07 September 2022

Cari Inspirasi di Pemalang Wedding Expo 2022, Mampir Ngopi di Coffe Mentek Lembah Gemantung



Hari masih cukup sore ketika itu. Saya dan suami beserta Si Bungsu yang lengket dengan ibunya ke manapun pergi, mampir ke Coffee Mentek Lembah Gemantung sepulang dari Pemalang.


Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Sekali jalan ke kota, dua tempat dan acara disambangi. Kira-kira seperti itu pepatahnya.


Kami pergi ke Pemalang pagi hari untuk mengunjungi gelaran Wedding Expo 2022 di Gedung Serba Guna. Selain ingin melihat perkembangan terbaru dan mencari inspirasi untuk dekorasi dan make up wedding untuk bisnis wedding organizer kami di bawah bendera Rumah Tsabita, saya juga ingin melihat demo make up dari Ketua HARPI Cabang Pemalang, Ibu Hj. Ratna Najwa.


Abadikan Momen Melalui Tulisan 


Mengaku sebagai seorang penulis blog, ternyata memaksa saya merekam berbagai momen dalam otak untuk kemudian saya tulis jika ada waktu senggang. Beberapa hal penting saya tulis di ponsel agar tidak lupa. Sisanya saya ingat-ingat dari foto yang tersimpan di galeri hp.


Hari itu adalah hari terakhir wedding expo. Jadi apa yang kami lihat hari itupun ingin saya tulis di blog.


Menulis di blog buat saya banyak sekali manfaat. Selain mengikat ingatan, menulis juga merupakan cara healing yang murah meriah. Ide mengalir begitu saja begitu melalui tulisan. Suatu saat ingin mengingat momen, tinggal buka blog deh!


Pantas saja banyak orang yang rajin sekali menulis di blog. Seperti penulis Balikpapan yang rutin membuat tulisan di blog pribadinya. Topiknya beragam, mulai dari travelling, kecantikan, bisnis, kesehatan, dan lain sebagainya.


Melihat teman-teman blogger begitu bersemangat dalam menulis, salah satunya travel blogger Balikpapan Mbak Aisyah Dian, membuat saya pun ikut terbawa semangatnya. Padahal, pekerjaan offline saja sudah cukup menyita waktu di luar tanggung jawab sebagai istri dan ibu rumah tangga.


Tapi memang, ada kesenangan tersendiri saat menulis. Bisa menyampaikan secara lengkap apa yang ada di kepala dan apa yang dirasa dalam hati, membuat pikiran fresh kembali setelah seharian berlelah-lelah dalam aktifitas rutin.


Pemalang Wedding Expo 2022
Bu hj. Ratna memberikan demo make up
TRP Solo Putri (kiri)
Antusiasme pengunjung Expo (kanan)


Pemalang Wedding Expo 2022


Pemalang Wedding Expo 2022 ini diselenggarakan oleh GWS event organizer yang bertujuan mempertemukan para pelaku industri wedding organizer dengan calon klien. Acara berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 17 - 19 Agustus 2022.


Dalam expo kali ini WO yang mengikutinya menawarkan promo menarik paket wedding yang bisa dipilih oleh calon klien.


Expo kali ini Rumah Tsabita belum ikut berpartisipasi menjadi peserta karena kurangnya informasi dan waktu yang terbatas dalam persiapan. Semoga tahun depan kami bisa jadi bagian dari perhelatan wedding organizer papan atas Kabupaten Pemalang ini.


Saat saya dan suami masuk ke dalam gedung serba guna Pemalang yang menjadi lokasi Pemalang Wedding Expo 2022, mata kami sudah dimanjakan dengan aneka dekorasi cantik masing-masing booth WO yang ada di sana. Temanya beragam, mulai dari tema rustik, modern, minimalis, tradisional, dll, yang kesemuanya terlihat menarik dengan daya tariknya masing-masing. Pastinya dekorasi udah dipersiapkan sedemikian rupa oleh tim dekor profesional agar menarik minat calon klien sebanyak-banyaknya.


Siang itu kami langsung menuju area depan panggung karena demo make up oleh Ibu Hj. Ratna akan segera dimulai.


Saya mengikuti demo make up tata rias pengantin solo putri yang disajikan Bu Hj. Ratna dengan khusuk, meski di tengah acara Bayi G yang ikut dengan kami agak rewel dan kami harus pergi mencari tempat sepi untuk memberi waktu Bayi G menyusu.


Setelah Bayi G cukup kenyang dan kembali tenang,  kami kembali ke depan panggung dan menyimak demo make up tepat ketika Bu Hj. Ratna memberikan arahan cara pembuatan paes solo putri.


Meski sudah kursus, sudah sering membuat para solo untuk klien Rumah Tsabita, toh menyimak ilmu dari senior buat saya selalu menyenangkan. Tetap ada ilmu yang bisa digali ulang.


Selesai acara demo make up, kami lanjut berkeliling booth untuk mencari inspirasi dari make up dan dekorasi yang disajikan tiap-tiap booth. Semua menarik dan cantik. Ada pula WO yang menyediakan door prize dengan hadiah beragam untuk pengunjung booth. Hadiahnya mulai dari kipas angin, dispenser, televisi, mesin cuci, sampai sepeda motor.


Kami segera pulang setelah cukup puas melihat-lihat agar tak kemalaman di jalan. Kasihan Bayi G kalau terlalu malam dalam perjalanan jauh dengan roda dua.


Coffee Mentek Lembah Gemantung


Dalam perjalanan pulang dari mengunjungi Wedding Expo, saya dan suami beserta Bayi G beberapa kali berhenti sekedar beristirahat dan memberi waktu pada Bayi G bermain sejenak. Kadang di masjid, pom bensin, kadang di mini market yang kami lewati.


Beruntung hari itu cuaca cerah sampai sore hari. Kami berhenti untuk ke sekian kalinya di kafe yang belum lama ini baru dibuka, Coffee Mentek Lembah Gemantung.


Kafe ini terletak sekitar 30 menit perjalanan dari rumah saya, tepatnya di area bumi perkemahan Mentek, Wisnu, Watukumpul.


Masih dalam tahap pembangunan, kafe ini sudah cukup dikenal di kalangan anak muda. View dari atas bukit pinus, menjadi nilai jual bagi kafe dengan konsep outdoor ini.


Kafe ini berada di kawasan hutan dan pohon-pohon pinus milik perhutani. Jadi, meski siang terik, pengunjung tidak akan kepanasan karena terlindung dedaunan.


Coffee latte di coffee mentek
Latte yang saya pesan, roti bakar,
dan pisang panggang coklat


Cobain Latte Ala Coffee Mentek Lembah Gemantung 


Saya memesan kopi latte panas untuk teman duduk seraya menikmati sore yang indah itu. Suami memesan kopi Lembah Gemantung, yang belakangan saya baru tahu ternyata itu kopi primer tanpa gula. Untuk snack-nya saya memesan roti bakar dan pisang panggang rasa coklat, tanpa taburan mayo maupun keju, karena saya kurang menyukai dua toping tersebut.


Angin semilir, diiringi life musik, membuat suasana terasa damai. Bayi G ikut menikmati sajian roti dan pisang dengan lahap, mungkin karena sesiangan tadi belum makan cemilan.


Beberapa pasang kekasih tampak duduk santai sambil berfoto di sekitar kami. Ada juga satu gerombolan kecil yang nampaknya satu keluarga, duduk di sudut lain kafe ini. Semua asyik menikmati kebersamaan dengan orang tercinta.


Kami bertemu dengan salah satu teman perias yang sedang melakukan sesi foto prewedding di bagian lain kafe yang luasnya seluas hutan pinus. Setelah mengobrol sejenak dengan fotografer dan juga teman kami tersebut, saya dan suami memutuskan pulang karena hari hampir gelap.


Coffee mentek


Si Sulung Iri


Kami sampai di rumah sekitar jam 5 sore. Si Sulung yang sejak siang saling berkirim pesan WA dengan kami, merasa iri dengan foto-foto yang kami kirimkan.


Si Sulung mengira hanya dia yang tidak diajak jalan-jalan, padahal kami memang hanya pergi bertiga. Lain waktu kami akan rencanakan liburan bersama atau jalan-jalan dengan Si Sulung dan Si Bujang jika tiba waktu libur sekolah.



Turun Gunung 


Kami sekeluarga memang sering pergi bersama, turun gunung istilahnya. Karena kami tinggal di pelosok desa, maka jika ada event yang meriah di kota, seperti festival, pengajian akbar, atau acara-acara besar lain, kami gunakan kesempatan itu untuk turun gunung.


Event seperti Wedding Expo kemarin, atau Hari Jadi Kabupaten yang biasanya diselenggarakan meriah, akan kami datangi untuk menambah pengalaman dan juga hiburan.


