18 Oktober 2020

6 Aktifitas Mengisi Waktu Selama Masa Hamil Trimester Pertama Meski Morning Sickness Melanda

Tags

morning sickness



Morning sickness sering dialami sebagain besar perempuan hamil pada trimester pertama, tepatnya usia kehamilan 6 minggu sampai bulan ketiga. Mual, muntah, lemas, dan tak enak badan merupakan reaksi alami tubuh saat terjadi perubahan hormon. Banyak aktifitas yang terganggu gara-gara mengalami morning sickness pada masa hamil trimester pertama.

Meski menyiksa, mari kita lihat sisi baiknya. Para peneliti konon menemukan hasil menakjubkan sehubungan kehamilan yang mengalami morning sickness yaitu: 
  • resiko kelahiran prematur yang lebih rendah
  • resiko keguguran lebih rendah 
  • memiliki kemungkinan lebih besar untuk melahirkan bayi yang cerdas 
  • resiko lebih kecil janin mengalami kelainan organ dalam 
  • pertanda kehamilan yang sehat. (Woman's mag health, 10/08/14) 

Meski demikian, bukan berarti ibu hamil yang tidak mengalami morning sickness adalah kehamilan yang tidak sehat. Sebab reaksi tubuh setiap orang dalam merespon perubahan dalam dirinya itu berbeda-beda. 

Intinya: nikmati saja bagaimana pun keadaan yang sedang terjadi dengan kehamilan di trimester pertama. Pikirkan sisi positif segala sesuatu agar makin enjoy menjalani hidup. 

Bagaimana cara mengantisipasi saat sulit itu? 

Kalau saya, cari kesibukan dan aktifitas yang tidak menguras banyak energi (baca: bisa sambil rebahan). 

Jujur, karena terbiasa bekerja dan bergerak, setiap hari melakukan dan menghasilkan sesuatu, ada rasa 'bersalah' dalam hati jika menjalani masa-masa trimester pertama tanpa berbuat apa-apa. Nah, di bawah ini beberapa hal yang bisa dilakukan agar masa-masa trimester pertama kehamilan tetap berfaedah meski morning sickness melanda.


1. Utak atik blog


Salah satu aktifitas yang bikin candu banget buat saya belakangan ini untuk mengisi waktu luang di sela kesibukan di Rumah Tsabita adalah nge-blog. Maka ketika saat ini saya mengalami morsick, blog adalah pelarian paling tepat.

Tak perlu nulis atau mikir banyak-banyak jika terlalu 'malas', bisa dengan blogwalking saja sesama blogger. Bisa pula utak atik tamplate, sukur-sukur bisa nabung ide di draft postingan, dll.

Saya sempat ganti template akhir bulan September lalu. Tapiii... ternyata saya nggak bisa semudah itu berganti ke lain hati template lain. Hiks!

Saya termasuk jenis orang yang sangat sulit melepaskan diri dari 'benda-benda' lama. Termasuk dengan hewan peliharaan, manusia/orang, sulit buat saya untuk bisa berpisah orang yang terlanjur dekat. Seperti manusia, 'benda-benda' yang berharga itu seperti memiliki nyawa yang mengikat emosi saya secara amat personal.

Template blog Lasmicika ini juga seperti itu. Sering eror gara-gara diutak-atik tanpa ilmu, hehe... lalu dibetulin lagi dengan berbagai trial eror, bikin template ini meninggalkan kesan mendalam. Pas kemarin ganti template dengan yang baru, saya nangis saking sedihnya.

Oke, mungkin ini juga akibat perubahan hormon ya, yang bikin mood berubah-ubah nggak menentu. Yang pasti utak-atik blog itu cukup 'menghibur' untuk mengisi waktu selama masa-masa morsick.


2. Edit-edit cerita di wattpad


Nah, saya tuh sebelum nulis blog sudah lebih dulu nulis beberapa cerita di Wattpad dengan nama akun Lasmicika1911. Berhubung banyak kesibukan dan keasyikan ngeblog, menulis di Wattpad tidak lagi menjadi prioritas utama dalam satu tahun terakhir.

Karena sering lemas dan hanya bisa rebahan di masa awal kehamilan seperti ini, maka hobi menulis di Wattpad bisa dijadikan pelarian agar tak terlalu wasting time. Satu cerita yang belum saya rampungkan bagian endingnya saya edit lagi per babnya dan menambah banyak view setelah di publish berkala tiap akhir pekan.

