Tren Make Up 2017 Bersama Inez Cosmetics

Tags


Minggu dibulan Januari 2017 tepatnya tanggal 22, Himpunan Seluruh Pendidik Indonesia (HISPI) Cabang Pemalang yang diketuai Ibu Hj. Sriyatun Fandholi, S. Pd. bersama INEZ Cosmetics mengadakan seminar tren make up 2017.

Bertempat di gedung serba guna DISTARASTRA Pemalang, acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah sambutan ketua panitia, diikuti pula sambutan-sambutan oleh Ketua HISPI Provinsi Jawa Tengah, serta sambutan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Pemalang.

Acara berikutnya adalah pemotongan tumpeng, yang menandai tasyakuran atas diwisudanya enam orang yang telah mengikuti uji kompetensi instruktur jahit dan instruktur rias pengantin, yang kemudian diteruskan dengan penyematan pin dan penerimaan sertifikat secara simbolis dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi Pendidik Kursus & Pelatihan Pendidikan Non Formal (LSK PKP PNF) yang juga dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Olah Raga.

Rangkaian acara inti pada hari itu ditutup dengan doa. Namun demikian, peserta seminar masih akan disuguhi acara berikutnya yang tentu sudah ditunggu-tunggu yaitu demo make up bersama INEZ Cosmetics.  Sembari menunggu persiapannya, dibawakan lantunan lagu-lagu populer oleh Organ Tunggal Sartika Nada.

Seminar yang menghadirkan nara sumber make up artis Mba Pipit dari Pipit Wedding Organizer Jepara pun segera dimulai. Demo make up yang pertama adalah rias pengantin Bali Agung Modifikasi. Mba Pipit dengan keahliannya yang sudah tak diragukan lagi, mendemonstrasikan make up menggunakan produk-produk dari INEZ Cosmetics.




Menurut Mba Pipit, tren make up 2017 sekarang sudah tidak menggunakan scott pada kelopak mata. Melainkan teknik yang digunakan adalah dengan dijahit (cut rise). Mba Pipit memadukan hampir semua warna eye shadow namun tetap menonjolkan pakem rias Bali Ageng yaitu gold dan hijau kebiruan. Ditangan Mba Pipit, warna-warna itu membaur dan membentuk mata sang model yang sayu menjadi hidup dan bersinar indah.

rias pengantin Bali Agung oleh Mba Pipit


Mba Pipit juga memberikan tips membentuk alis tanpa dikerik, yaitu menutupnya dengan conseiler. Selain itu tips lainnya adalah pemasangan bulu mata bawah, agar lebih mudah, terlebih dulu bulu mata dipotong menjadi dua pada bagian tengah lalu dipasang satu persatu.

Mba Pipit dari Jepara sedang mengisi acara demo rias pengantin 


Hal lain yang tak kalah penting adalah teknik contouring atau pembentukan kontur wajah untuk menampilkan bentuk wajah yang lebih tirus dengan shading dalam menggunakan perpaduan warna-warna terang dan gelap pada foundation cream. Selain itu, disempurnakan pula dengan bedak padat yang berbeda warna. Warna gelap digunakan untuk membentuk tulang pipi yang lebih menonjol dan membentuk hidung agar lebih mancung. Warna terang digunakan untuk area T yaitu bagian atas alis dan hidung, bagian bawah mata, dagu, serta bagian bawah tulang pipi.

Diakhir demonstrasinya, mba Pipit menyempurnakan make up dengan finishing powder untuk memberikan kesan glowing dan blink-blink yang mewah pada pengantin.

Demonstrasi kedua adalah rias pengantin modern internasional. Teknik yang sama digunakan oleh mba Pipit pada demo sebelumnya. Namun kali ini beliau menggunakan eye shadow warna-warna natural seperti cokelat, sedikit merah gelap, sedikit biru gelap, silver, hitam, yang diblur menyatu dengan make up keseluruhannya.

rias pengantin modern internasional yang lebih natural


Tehnik yang sama pun selanjutnya diperagakan pula pada riasan Betawi Modifikasi, dengan tidak meninggalkan pakemnya pada riasan mata yaitu merah bata dan kehijauan.

Acara yang berlangsung meriah itu memberi kesan mendalam pada peserta seminar. Semuanya mengikuti dengan antusias. Tak lupa sebagai kenang-kenangan, mereka ada yang berfoto bersama, bernyanyi bersama nara sumber, dan   ada pula yang menanyakan akun Instagram dan bertukar pin BB. Para peserta pun pulang dengan rasa puas mendapat ilmu dari Sang Ahli, yang amat bermanfaat bagi mereka yang juga berprofesi sebagai perias pengantin.

penulis menyempatkan diri berfoto dengan nara sumber


Blog tentang fashion, beauty, dan budaya