Penyelenggaraan Hari Jadi kota atau kabupaten,  biasanya banyak menampilkan ragam wisata dan daya tarik kota tersebut. Seperti Hari Jadi Kota Balikpapan Ke-124 dengan sejuta pesona wisata yang ditulis Travel bloger Balikpapan ini. Acara seperti ini sangat menarik buat saya sekeluarga. Apalagi yang sarat makna dan kental dengan budaya.


Tempat tinggal kami yang berada di perbatasan antara Kabupaten Pemalang, Pekalongan, Tegal, dan Purbalingga, memungkinkan kami untuk menghadiri event-event menarik dari masing-masing kota tersebut. Festival Batik Pekalongan, contohnya, yang diadakan tiap bulan Oktober setiap tahun, sudah kami rencanakan juga untuk mengunjunginya bulan depan. Selain itu banyak juga acara lain yang tak kalah menarik. Saya pun ingin menulisnya nanti di blog, biar kemenangannya abadi, seperti penulis Balikpapan yang selalu menuliskan semua kegiatannya.


Nah, itu dia tulisan singkat perjalanan kami ke Pemalang Expo beberapa waktu lalu. Semoga inspirasi dan semangat tidak berhenti di tulisan ini, tapi juga diwujudkan dalam kinerja kami dalam membangun bisnis Rumah Tsabita. ***

03 September 2022

Return Barang Saat Belanja Online Produk Salah Kirim

Return barang


Untuk pertama kalinya saya mengajukan pengembalian barang saat berbelanja online. Selama ini saya beruntung belum pernah mendapatkan barang yang salah atau berbeda dengan yang saya pesan.


Nah, karena belum pernah salah itulah saya kadang membuka paket tanpa mem-video-nya.


Hari itu kebetulan saya mem-video kegiatan unboxing paket yang berisi pesanan soft lens dan cairan soft lens. Saya memang selalu menyetok dua benda ini untuk kebutuhan make up klien Rumah Tsabita.


Kali ini saya membeli 10 soft lens dengan merek dan variasi yang sama seperti pembelian sebelum-sebelumnya di toko tersebut. Ternyata, kali ini barang yang datang jauh berbeda dari pesanan saya.


Bukan hanya merek yang berbeda, tapi juga ukuran dan warnanya pun tidak sama. Dengan berbekal video unboxing, saya mengajukan pengembalian barang (return). 


Karena belum pernah, saya tidak tahu bagaimana cara mengirimnya. Apakah saya harus ke kantor ekspedisi terdekat? Bagaimana dengan ongkos kirimnya? Ke mana mengirim paketnya? Di mana alamat toko barang yang kemarin saya beli? Apakah saya menunggu barang dikirimkan lagi yang baru, baru kemudian saya kembalikan barang yang salah?


Berbagai pertanyaan muncul di kepala. Maklum, meski selama ini lekat dengan gadget dan bisa membeli barang online, toh ketika mengalami sendiri barang salah kirim untuk yang pertama kali, tetap saja merasa bingung.


Akhirnya saya chat dengan seller akan mengajukan pengembalian barang. Seller meminta foto dan video yang memperlihatkan resi cetak pada paket. Katanya, ada kode dan nama karyawan yang mengepak barang. Saya pun mengirimkan foto dan video yang diminta.


Setelah itu saya menunggu konfirmasi pengembalian barang dari seller. Setelah pengajuan dikonfirmasi, akan ada nomor resi baru dari jasa ekspedisi yang sama dengan alamat tujuan kantor cabang terdekat dengan seller.


Saya bisa mencetaknya sendiri dengan printer resi tersebut. Tapi, jika menuliskan nomor resi nya saja dan menuliskan secara manual pada paket, itu pun sudah cukup. Ekspedisi akan mencetak resinya lagi secara utuh di kantor.


Tak lupa saya bertanya pada kurir yang sudah saya simpan nomornya, apakah paket bisa diambil di rumah atau harus saya antarkan ke kantor cabang. Dari kurir tersebut saya dapat informasi jika paket bisa dititipkan di konter yang bekerja sama dengan jasa ekspedisi, atau bisa pula di alfamart. Jangan lupa, komunikasikan lebih dulu dengan kurir. 


Belanja online
Barang yang dikirim berbeda dengan pesanan


Berdasarkan pengalaman tersebut, saya mengambil kesimpulan:


1. Jangan lupa video unboxing setiap paket yang dibeli secara online untuk berjaga-jaga. Toh jika barang sesuai pesanan, video bisa langsung dihapus jika khawatir memenuhi galeri hp.


2. Jika barang salah kirim, ajukan pengembalian barang sesegera mungkin.


3. Cek lebih sering perkembangannya di hp, karena seller mungkin memerlukan balasan cepat untuk memproses return.


4. Segera balas apa yang ditanyakan oleh seller. Berikan alasan yang jujur mengapa harus mengembalikan barang.


5. Return barang tidak memerlukan biaya ongkir. 


6. Jaga hubungan baik dengan kurir ekspedisi. Kita bisa bertanya pada kurir apa yang belum diketahui atau jika ragu-ragu dengan tutorial cara return barang di youtube atau media sosial.


7. Ikuti tips membeli produk secara online agar terhindar dari hal-hal yang tidak mengenakkan.


Beruntung hp sekarang bisa di-setting dalam berbagai bahasa. Jadi tak perlu khawatir kurang paham dengan petunjuk berbahasa Inggris. Toko online semua berbahasa Indonesia sesuai setting pada hp.


Mengajukan pengembalian barang jauh lebih mudah karena aplikasi dan platform jual beli online sudah dirancang untuk memudahkan pembeli, baik yang sudah berpengalaman maupun yang masih awam.


Beberapa komplain yang tidak bisa dijadikan alasan untuk return barang adalah:

1. Salah ukuran karena salah pilih variasi saat membeli.

Saya pernah salah membeli ukuran pakaian. Hampir saja memberi rating rendah dan komplain pada seller. Tapi sebelum melakukan komplain, saya cek lebih dulu dan ternyata sayalah yang salah memilih variasi dan ukuran.


Memang harus dibaca betul-betul apa yang tertulis pada deskripsi produk. Jangan sampai karena tidak teliti membaca deskripsi produk kita memberi rating buruk karena komplain barang. Hal ini bisa sangat merugikan pihak penjual.


2. Warna sedikit berbeda dengan foto produk.


Yang namanya membeli produk hanya dari foto, sedikit banyak pasti ada perbedaan warna. Bisa jadi karena pengaruh lampu flash. Bisa jadi karena bahan yang berbeda jenis. Atau bisa jadi karena terdapat keterangan bahwa jika variasi warna yang dipilih habis maka akan dikirimkan warna lain.


3. Ukuran lebih kecil dari yang diperkirakan.


Foto produk memang diambil dari jarak dekat. Jadi benda kecil pun akan terlihat besar dalam foto display produk toko online.


Sekali lagi, baca dengan baik deskripsi produk. Seberapa besar benda tersebut, bisa diperkirakan dengan penggaris atau meteran. Jika tidak tercantum ukuran, chat langsung dengan penjual untuk menanyakannya.


4. Jenis bahan.


Saya membeli produk fashion, sebelum komplain dengan jenis material bahannya, ada baiknya kita memiliki pengetahuan mengenai jenis material dan bahan.


Pepatah lama: duit nggak bakal bohong, memang nyata. Harga sesuai kualitas. Bahan bagus tentu akan dibandrol dengan harga tinggi. Sebaliknya, bahan yang biasa dan standar akan dibandrol dengan harga yang standar pula.


Jadi jika harga standar tapi ingin barang bagus, kemungkinannya kecil.


Produk fashion yang dibeli secara online memang rawan salah perkiraan. Penyebabnya ya karena tidak melihatnya secara langsung. Hanya mengira-ira tanpa melihat wujud aslinya.


Berbeda dengan produk yang sering dijumpai di warung-warung, seperti popok, sabun, makanan kemasan, dll, yang kita sering melihatnya langsung.


Pada intinya, teliti sebelum membeli berlaku untuk semua pembelian barang baik offline maupun online. Jangan sampai ketidaktelitian membawa kekecewaan bagi pembeli maupun penjual.***

Menerima dan Mengelola Emosi Agar Mental Lebih Sehat

Kesehatan mental


Belakangan ini, saya sering menyimak tweet dari dr. Jiemi Ardian. Beliau adalah psikiater, ahli kejiwaan. Beberapa topik yang saya anggap penting bahkan saya retweet agar bisa dibaca sewaktu-waktu dan jadi reminder. Ada rasa senang karena ada orang yang mengerti dan membahas hal yang relate dengan apa yang saya rasakan. Apa itu artinya saya punya masalah kejiwaan? Haha.... Entahlah. 