Lumayan sih, hingga hari ini cerita ini sudah mencapai 200.000 viewers sejak pertama kali dipublish tahun lalu. Sudah dilamar beberapa penerbit minor untuk diterbitkan secara indi atau self publishing. Namun, saya masih bercita-cita akan menerbitkan cerita ini di penerbit mayor. Mudah-mudahan bisa terealisasikan suatu hari, jika pandemi ini sudah berakhir.

Sedih, beberapa penerbitan buku baru dari penulis ternama pun di-cancel gara-gara pandemi. Apalagi penulis baru seperti saya, ya kan, harus benar-benar mati-matian jika ingin sukses menerbitkan buku di penerbit mayor. 

Lagi-lagi, suatu hari mudah-mudahan mimpi saya punya buku solo terbit mayor bisa terwujud. Aaamiin. Cita-cita ini memang mimpi yang tak pernah selesai.


3. Browsing random info macam-macan di internet


Nggak bisa dipungkiri, internet saat ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tak hanya di perkotaan, di pedesaan bahkan pelosok kampung pun, internet sudah menjadi kebutuhan sekunder, katakan saja begitu jika ditempatkan pada kebutuhan primer terlalu berlebihan.

Sambil rebahan, lemas, lesu tak karuan gara-gara morsick, saya biasanya browsing macam-macam info secara random. Apa yang terlintas di kepala saya cari info lebih dalam di internet. Lumayan nambah pengetahuan sih, meski kebanyakan yang saya cari hal-hal ringan saja, seperti cara transfer pulsa provider A, cara bikin pembatas buku dengan daun kering, ya gitu-gitu lah.


4. Meminjam dan membaca buku di Ipusnas


Ipusnas adalah sebuah aplikasi yang diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional RI sebagai media para penggemar buku untuk meminjam buku secara online. Bagi saya yang tinggal jauh dari kota, keberadaan Ipusnas sangat membantu untuk mendapatkan banyak buku bagus tanpa harus membeli.

Nah, seiring menurunnya gairah menulis di Wattpad, aktifitas membaca buku dan novel di Ipusnas, sempat menurun belakangan ini. Berhubung pada masa trimester pertama kehamilan ini saya punya banyak waktu di tempat tidur, maka saya balik lagi jadi sering meminjam buku di Ipusnas.

Buku Novel Seri Si Gila Belanja karya Shopie Kinsella sudah hampir separuhnya saya habiskan. Total ada 4 judul dalam serial ini yang sudah saya lahap sambil rebahan di kamar. Satu bukunya terdiri dari hampir 500 halaman. Satu buku ini saya habiskan dalam 4 sampai 5 hari sampai harus download ulang dua kali karena batas waktu peminjaman buku hanya 3 hari.


5. Cari job online


Belakangan saya rajin ikutan beberapa campaign produk di medsos. Selain karena pekerjaan ini cukup ringan dan bisa dilakukan sambil rebahan, juga agar saya tetap ada pemasukan dan penghasilan dong. Sejak terkena serangan morning sickness awal bulan ini, aktifitas menjahit dan membuat pesanan pakaian jadi langsung hentikan. 

Rencananya, nanti setelah masuk trimester kedua, baru akan dibuka lagi order jahitan yang baru.


hamil trimester pertama
Tetap nge-job make up meski hamil trimester pertama

6. Tetap bekerja offline


Apa selama mengalami morsick di trimester pertama ini semua pekerjaan dihentikan? Tidak.

Saya masih tetap bisa pergi make up in pengantin seperti biasa. Hanya saja, beberapa tugas saya alihkan pada asisten. Jadi tugas saya berkurang banyak, hanya merias pengantin saja, perihal wardrobe dan segala printilannya dikerjakan asisten.

Selain merias pengantin, saya juga masih menerima pesanan seragam untuk 25 stel kebaya. Dua hari berturut-turut saya beserta suami mencari bahan brokat ke Tegal dan ke Pekalongan. Normalnya, perjalanan ke sana butuh dua jam loh. Bolak balik total perjalanan menjadi 4 jam perjalanan dengan roda dua. 

Kuat? Insya Alloh kuat, meski berkali-kali harus berhenti beristirahat dan rebahan di masjid-masjid pinggir jalan yang kami singgahi. Lalu perjalanan kami menjadi 3 jam sampai tujuan. Wkwkwk....

