copy KK 1 lembar
  4. Foto copy Buku Nikah / Ijazah / Akte Kelahiran 1 lembar
  5. Mengetahui golongan darah
  6. Foto warna 3 x 4 background putih fokus pada wajah 5 lembar (tidak berpeci, tidak berkacamata, warna jilbab selain warna putih)

 

3. Pengambilan Pass photo dan sidik jari


Setelah dipastikan nama, tempat tanggal lahir, dan nama orang tua sama, petugas akan mengarahkan pengambilan pas photo yang akan tercetak otomatis pada SPPH.

SPPH dan nomor porsi keberangkatan

4. Input data oleh petugas dan pencetakan Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) melalui SISKOHAT online


Petugas dari Kemanag akan menginput data dan mencetak Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) melalui SISKOHAT online. Dari SPPH ini kita akan mendapatkan nomor porsi keberangkatan. Karena dilakukan secara online, selisih waktu dalam hitungan menit pun akan membuat dua orang yang mendaftar hampir bersamaan mendapatkan nomor porsi yang tidak urut. Hal ini bisa berakibat tahun keberangkatan bisa berbeda meski mendaftar bersamaan.

Tapi tidak perlu khawatir. Petugas dari Kemenag mengatakan bahwa sekarang untuk pasangan suami istri tetap bisa berangkat bersama meski mendaftar pada waktu yang berbeda.

Pada Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) ini sudah terdapat nomor porsi keberangkatan yang bisa dicek melalui haji.kemenag.go.id sehingga calon haji bisa langsung mengetahui perkiraan tahun keberangkatannya.

pengecekan perkiraan tahun keberangkatan bisa dilakukan secara online


5. Menyerahkan SPPH ke BRIS untuk mendapatkan Bukti Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 


SPPH yang kita dapatkan di kantor Kemenag harus dibawa kembali ke kantor BRI Syariah tempat kita membuka rekening tabungan haji. Di BRIS ini kita akan mendapatkan Bukti Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan buku tabungan untuk disimpan. Adapun bukti setoran lembar 2,3, dan 4 akan diserahkan oleh pihak BRIS ke kemenag.

6. Simpan baik-baik SPPH dan Bukti Setoran BPIH hingga waktu pemberitahuan keberangkatan

 

Selain Bukti setoran BPIH, kita juga akan mendapatkan Buku Tabungan Haji. Selama tenggat waktu daftar tunggu, kita bisa mulai menabung sedikit demi sedikit agar biaya keberangkatan haji kelak lebih ringan.

 

Bukti Setoran BPIH dari Bank

Itu dia cara mendaftar haji reguler melalui BRI Syariah (BRIS) di Pemalang. Semoga kita semua dimampukan olehNya untuk menunaikan haji. Aamiin.***