Maha Besar Alloh yang sudah menciptakan manusia begitu kompleks dimensinya dan bisa dipelajari dari segala sisi. Dimensi biologi, anatomi, psikologi, religi, metafisik, dll. Kadang dimensi-dimensi itu saling bertolak belakang, tapi tak apa. Dalam kondisi tertentu saya cukup punya banyak waktu dan ketertarikan untuk mengolahnya dalam otak. Hmm..., adakah dari kalian yang begitu absurd dan menyukai hal rumit seperti itu juga? Mungkin kita jenis makhluk yang berasal dari planet yang sama?

Dari dr. Jiemi ini saya belajar memahami diri sendiri. Meski usia tak lagi muda, bukan berarti kita kebal dari hal-hal yang membuat suasana hati labil dan terguncang. Sebab seperti itulah jiwa kita diciptakan; bertumbuh dan berkembang. Tidak ada kata berhenti untuk terus belajar dan mendapat sudut pandang baru.

Sejauh ini, ini yang saya pahami dari diri saya:
Saya orang yang obsesif. Hal ini membuat isi kepala saya jauuuuh lebih banyak dari apa yang bisa saya lakukan, dan itu sering menjadi penyebab insomnia. Saya tidak akan bisa berhenti jika apa yang saya kejar belum tercapai.

Beruntung saya mendapat pendidikan agama yang cukup sejak kecil dari orang tua yang mengajarkan tentang syukur dan sabar. Dua hal ini menjadi pengendali kegilaan obsesi saya yang terlalu banyak. Terobsesi jadi orang kaya, salah satunya. Haha!

Bukan berarti orang yang memiliki obsesi besar menjadi tidak baik. Namun, jika kontrol emosi dan mental tidak bagus, bisa-bisa hidup akan terguncang jika kenyataan tidak sesuai harapan.


Menerima dan Mengelola Emosi Agar Mental Lebih Sehat


Bicara tentang kesehatan mental, tidak semua orang aware terhadap hal ini agaknya. Bahkan banyak yang menganggap lebay dan berlebihan, seolah itu wacana keren yang hanya perlu dibahas dalam jurnal kesehatan atau materi panjang lebar dalam seminar.

Dalam kehidupan sehari-hari, sebenarnya banyak hal sederhana yang dapat memelihara kesehatan mental. Berikut ini yang paling sering saya rasakan, yaitu:


1. Rasa senang adalah emosi yang positif. Bisa mengekspresikan rasa senang adalah hal positif lainnya.


Emosi yang paling mudah diterima oleh diri sendiri dan lingkungan adalah rasa senang. Rasa senang dianggap lebih identik dengan hidup bahagia yang diidam-idamkan setiap orang.

Rasa senang pula yang merangsang seseorang untuk melakukan suatu hal. Senang melakukan pekerjaan yang kemudian kita sebut sebagai passion, senang mendalami hobi, senang jika customer puas dengan pelayanan yang kita berikan, contohnya.

Saya sendiri berusaha memberi ruang pada diri sendiri, suami, maupun anak-anak agar mampu mengekspresikan rasa senang. Seperti ketika dapat job make up besar, atau saat suami baru menyelesaikan proyek penting di kantornya, atau ketika anak-anak selesai melewati ujian di sekolahnya, kami biasanya pergi bersama. Tidak harus ke tempat yang wah, asal ekspresi rasa senang bisa tersalurkan. Kadang hanya makan bakso di warung sebelah sekeluarga.

Rasa senang yang diekspresikan akan memantul dan menular pada orang di sekitar. Bagi-bagi hadiah juga ekspresi rasa senang yang juga menyenangkan orang lain. Asal jangan menjadi beban saja ya. Hadiah pun tidak harus mahal dan itu pun tidak selalu harus dengan benda berharga.


2. Rasa sedih juga emosi yang positif. Menerima perasaan sedih dan mengelolanya, adalah hal positif lainnya.


Sama halnya dengan perasaan senang, perasaan sedih juga perlu mendapat tempat yang sama dalam pengelolaan emosi yang sehat.

Banyak orang yang masih berpikir dan menjadikan rasa sedih sebagai kambing hitam hidup susah. Padahal, rasa sedih itu sangat normal.

Orang yang tidak merasakan sedih ketika kehilangan orang yang disayangi, misalnya, justru perlu dipertanyakan kesehatan mentalnya. 

Menurut saya, rasa sedih berkaitan dengan rasa empati pada keadaan orang/makhluk hidup di sekitar. Contohnya, saya sedih melihat kucing yang pincang karena dianiaya orang. Kasihan sekali kucing tidak bisa bicara dan mengungkapkan keinginannya untuk makan, sehingga harus mencuri dan sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari manusia.

Rasa sedih juga bisa merangsang untuk berbuat sesuatu agar tidak merasakan perasaan sedih karena hal yang sama. Misalnya, saya dan anak-anak rutin menyediakan makanan untuk kucing-kucing, agar kucing manapun bisa makan dan tidak perlu mencuri karena lapar.


3. Rasa marah itu normal. Mengakui dan menerima rasa marah, lalu mengelolanya dengan baik adalah keterampilan yang bisa dipelajari.


Marah terhadap seseorang atau suatu hal, sering terjadi pada kehidupan sehari-hari. Misalnya marah karena dibohongi, dikhianati, atau marah karena menerima perlakuan dan perkataan kasar.

Saya pernah sangat marah ketika Si Sulung saya dapati mengambil uang di dalam kotak uang dagangan.

Hal pertama yang saya lakukan ketika marah adalah menerimanya. Ya saya marah. Setelah itu saya akan coba menahan diri agar tidak meledak-ledak. Diam adalah salah satu cara agar rasa marah tidak melebar ke mana-mana. 

Jika hati sudah agak tenang, saya akan pikirkan apakah penyebab rasa marah itu. Apakah benar saya marah pada Si Sulung yang mencuri dan uang saya berkurang, atau saya marah pada diri sendiri yang tidak becus mendidik anak?

Pelan-pelan saya ajak bicara Si Sulung. Saya sampaikan padanya bahwa saya marah. Saya tanyakan mengapa dia mengambil uang tanpa izin. Saya tanyakan pula apakah ia pernah melakukan hal yang sama sebelumnya. Kenapa harus mengambil diam-diam padahal ia bisa minta baik-baik pada saya atau ayahnya.

Jawaban Si Sulung membuat saya tertegun. Si Sulung berpikir, ia mengambil uang sejumlah yang pernah dipinjam ayahnya dari dia, sebagai ganti karena ayah tidak juga mengembalikan uangnya yang pernah dipinjam. Si Sulung bilang bahwa ia tidak pernah melakukan ini sebelumnya. Ia meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi.

Ternyata rasa marah jika bisa dikelola dengan baik, akan menghasilkan akhir yang baik bagi semua. Saya juga senang karena tidak mengeluarkan kata-kata yang bisa menyakiti hati Si Sulung. 


4. Rasa kecewa yang masih wajar.


Rasa kecewa bisa diakibatkan karena kenyataan tidak sesuai harapan. Ekspektasi terlalu tinggi sering membuat kita tidak siap secara mental jika ternyata hasilnya berbeda.

Dulu, saya sering mengidolakan orang tapi kemudian kecewa. Kok ternyata dia tidak sebaik yang saya kira. Saya lupa, tokoh idola juga manusia yang memiliki kelebihan maupun kekurangan.

Sekarang, saya mengidolakan seseorang sewajarnya saja. Sisi kebaikannya tetap saya kagumi terlepas dari hal yang menurut saya negatif pada orang tersebut. Jika suka bisa ditiru jika tak suka maka abaikan saja yang dianggap tidak baik.

Saya sering membicarakan hal ini dengan Si Sulung yang sudah cukup dewasa untuk mengerti hal abstrak. Pada intinya, sebagai remaja, dalam masa transisinya dari anak-anak menjadi dewasa, akan ada banyak hal yang tidak sama dengan apa yang dulu ia bayangkan. Kelola rasa kecewa akan berbagai hal dengan tepat. Agar ia tidak menjadi apatis.

Rasa kecewa tentu emosi yang normal. Penyebab dari luar, jelas di luar kuasa kita dan tidak bisa kita kendalikan. Maka, kita perlu mengendalikan emosi dari dalam. 


5. Rasa cemas yang masih dalam batas wajar.


Rasa cemas sebenarnya hal yang wajar dirasakan. Kecemasan bisa timbul karena kurangnya informasi mengenai suatu hal, seperti mencemaskan pasangan yang belum memberi kabar dalam perjalanan jauh.

Saya pun sering merasa cemas jika mengerjakan job wedding besar klien Rumah Tsabita. Khawatir jika ada yang miss ataupun masalah dalam persiapan hingga pelaksanaan. Rasa cemas saya adalah sebagai wujud tanggung jawab yang harus diemban.