Untung pesenan kebaya seragam ini baik-baik semua. Ibu-ibu perias pengantin yang terhimpun dalam HARPI Melati Cabang Watukumpul ini memercayakan pembuatan seragam organisasi pada Rumah Tsabita. Nggak ada lah itu drama seperti saat pembuatan gaun pengantin pertama. Hehe.

Begitu lah. Kita tetap bisa beraktifitas dan bekerja dengan catatan, tetap tidak melebihi kekuatan fisik ya. Dan yang paling mengerti batas kekuatan tubuh itu ya diri sendiri. Secara alami tubuh akan memberikan alarm kapan kita bisa beraktifitas dan kapan kita harus berhenti.

Itu dia beberapa 6 aktifitas mengisi waktu selama masa hamil trimester pertama meski morning sickness melanda.Tetap bisa macam-macam kan? Perhatikan kondisi tubuh, itu aja sih kuncinya. Ada yang punya pengalaman menarik lain selama hamil muda? Share di kolom komen ya.***



Blog tentang kecantikan, make up, fesyen dan mode, dan budaya

18 komentar:

  1. Kegiatan-kegiatannya menarik Mbak.
    Btw, selamat ya Mbak atas kehamilannya. Semoga lancar hingga persalinan nantinya. Aamiin..

    BalasHapus
  2. Kalau saya terus cari apa ya
    Lagi cari kerja online dan offline belum nemu juga
    Jadi inginnya tidur terus
    Seandainya melek, paling melamun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jalan-jalan sambil bikin video mas. Biar ngga ngantuk

      Hapus
  3. syukuran ya mbak masih bisa beraktivitas dengan baik, seperti membaca, ngeblog juga. sehat sehat mba lasmi dan adik bayi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin atas doanya mba.
      Iya kalo terbiasa kerja justru bosen kalo diem doang.
      Jadi ya cari kesibukan. Hehe

      Hapus
  4. Yaa apapun waktu luang yang kita kerjakan selama dalam masa kehsmilan, Selagi tidak mengganggu fisik dan jabang bayi kita Noproblem sih sebenarnya. Asalkan jangan sampai kelelahan. Karena setiap ibu yang mengandung punya pertahanan tubuh yang berbeda-beda..😊😊

    Dan tips diatas mungkin bisa jadi solusi bagi ibu yang sedang hamil tetapi ingin sedikit cari kesibukan serta wawasan...Meski lebih bagus dibawa santai saja setiap menjalankan aktifitasnya..😊😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul.
      Tetep sesuaikan kondisi dan jangan sampai kelelahan, apalagi trimester pertama.

      Kalau capek ya rebahan aja.
      Kalau berasa seger, kerja dikit-dikit biar ngga bosan.

      Hapus
    2. Wuaah .. keren euy nasehatnya mas Satria ..
      Pernah ngerasain kehamilan ya ?, wakakakaka

      Hapus
    3. Hehe iya tuh
      Mas Satria pasti perhatian banget pas istrinya hamil. Jadi tau banget tentang kehamilan.

      Hapus
  5. Oh mbak Lasmi lagi ngisi lagi, selamat ya mbak.

    Banyak juga kegiatan selama trimester pertama kehamilan ya, dari mulai blog walking, baca buku di iPusnas, bikin cerita lagi di wattpad dll. Tapi salut masih terima order jahitan, mana 25 step lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih mas Agus.
      Ini juga karena ordernya santai ngga ditarget harus segera jadi.

      Kalau ditarget saya ngga sanggup juga.

      Hapus
  6. Seabrek juga kegiatan seru hariannya, kak ... tapi memang banyak gerak bagus loh buat ibu hamil.
    Semoga nantinya persalinan berjalan lanar ya, ikut kudoakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.
      Makasih doanya.

      Iya ya katanya bagus juga ibu hamil banyak gerak. Asal geraknya ngga membahayakan fisik ya. Hehe

      Hapus
  7. Wih, riasannya bagus banget, ini mah udah pro.😃

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah sudah jadi pekerjaan tetap dan jadi jalan rizki bagi keluarga kami.

      Rizki nya calon debay juga hehe :))

      Hapus
  8. Salam kenal, mbak.. Ini pertama kali aku berkunjung ke blog ini.
    Btw, selamat atas kehamilannya yaa.. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga.
      Makasih sudah berkunjung :)))

      Hapus

Terima kasih sudah berkunjung. Ditunggu tanggapan dan komentarnya ya.