Cara saya mengatasinya adalah dengan memastikan segala sesuatu sudah fix dan oke selama masa persiapan. Cek dan ricek kembali mana yang sudah siap, mana yang belum siap, baik perlengkapan maupun kru pendukung. Saya akan cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai lokasi, medan jalan, kondisi rumah, sampai ukuran baju dan sepatu keluarga kedua mempelai. Dalam hal ini komunikasi sangat diperlukan dengan semua vendor dan tuan rumah.

Makin banyak informasi yang didapat, makin tahu progress dalam persiapannya, maka kecemasan makin berkurang.



Sadar Akan Kesehatan Mental

 
Dengan makin kompleksnya kehidupan modern, hal yang dulu tidak perlu dikhawatirkan sekarang bisa menjadi sangat serius dan bisa mengganggu kesehatan mental.

Pengaruh media sosial yang mengepung 24 jam, makin membuat kita terbawa-bawa secara sadar maupun tidak.

Yang sering membuat miris adalah munculnya kebiasaan mengomentari hidup orang lain, mem-buli fisik ataupun nasib orang, ataupun sekedar kata-kata ringan pada orang asing yang kita bahkan tidak tahu keadaan mentalnya sedang down atau tidak.


Kabar baiknya, sekarang ini makin banyak bahan bacaan yang mengangkat tema kesehatan mental. Salah satunya adalah Kamar Kenangan yang banyak membahas tentang tema tersebut.

Selain itu, ada pula banyak topik lain yang tak kalah menarik buat dibaca di waktu senggang.***

16 Agustus 2022

Healing dengan Menggambar Doodle, Bullet Journal, dan Lettering

Seni gambar


Healing Ala Si Sulung


Nggak terasa Si Sulung sudah hampir satu bulan tinggal di asrama sekolah. Kangen rasanya dengan sosoknya yang cerewet, kadang baperan kalau pas masuk periode bulanannya, hehe.... 

Si Sulung inilah yang selama ini selalu membantu setiap saya kerepotan mengurus Si Bungsu dan pekerjaan. Dari mulai menjemur pakaian, menyetrika semampunya, dan terutama sekali bergantian momong Si Bungsu yang masih bayi.

Memang benar, sesuatu atau seseorang akan terasa kehilangan jika sudah jauh dan nggak bisa selalu bersama.

Tinggal di asrama menjadi pilihan Si Sulung saat pertama memutuskan mendaftar di sekolah tempatnya sekarang belajar jenjang SMA. Saya dan suami jelas mendukung apapun pilihan dia. Karena jarak rumah kami jauh, tidak memungkinkan jika harus berangkat pulang pergi ke sekolah setiap hari. Mau nggak mau pasti harus mencari tempat kos atau tinggal di asrama.

Kebetulan sekali sekolah dan asrama Si Sulung dekat dengan toko tempat kami berbelanja dagangan alat-alat jahit. Jadi, kami bisa mengunjungi Si Sulung sekalian belanja dagangan. Satu kali jalan, dua keperluan tertuntaskan, ya kan. 


Yang Bikin Kangen


Semenjak mengantar ke asrama pada tanggal 18 Juli lalu, saya belum mengunjungi Si Sulung di asrama. Hanya suami yang beberapa kali ke sana membawakan keperluan sehari-hari yang masih kurang.

Kangen? Jelas kangen. Saya sangat dekat dengan Si Sulung. Kami sering menghabiskan waktu bersama sekedar mengobrol berbagai macam topik. Apalagi dua tahun terakhir Si Sulung sekolah PJJ yang membuat aktifitasnya mampir semuanya dilakukan dari rumah. 24 kami terus bersama.

Si Sulung ini yang paling bersemangat ketika saya melahirkan Si Bungsu. Dia menag ingin punya adik perempuan.

Sejak hamil besar, lalu melahirkan sampai sekarang adiknya berusia 15 bulan, Si Sulung siap membantu keperluan saya dengan senang hati.

Beberapa hal ini yang bikin kangen dengan Si Sulung. Yaitu:

1. Saya kehilangan teman mengobrol.


Karena sehari-hari saya bekerja di rumah selain jika ada job make up wedding, praktis saya amat jarang keluar rumah. Karenanya saya jarang punya teman mengobrol. Si Sulung juga sama selama PJJ. Jadi hampir setiap ada kesempatan dan waktu senggang kami mengobrol. Kami seperti dua orang yang tak punya kawan yang menemukan teman curhat. Haha.

Si Sulung bisa menceritakan apapun pada saya bahkan hal-hal yang tabu dan rahasia sekalipun tanpa khawatir di-judge negatif atau bocor di-ghibah-in orang. Saya sendiri sering curhat tentang kejadian lucu yang berkaitan dengan ceritanya. Saya sering menceritakan masa-masa remaja dulu yang masih relate dengan masa remajanya. Setelah berjauhan, saya jadi kangen mengobrol dengan Si Sulung.


2. Kehilangan asisten toko.


Si Sulung sering saya tugaskan untuk menjaga toko jika saya repot mengurus Si Bungsu. Tinggal jauh dari rumah begini, artinya saya kehilangan satu asisten toko. 


3. Kehilangan teman satu hobi


Saya ini punya banyak hobi. Jika dituruti, hobi ini itu segala macam sangat menyenangkan. Si Sulung entah dia ketularan saya atau memang kami sama dalam hal hobi, juga menggemari hobi yang saya gemari pula.

  • Saya dan dia sama-sama suka membaca buku.
  • Kami juga suka menulis fiksi di platform menulis online.
  • Kami senang berkreasi membuat berbagai handy craft.
  • Saya dan juga Si Sulung senang menggambar. Bedanya dia menggambar doodle, menulis lettering, dan membuat bullet journal. Kalau saya sekarang ini ya, menggambar alis, menggambar apes, dan menggambar desain baju karena sudah jadi pekerjaan. Haha. 

Doodle
Membuka buku Si Sulung,
membereskan peralatan menggambar miliknya,
jadi obat kangen buat saya




Ngomong-ngomong soal hobi menggambar, kalau saya kangen dengan Sulung, saya pasti ke kamarnya sekedar duduk di kasur. Saya buka bujo miliknya, kadang Si Bungsu ikut memainkan aneka perintilan bujo dan lettering Sulung yang nggak dibawa ke asrama.

Banyak juga doodle milik Sulung yang dulu ditempel di dinding tapi kemudian diarsipkan di lemari buku sebelum ditinggal berangkat ke asrama.

Dari sekian banyak jenis seni gambar, doodle yang paling disukai Si Sulung. Menurutnya, ia lebih bebas berekspresi.

Menurut Arista Prasetyo Aji dalam bukunya yang berjudul Doodle Art Charakter Edition with CorelDraw, doodle art merupakan seni desain bebas yang terinspirasi dari diri sendiri atau dari benda di sekitar untuk dijadikan coretan, atau goresan desain yang unik atau bahkan desain yang tidak sengaja ditemukan melalui coretan dan tidak memiliki makna apapun.

Jadi bisa saya mengerti kalau Sulung lebih bisa mengekspresikan dirinya melalui doodle. Karena ternyata ya memang seperti itulah yang diadakan. 

Doodle memang bisa menjadi amat personal, tergantung pembuatnya. Makin kaya imajinasi seseorang, makin bermakna pula doodle yang dihasilkan.

Mengenai berbagai jenis seni gambar serta tehnik menggambar di era digital ini, bisa dibaca lebih lengkap pada artikel mengenai aplikasi canva pro.


Bawa Alat Menggambar di Asrama, Jadi Obat Kangen dan Healing-nya Si Sulung 


Sebagaimana saya sering merasa rindu dengan Si Sulung, pastinya dia juga merasakan hal yang sama. Apalagi ia tinggal di sana tanpa satu orang pun yang dikenal sebelumnya. Tempat tinggal baru, orang-orang yang baru dikenal, serta suasana baru yang tidak terbayangkan sebelumnya. 

Pasti nggak mudah melewati fase ini. Namun, kemampuan beradaptasi seseorang memang harus diasah kan? Untungnya Si Sulung diperbolehkan membawa perlengkapan menggambar miliknya meski tidak semua.

Dengan alat-alat ini, dia tetap bisa menyalurkan hobi, termasuk hobi menggambar doodle untuk mengobati rasa rindu dengan rumah sekaligus healing.

Tinggal di asrama Islamic Boarding School yang tidak diperbolehkan menggunakan ponsel setiap hari, bagi remaja seperti Sulung kadang bisa membuat mereka tertekan. Tak bisa berkomunikasi setiap saat dengan orang tua, tidak bebas berkeluh kesah meski jarak jauh melalui aplikasi pesan, dan lain-lain.

Si Sulung mengobati tekanan dengan cara menggambar. Menjalankan hobi menggambar doodle, membuat bullet journal, dan lettering, menjadi cara ampuh untuk healing di awal-awal padatnya kegiatan sekolah dan mengaji di IBS. 

Setiap hari Ahad, saat santri dibebaskan menggunakan ponsel, saya menanyakan kegiatannya selama sepekan kemarin. Bagaimana perasaannya, kendala apa yang masih sering dihadapi, dan lain-lain. Si Sulung juga menceritakan hal-hal yang terjadi dan juga keperluan apa yang perlu segera dikirimkan.

Saya cukup tenang karena ia bisa melalui masa beradaptasi dengan cukup baik. Masalah-masalah kecil yang dia alami, semoga bisa menjadi pembelajaran hidup dalam proses pendewasaannya.

Transisi dari remaja menuju dewasa tidak selalu mudah. Namun, saya percaya Si Sulung akan mampu melewatinya dengan tangguh. 

Sehat selalu ya, Nak. Semoga lelahmu dalam menuntut ilmu, mendapat hasil memuaskan dan dicatat sebagai amal baik. Doa kami orang tuamu,  semoga Alloh selalu melindungimu, dijauhkan dari marabahaya dan kejahatan makhluk, dimudahkan dalam menuntut ilmu, dijadikan orang yang bermanfaat, tercapai segala yang dicita-citakan. Aamiin. ***
14 Agustus 2022

Sepuluh Hari yang Berkesan dalam Haul Mbah Among Rogojati 

Haul Mbah Among Rogojati


Sepuluh Hari yang Berkesan dalam Haul Mbah Among Rogojati 


Malam belum larut benar, tapi badan terasa pegal dan ingin segera diistirahatkan. Sayup-sayup dari kejauhan, sudah mulai ramai terdengar dari pengeras suara alunan lagu islami dan musik gambus mengawali acara pengajian umum dan penutupan peringatan Haul Mbah Among Rogojati di Desa Cikadu. 


Hari ini memang melelahkan, tapi sangat menyenangkan dan spesial. Hari Selasa, 9 Agustus 2022 ini menjadi puncak acara Haul yang sudah berlangsung sejak tanggal 31 Juli lalu.


Haul Mbah Among Rogojati sudah rutin diadakan setiap bulan Muharram secara turun temurun sejak dahulu kala di Desa Cikadu. Setiap tahun pada malam 10 Muharram diadakan tahlil di makam Mbah Among Rogojati. Sejak enam tahun terakhir, Haul Mbah Among Rogojati diselenggarakan oleh pemerintah desa secara besar-besaran. 


Tahun lalu Haul Mbah Among diadakan secara sederhana karena adanya pandemi. Tahun ini, seiring berlalunya pandemi corona, maka Haul diadakan secara meriah seperti sebelumnya.


Mengenai siapa sosok Mbah Among Rogojati pernah saya ulas pada blog post berjudul Meriahnya Makan Kupat Bersama dalam Acara Haul Mbah Among Rogojati. 



Rangkaian Acara Haul Mbah Among Rogojati 2022


Acara Haul diadakan selama 10 hari yaitu sejak 1 Muharram ditambah puncak acara pada tanggal 11 Muharram. 


Tahun 2022 ini, Haul Mbah Among bertepatan tanggal 31 Juli sampai 9 Agustus 2022. Dibuka oleh Kepala Desa Cikadu H. Rukun Abdurrohman pada Hari Ahad 31 Juli, acara dimeriahkan dengan penampilan gambus modern sejak jam 1 siang sampai jam 10 malam. 


Acara-acara lain yang diadakan selama 10 hari tersebut, adalah:

  1. Pasar Haul setiap hari mulai dari jam 3 sore sampai jam 11 malam di Bumi Waton Merak, Cikadu.
  2. Tahlil setiap selesai shalat wajib, sehari lima kali selama sepuluh hari pertama bulan Muharram, oleh rombongan tahlil baik Fatayat, Muslimat, Ansor, NU, dll, di wilayah Anak Cabang Watukumpul II, secara bergiliran.
  3. Pencucian Pusaka dan Kirab Klambu Makam Mbah Among Rogojati.
  4. Lomba rebana yang diikuti oleh kelompok rebana anak hingga dewasa, baik putra maupun putri se-wilayah anak cabang Watukumpul II.
  5. Lomba adzan, hapalan surat pendek Al-Quran yang diikuti oleh santri Madrasah dan TPQ se-wilayah anak cabang Watukumpul II. 
  6. Pawai gunungan kupat pada puncak acara 11 Muharram dengan peserta semua RT yang ada di Desa Cikadu.
  7. Pengajian Umum pada malam terakhir sekaligus penutupan dengan menghadirkan pembicara K.H. Abbas dari Cirebon.


Bupati Pemalang
Bupati Pemalang menghadiri Jamran dan Haul Mbah Among Rogojati 



Pawai Gunungan Kupat dan Jamran 


Kemeriahan Haul Mbah Among Rogojati kali ini makin bertambah karena adanya Jambore Ranting yang bertempat di Bumi Waton Merak yang juga menjadi lokasi pasar haul.


Jambore Ranting di Desa Cikadu ini dihadiri oleh Bupati Pemalang Bapak Mukti Agung Wibowo yang sekaligus juga membuka acara puncak pawai gunungan kupat dan kirab klambu dan pusaka Mbah Among Rogojati.

 

Warga Desa Cikadu, tua-muda, laki-laki-perempuan, besar-kecil, tumpah ruah ke jalan raya mengikuti rangkaian pawai, pencucian pusaka, kirab klambu, dan diakhiri dengan ramai-ramai berebut gunungan kupat. 


Acara yang sudah rutin diadakan setiap tahun ini, menarik perhatian publik terutama di wilayah Pemalang bagian selatan. Banyak pengunjung dari luar Desa Cikadu yang sengaja datang menyaksikan kemeriahannya.


Beberapa rekan media elektronik dan media online pun banyak yang meliput puncak acara Haul Mbah Among Rogojati ini. Di antaranya dari Jateng TV dan TVRI Semarang yang meliput jalannya acara sejak persiapan hingga selesai acara.


Tak ketinggalan pula para Youtuber yang menyiarkannya secara langsung selama acara. Bagi warga Cikadu yang ingin menyaksikannya tapi berada di perantauan, tetap bisa menyimaknya melalui streaming Youtube.


Acara budaya memang menarik untuk diulas. Sarat makna dan doa-doa yang ditujukan pada Tuhan Yang Maha Esa. Acara budaya perlu dilestarikan agar tak lekang oleh waktu. Seperti acara tedhak siten atau turun tanah yang sampai sekarang masih terjaga kelestariannya. Karena menarik ini pula yang membuat orang menjadi penasaran ingin melihat. Jika tak memungkinkan melihat langsung, ada yang rela untuk mengadakan live Instagram agar bisa ditonton acara tedhak siten secara online. Menarik juga kan.


Kemah jambore ranting


Pasar Haul Mbah Among Rogojati
Pasar Haul selama 10 hari 


Simpul Masyarakat


Acara Haul ini menjadi simpul dan titik temu bertemunya antara agama, budaya, hiburan, dan peningkatan ekonomi kemasyarakatan. 


Jika hanya mengumpulkan dana sebanyak-banyaknya untuk mengadakan pengajian umum dan mengundang pembicara kondang dan ternama selama satu malam, tentu amat mudah dan sangat mampu bagi warga Cikadu. Namun, kekompakan warga dalam bergotong royong dalam acara Haul ini, mampu memberikan dampak lebih besar daripada itu. 


Simpul tersebut dapat saya rangkum, antara lain:

  • Haul ini memutar roda perekonomian masyarakat selama sepuluh hari.
  • Memberikan kesejukan rohani dalam setiap tahlil lima kali sehari selama sepuluh hari. 
  • Bergotong royong membuat gunungan kupat di lingkungan RT masing-masing, merupakan cermin kehidupan masyarakat harmonis khas pedesaan yang perlu dirawat.
  • Memberikan hiburan dengan adanya pasar haul yang ramai yang selama dua tahun terakhir ini dilarang.
  • Merawat budaya dan tradisi turun temurun dalam mendoakan wali di tengah arus modernisasi dan gaya hidup.



Kupat haul
Memasak bersama membuat gunungan kupat 



Kebersamaan Warga


Salah satu bagian yang ditunggu warga setiap acara Haul adalah acara masak bersama dalam mempersiapkan gunungan kupat. Setiap RT akan membuat "dapur umum" yang menjadi base camp dan pusat pembuatan kupat-kupat yang dibuat sebagai gunungan.


Kupat yang dimaksud adalah ketupat yang biasa dibuat ketika berlebaran di hari raya Idulfitri. Masyarakat pada umumnya mengenal kupat dengan nama ketupat yang sering disandingkan dengan opor ayam.


Cara membuatnya pun sama persis dengan ketupat lebaran yaitu daun janur yang dibentuk anyaman segi empat atau jajar genjang, lalu diisi dengan beras dan direbus hingga matang.


Yang beda adalah jumlah kupat. Banyaknya kupat yang dibuat, membuat dapur umum mengebul tiada henti satu hari satu malam untuk merebus kupat dan memasak lauk pendamping.


Selain membuat kupat untuk gunungan yang akan dibawa pawai, masing-masing RT diminta untuk mengirimkan 200 kupat yang dikumpulkan di bale desa paling lambat malam hari sebelum pawai keesokan harinya. Kupat-kupat itu akan dibuat menjadi gunungan raksasa yang diletakkan di depan bale desa.


Gunungan Kupat raksasa
Gunungan Kupat raksasa di depan bale desa 


Dari kebersamaan dalam mempersiapkan gunungan kupat ini, membuat saya mengetahui beberapa hal yang cukup baru dalam hal masak-memasak. Yaitu:



Tips Agar Kupat Awet


Kupat-kupat akan mulai dibuat satu hari sebelum acara pawai, bahkan ada yang membuatnya dua hari sebelumnya. Agak tricky karena jumlahnya yang banyak, harus bertahap membuatnya agar bisa selesai tepat waktu tapi juga awet. 


Agar tahan lama dan tidak cepat basi, kupat yang sudah matang direbus, dicuci agar kulit janur bersih, lalu digantung diangin-anginkan. Setelah cukup kering, kupat dikukus kembali sampai benar-benar tanak. Cara ini ampuh dan terbukti membuat kupat awet sampai waktunya disantap bersama usai pawai.


Tips Agar Sayur Nangka Awet


Menu teman makan kupat yang paling meanstream adalah sayur nangka. Entah bagaimana sayur nangka menjadi lebih enak jika dihangatkan. Karena sayur nangka yang dibuat juga banyak sekali, maka untuk membuatnya pun harus bertahap. 


Sayur ini menggunakan santan yang bisa membuatnya mudah basi atau berubah asam jika tidak dihangatkan.


Cara agar sayur nangka awet terletak pada proses memasaknya. Yaitu dengan memasaknya secara terpisah. Daging nangka direbus sendiri. Santan direbus sendiri, bumbu dimasak terpisah. 


Keesokan harinya, sebelum acara pawai, sayur dihangatkan dengan cara merebus semua bahan.


Lauk pendamping sayur nangka adalah tempe goreng, sambal, serta ayam opor.


Pengajian Umum haul mbah among
Penutupan Haul diisi pengajian umum Gus Abbas



Sepuluh hari yang berkesan sejak tanggal 31 Juli ditutup dengan meriah hari ini, Selasa, 9 Agustus 2022. Kemeriahan acara Haul Mbah Among Rogojati ini tergambar dalam gambar-gambar yang diabadikan para pengunjung.



Semoga seluruh warga Cikadu pada khususnya dan orang Islam pada umumnya selalu mendapatkan keberkahan dan kesejahteraan. Semoga sehat panjang umur agar bisa terus melestarikan budaya.***


05 Agustus 2022

Suka Duka Penyintas Anosmia

Penyebab Anosmia



Istilah Anosmia belakangan sering disebut oleh banyak orang. Konon, anosmia bisa jadi indikator seseorang terpapar virus corona. Sebenarnya, apa sih, anosmia itu?


Anosmia diartikan secara bebas sebagai kondisi seseorang yang tidak peka dalam menghidu bebauan. Syaraf dalam indra penciuman yang bertugas mengirimkan sinyal bebauan yang ditangkap lalu kemudian diterjemahkan oleh otak, tidak bekerja secara optimal. 


Karena syaraf tidak mengirim sinyal aroma secara optimal pada otak, maka otak pun tidak menerjemahkan aroma-aroma apapun pada orang dengan anosmia tersebut. Bisa jadi lambat, atau bahkan tidak sama sekali.


Dari beberapa sumber, penyebab anosmia adalah virus, seperti virus influenza dan yang beberapa waktu belakangan ini merebak yaitu corona virus. Penyebab lainnya adalah kerusakan syaraf setelah terjadi benturan. 


Pada kasus lainnya, anosmia juga bisa terjadi karena faktor genetik / keturunan. Dalam keluarga kami, saya termasuk penyintas anosmia yang disebabkan faktor genetik. 


Setidaknya ada tiga orang dalam keluarga besar kami yang merupakan penderita anosmia, termasuk saya. Faktor genetik ini pula yang membuat beberapa orang dalam keluarga kami menderita buta warna parsial dan buta warna total.



Anosmia, Berbahayakah?



Saat seseorang terkena anosmia, berbagai macam aroma dan bebauan, tidak akan dirasakan. Efek jangka pendek maupun jangka panjang sudah pasti ada. Efek ini bisa membahayakan atau bisa juga tidak.


Anosmia akibat terserang virus bisa sembuh dengan sendirinya. Pada anosmia yang diakibatkan benturan bisa disembuhkan dengan terapi. Namun, anosmia karena faktor genetik belum ada penelitian khusus mengenai pengobatannya.



Efek Saat Terkena Anosmia


Efek jangka pendek pada penderita anosmia, di antaranya,


1. Nafsu makan berkurang


Indera penciuman berkaitan erat dengan nafsu makan. Sensasi aroma pada makanan yang terhirup, merangsang otak untuk merasakannya lewat lidah. Lidah dan hidung seperti dua hal tak terpisahkan untuk menikmati makanan secara maksimal.


Contohnya seperti pada orang yang terserang flu, lidah seolah mati rasa karena hidung tidak dapat membaui aroma makanan. Makan pun terasa hambar.


2. Mood Berkurang


Tidak bisa dipungkiri, mood juga berhubungan dengan indera penciuman. Ketika seseorang mencium aroma wangi dan segar, suasana hati terbawa rasa senang dan ceria. Begitu pun sebaliknya.


Tak heran, bisnis parfum, cologne, deodoran, dan sejenisnya, tidak pernah sepi peminat. Aroma memang sangat mempengaruhi mood seseorang. Dari review berbagai produk dalam blog lifestyle pun, aroma produk sangat penting untuk diulas. 


Ketika seseorang terserang anosmia, aroma-aroma yang bisa membangkitkan mood bagus, tidak tercium sehingga mood bisa berkurang.


3. Tidak Mudah Mengingat Sesuatu atau Seseorang


Salah satu hal yang menakjubkan dari penciuman adalah seseorang dapat mengenali berbagai hal atau bermacam orang, hanya dari mencium aromanya. Bahkan, seseorang bisa menebak jenis kelamin orang lain dari bau badannya meski dengan mata tertutup.


Indera penciuman akan sangat peka terutama saat perempuan datang bulan. Oleh karena itu, perempuan dapat mengingat banyak hal dengan jelas ketika sedang menstruasi. Selain itu, mood mudah berubah-ubah karena aroma sehalus apapun bisa tercium dan mengganggu.


Sebaliknya, ketika sedang terserang anosmia, seseorang susah mengingat orang lain karena tidak mengenali aroma tubuhnya. Begitu pula saat terjadi momen yang melibatkan ingatan akan bebauan, maka ia sulit mengingatnya.



Anosmia Genetik


Pada keluarga kami, kami menderita anosmia karena faktor keturunan. Belum pernah sekalipun kami memeriksakan diri pada dokter karena selama ini kami tidak merasa terkendala dengan kelainan ini.


Berbeda dengan buta warna yang memang ada tes khusus untuk mengujinya, tes anosmia tidak ada. Kami hanya menyadari dengan sendirinya bahwa kami berbeda. Indera penciuman kami tidak se-peka orang lain.


Saya sendiri menyadari hal ini sejak kecil. Ketika teman-teman ribut mempermasalahkan bau apapun, saya jadi orang terakhir yang menyadari adanya bau tersebut.


Mungkin saya menderita anosmia parsial. Saya katakan mungkin karena belum pernah memeriksakan diri pada tenaga kesehatan. Bebauan bagi saya hanya tercium jika dihirup dari jarak sangat dekat dengan hidung. Atau ketika ada yang mengatakan suatu aroma tertentu, saya baru menyadari beberapa saat kemudian dengan menghisapnya perlahan.



Hal yang Perlu Diperhatikan 


Saat ada anggota keluarga yang terkena anosmia, terutama anosmia genetik yang tidak dapat disembuhkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.


1. Bagi penderita.


Hal pertama yang harus diperhatikan adalah menyadari bahwa saya anosmia. Oleh karena itu maka lakukan hal sebagai berikut:


1. Menjaga kebersihan badan dan tempat tinggal.

Karena penderita anosmia tidak peka terhadap bebauan, maka salah satu antisipasinya adalah dengan mencegah bau tak sedap yang bisa muncul dari badan dan tempat tinggal. Hal ini agar tidak mengganggu orang lain di sekitar kita.


2. Memilih pekerjaan yang tidak membutuhkan kepekaan penciuman.

Beberapa pekerjaan membutuhkan kepekaan penciuman tinggi, seperti barista, koki, peracik parfum, dll. Karena anosmia genetik tidak peka terhadap bebauan, sebaiknya pilih pekerjaan yang tidak membutuhkan kepekaan penciuman.


Saya sendiri menjadi MUA dan tailor karena dua pekerjaan ini tidak membutuhkan kepekaan penciuman. Keahlian tangan sangat menentukan. Sepanjang kebersihan diri dijaga, selama ini saya tidak mengalami kendala dalam bekerja.


3. Menghindari aktifitas yang membahayakan akibat kurangnya daya hidu. 

Satu aktifitas yang tidak berani saya lakukan sampai hari ini adalah memasang regulator gas. Alasannya tentu karena saya hanya dapat mencium bau gas dari jarak sangat dekat. Saya khawatir jika regulator tidak terpasang sempurna dan menimbulkan bocor halus, saya tidak dapat menciumnya.


4. Melatih kepekaan daya ingat.

Karena mengingat seseorang dengan aroma sulit dilakukan, saya melatih diri mengingat orang dengan tanda-tanda fisik khas yang terlihat. Seperti tahi lalat, bentuk mata, warna rambut, dll. Selain itu saya juga mengingat orang dari suara, gaya berjalan, gaya berpakaian, dll.


Kurang peka terhadap bebauan, membuat saya lebih peka dalam mengingat sesuatu dari suara yang didengar, mengingat sesuatu dari tempat, hari, tahun, bahkan cuaca saat kejadian, akan tetap diingat.


5. Membangun mood dari dalam.

Mood saya tidak terpengaruh aroma. Saya akan termotivasi dan bersemangat melakukan 

Hal lain yang saya hindari adalah memilih parfum. Saya selalu meminta bantuan suami untuk memilihkan parfum maupun pewangi pakaian. Biasanya dia akan memilihkan beberapa varian, lalu saya coba satu persatu. Saya akan memilih parfum yang soft, aromanya tidak terlalu kuat / tidak menyengat.


6. Menjaga nafsu makan.


Meski indera penciuman tidak peka, saya tidak mengalami masalah dengan nafsu makan. Saya tetap bisa menikmati makanan dengan lezat.


Salah satu cara agar nafsu makan tetap terjaga ialah dengan membaca review dari penikmat makanan. Saya membayangkan lidah saya mengecap makanan lezat itu, lalu mencobanya sendiri saat ada kesempatan. 


Seperti review tentang kimbap enak di Malang ini, tanpa menghidu aromanya saja saya langsung pengin mencoba.



2. Bagi orang di sekitar penyintas

Bagi orang-orang di sekeliling penyintas anosmia, ada juga beberapa hal yang perlu dilakukan, seperti,


1. Membantu penyintas melakukan aktifitas yang bisa membahayakan.

Suami, kakak, bapak, ibu, dan saudara-saudara saya sudah tahu jika saya anosmia parsial dan siap membantu. Contohnya ketika gas habis, mereka akan membantu memasangkan regulator gas.


2. Tidak merendahkan/membuli.

Bagi penyintas, anosmia bukanlah keinginannya. Anosmia, apalagi karena faktor genetik terjadi karena takdir Tuhan. Jadi, sangat tidak layak jika orang direndahkan karena kekurangannya tersebut karena setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan.


3. Tidak menjerumuskan.

Beberapa aroma bisa sangat tidak sedap dan mengganggu. Aroma makanan yang baru saja dimakan, seperti petai, jengkol, durian, bahkan sea food yang lezat, bisa mengganggu orang lain yang menciumnya. Karena itu, jika mengetahui teman atau orang di lingkungan ada penderita anosmia, sebaiknya diberitahukan tentang bau tersebut. Jangan karena tidak enak hati lalu didiamkan yang berakibat penyintas dijauhi orang sekitar.


Demikian pengalaman saya selama menjadi penyintas anosmia. Ada suka ada duka, pastinya. 


Sukanya karena apapun mood dan aktifitas saya tidak terlalu bergantung pada hal lain di luar diri saya, seperti mood dan nafsu makan yang tidak mudah terganggu oleh bebauan. 


Dukanya karena tidak segera mampu menikmati keindahan ciptaan Tuhan seperti wewangian bunga dan berbagai macam aroma alam. Saya harus menciumnya dari jarak dekat sekali agar bisa merasakan sensasi dari aneka bebauan.


Selama ini tidak ada orang yang membuli saya karena anosmia. Saya hidup seperti orang normal pada umumnya dan hampir tidak ada yang menyadari kekurangpekaan saya terhadap bebauan. Saudara dekat yang mengetahui, kadang membuat candaan ringan tentang buta-bau ini, tapi saya tidak mempermasalahkannya.


Apapun itu, saya selalu bersyukur dengan apapun yang diberikan Tuhan. Jika Tuhan berkehendak, amat mudah menjadikan saya sempurna dalam segala hal. Namun, sebab kesempurnaan hanya milikNya, maka dengan ketidaksempurnaan inilah saya bisa selalu mengingat Sang Maha Sempurna.***

02 Agustus 2022

Naikkan Level Finansial, Saatnya Uang Bekerja untuk Anda

 Kebebasan finansial

Menaikkan Level Finansial 



Terlahir dari keluarga petani sederhana, membuat saya memiliki motivasi besar untuk mengubah 'nasib' dan menaikkan level finansial. Bukan karena tidak bersyukur atau merasa bahwa menjadi petani itu tidak mulia. Namun, jika kami bisa mendapatkan kehidupan yang baik, tentu orang tua akan sangat bahagia, kan?

Mungkin itu alasan mengapa saya gemar membaca buku biografi orang-orang sukses. Tak lain untuk memotivasi diri agar tertular semangat positif dalam membangun masa depan.

Kesulitan ekonomi di masa lalu, saya jadikan juga pemicu untuk bisa menaikkan level finansial keluarga.


Menabung Pangkal Kaya, Masih Relevan?


Sejak masih kecil kita diajarkan untuk menabung. Konon, jika rajin menabung kita akan cepat kaya.

Ketika dulu masih kecil, nasihat orang tua untuk rajin menabung adalah salah satu cara agar anak terbiasa untuk berusaha lebih dulu saat menginginkan sesuatu. Kelak, ketika dewasa kita akan tahu bahwa tidak semua keinginan bisa tercapai dengan mudah.

Dalam kehidupan orang dewasa, konsep menabung pangkal kaya tidak lagi relevan. Menabung justru bisa merugikan. Nilai mata uang yang terus merosot, menjadi salah satu alasan mengapa menabung bukan pilihan tepat jika ingin kaya.

Orang-orang kaya dan orang yang ingin menaikkan level finansialnya menjadi orang kaya, memutar uangnya untuk investasi, bukan ditabung.

Menabung uang hanya dilakukan untuk keuntungan jangka pendek. Untuk keuntungan jangka panjang yang berpengaruh untuk kondisi finansial, orang akan memilih untuk membeli aset yang nilainya terus bertambah.


Level Finansial


Level Finansial


Menurut pakar keuangan, ada 5 level finansial, yaitu:


Level 5; Financial Ignorance


Financial ignorance ditunjukkan dengan kehidupan yang masih bergantung pada pihak lain dalam pemenuhan kebutuhan hidup.

Pada level ini, tidak ada perencanaan keuangan dan hanya mengikuti prinsip "menyerahkan nasib pada Tuhan" tanpa diiringi kerja keras. Padahal Tuhan sendiri sudah menegaskan bahwa Dia tidak akan mengubah keadaan suatu kaum/seseorang jika orang tersebut tidak mau mengubahnya.


Level 4; Financial Anxiety



Orang pada level finansial anxiety sudah lebih tertata dan menyadari pentingnya pengelolaan keuangan. Namun, ia belum bisa menerapkan pengelolaan yang baik dan selalu khawatir, belum bisa menabung, serta sering membandingkan diri dengan pencapaian orang.


Level 3; Financial Maturity


Pada level ini orang biasanya memiliki dana darurat yang jumlahnya 3-6 kali lipat dari penghasilan tiap bulan.

Ia sadar tentang rencana keuangannya sehingga segala risiko yang mungkin terjadi telah dipikirkan dengan baik, salah satunya dengan kepemilikan asuransi kesehatan.

Pada level ini, orang sudah mulai memikirkan untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aspek lain. Makanya, kebanyakan orang di level ini mulai mencoba untuk melakukan investasi atau membuka bisnis sampingan untuk meningkatkan kekayaan.


Salah satu peluang meningkatkan pendapatan untuk naik ke level finansial yang lebih tinggi adalah dengan trading menggunakan aplikasi HSB.

HSB merupakan platform Trading Online Terpercaya di Indonesia. Aplikasi ini mudah diikuti bahkan oleh trader pemula yang belum memiliki pengalaman.

Pergerakan pasar saham dan quotes trading Forex dapat dengan mudah diikuti dengan mengunduh aplikasi HSB Investasi melalui Play Store atau App Store. Aplikasi ini memungkinkan bagi orang seperti saya yang masih pemula dan minim pengalaman di bidang jual beli saham dan investasi.

Dengan mengalokasikan dana minimal $100, kita bisa mulai bergabung dan transaksi jual beli saham melalui perusahaan trading no. 1 di Indonesia ini.

Di sinilah uang akan 'hidup' dan bekerja untuk pemiliknya.


Trading forex



Level 2; Financial Pride


Pada level ini artinya seseorang tak perlu lagi pusing memikirkan penghasilan aktif karena hidup dengan bergantung pada penghasilan pasif sudah lebih dari cukup.

Uang yang diinvestasikan baik untuk membeli aset maupun investasi sudah menghasilkan penghasilan pasif yang banyak.


Level 1; Financial Wellness


Di level ini orang sudah bisa dikatakan kaya raya dan kehidupannya telah terjamin dalam jangka panjang.


Nah, tentu saya juga ingin menaikkan level finansial keluarga agar makin baik dari hari ke hari.

Investasi dan perdagangan di HSB sebagai Platform Trading Forex Saham dan Komoditas Indonesia, membuka potensi seluas-luasnya untuk memberdayakan uang. Alih-alih ditabung yang bisa menurun nilainya, dengan terjun ke bidang ini, uang akan bekerja untuk pemiliknya.**
22 Juli 2022

Kanzus Sholawat, Tempat Berkumpul Para Pecinta Nabi

Kanzus Sholawat, Tempat Berkumpul Para Pecinta Nabi dari Berbagai Kalangan


Minggu lalu saya mendapatkan job wedding di dusun kecil yaitu Dusun Mundong, Desa Tlagasana. Hari itu kebetulan adalah hari yang padat. Dalam satu kecamatan Watukumpul, ada 14 pasangan yang akan meresmikan pernikahan. 

Problem bagi WO manakala mendapati hari yang padat salah satunya adalah sulit mencari Master of Ceremony (MC) untuk memandu acara adat.

MC dalam perhelatan pernikahan tradisional terutama adat Jawa, memang bukan sembarang MC. Selain bisa menghidupkan suasana, menertibkan jalannya acara, ia juga harus paham tentang tata cara adat Jawa, harus bisa nembang atau ngidung tembang Jawa, mengerti, memahami, serta bisa ber-Bahasa Jawa yang halus (kromo inggil).

Beruntung saya dan tim Rumah Tsabita Cikadu sudah mengenal banyak MC di sekitar Pemalang, Tegal, Purbalingga, dan Pekalongan. Jika tidak mendapatkan MC yang dekat karena kalah cepat dengan perias lain, saya bisa mendapatkan MC yang bagus meski dari tempat yang jauh.


Ki Suryo, Dalang Pemalang


Tanggal 14 kemarin, di tengah sulitnya mencari MC, saya beruntung karena Ki Suryo, dalang kenamaan di Pemalang ini, bersedia mengisi dan memandu acara adat calon pengantin saya.

Ki Suryo bukan sekedar MC. Beliau adalah dalang yang cukup terkenal dengan jam terbang tinggi sebagai MC dan dalang wayang. Kemampuan beliau tentu tak diragukan lagi.


Kanzus Sholawat Habib Lutfi
Kiri: Ki Suryo saat menjadi MC / Panotocoro
Acara adat pengantin Jawa 
Kanan: Ki Suryo bersama Ki Manteb Sudarsono
dan Bapak Iskandar 



Saya sering merasa Alloh begitu baik pada saya dan tim. Saya selalu tertolong karena Ki Suryo 'ndilalah' sedang kosong tidak ada jadwal saat seringkali saya kesulitan mendapatkan MC, termasuk tanggal 14 kemarin.

Ki Suryo sendiri merupakan budayawan yang beruntung dapat hadir dalam perhelatan tahunan dalam Majelis Kanzus Sholawat Habib Lutfi bersama para budayawan lain serta habaib dan ulama'. 


Kanzus Sholawat 


Majelis Kanzus Sholawat yang bertempat di Jalan Dokter Wahidin No. 70 Noyontaan, Pekalongan Timur Kota Pekalongan ini, mengadakan perhelatan besar satu tahun sekali setiap bulan Maulud / Robiul Awwal dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad s.a.w.



Profil Habib Lutfi


Maulana Habib Lutfi bin Ali bin Yahya dilahirkan di Pekalongan pada Hari Senin pagi, tanggal 27 Rajab 1367 H atau 10 November 1947 M.


Nasab Habib Lutfi 

 

1. Nasab Habib Lutfi dari Ibu


Habib Lutfi dilahirkan oleh syarifah (perempuan mulia) bernama dan bernasab sayyidah al Karimah as Syarifah Nur binti Sayid Muhsin bin Sayid Salim bin Sayid Al Imam Shalih bin Sayid Muhsin bin Sayid Hasan bin Sayid Imam 'Alawi bin Sayid Al Imam Muhamad bin al Imam 'Alawi bin Imam Al Kabir Sayid Abdullah bin Imam Salim bin Imam Muhammad bin Sayid Sahal bin Imam Abd Rohman Maula Dawileh bin Imam 'Ali bin Imam 'Alawi bin Sayidina Imam Al Faqih Al Muqadam bin 'Ali Baa 'Alawi.

2. Nasab Habib Lutfi dari Ayah


Rasulullah Muhammad saw
Sayyidatina Fatimah Az Zahra & Amirul Mukminin Ali bin Abi Tholib 
Imam Husein Ash-Sibth
Imam Ali Zainal Abiddin
Imam Muhammad Al Baqir
Imam Ja'far Shodiq
Imam Ali al-Uraidhi 
Imam An Naqib
Imam Isa An Naqib ar-Rumi 
Imam Ahmad Al Muhajir
Imam Ubaidulloh
Imam Alwi Ba'alawi 
Imam Muhammad
Imam Alwy
Imam Ali Khali Qasam
Imam Muhammad Shahib Marbath 
Imam Ali
Imam Al Faqih Al Muqaddam Muhammad Ba'Alawy 
Imam Alwy Al Ghuyyur
Imam Ali Maula Darrak 
Imam Muhammad Maulad Dawileh 
Imam Alwy An Nasiq
Al Habib Ali
Al Habib Alwy
Al Habib Hasan
Al Habib Yahya Ba'alawy 
Al Habib Ahmad
Al Habib Syekh 
Al Habib Muhammad
Al Habib Thoha
Al Habib Muhammad Al Qodhi 
Al Habib Thoha
Al Habib Hasan
Al Habib Thoha
Al Habib Umar
Al Habib Hasyim
Al Habib Ali
Al Habib Muhammad Luthfi


Profil Habib Lutfi
Kiri: Habib Lutfi bersama Ki Manteb Sudarsono 
Kanan: Habaib berkumpul dalam Majelis Kanzus Sholawat 


Panjang Jimat


Indonesia memang negara yang sangat kaya dengan budaya. Salah satu kekayaan yang menarik bagi masyarakat adalah acara budaya yang diadakan oleh Majelis Kanzus Sholawat yaitu Panjang Jimat. 

Panjang Jimat merupakan rangkaian acara dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad. Menurut beberapa sumber, Panjang Jimat diambil dari kata Panjang dan Jimat yang maksudnya adalah sePANJANG masa / selama hidup. JIMAT merupakan singkatan dari siJi diruMAT, artinya satu yang harus dirawat dan dijaga yaitu syahadat.

Bisa diartikan Panjang Jimat maksudnya adalah agar orang Islam menjaga/merawat syahadatnya sepanjang hayat.

Saya pernah mengikuti Pawai Panjang Jimat saat dilaksanakan sebelum pandemi melanda. Panjang Jimat diadakan setiap tahun, tetapi selama pandemi acara besar ditiadakan.

Saat itu acara pawai berlangsung meriah. Berbagai elemen masyarakat mengikuti pawai sambil menampilkan berbagai atraksi menarik.

Jika di Pekalongan kita bisa menyaksikan wisata budaya seperti Panjang Jimat Kanzus Sholawat ini, Kota Madura juga memiliki banyak pesona wisata. Apa saja wisata di Madura? Yang pasti bukan hanya karapan sapi ya, tentu tak kalah menarik dengan wisata lain di Indonesia.

Saya termasuk orang yang sangat menikmati setiap budaya dari daerah mana saja. Jika sedang banyak waktu luang, saya membaca catatan perjalanan ke berbagai daerah melalui blog travelling. Dari sana banyak rekomendasi tempat-tempat menarik untuk dikunjungi.

Termasuk kemeriahan Panjang Jimat ini pun, sebelum menyaksikan langsung, saya sudah membaca tulisan dari orang yang sudah mengikutinya langsung. Memang sangat meriah. Puas rasanya bisa menyaksikannya sendiri saat itu. Banyak wisatawan yang menantikan momen perhelatan ini.