Mencicipi Es Krim Lezat Di Cimory Riverside

Sebelum ke tempat ini, saya hanya tahu jika Cimory itu merek susu sapi yogurt. Anak-anak sangat menyukai rasanya yang segar. Tak jarang jika pergi ke minimarket mereka membelinya dan diminum saat masih dingin segar, segera setelah diambil dari dalam lemari pendingin (showcase).
Nah, akhir tahun lalu, saat berangkat menuju ke villa di Puncak Bogor untuk menginap dan liburan tahun baru bersama keluarga besar, kami menyempatkan mampir ke Cimory Riverside.

Cimory Riverside terletak di Jln. Raya Puncak Km 76, Ds Cipayung, Mega Mendung Bogor 16750. Jarak dari The Ranch Bandung hanya sekitar 500m. Jika kami mampir ke The Ranch saat pulang, kami justru mampir di Cimory Riverside ini dalam perjalanan berangkatnya.

Cimory Riverside ini buka pukul 07.00 s.d. 22.00 WIB. Di sini, ada tiga wahana seru yang ditawarkan yaitu Museum Lulu, Monster Aquarium, dan Cimory Forest Walk. Masing-masing wahana ini harus membeli tiket dulu, ya Sist.

1. Museum Lulu


Untuk masuk ke museum ini kita harus membeli tiket sebesar Rp 30.000,- untuk Senin - Jumat (weekdays) dan Rp 40.000,- untuk Sabtu dan Minggu (weekend). Konon, Museum Lulu ini museum 3D terbesar di Puncak. kami tak masuk ke dalam dan hanya melihat-lihat saja dari luar.

 

2. Monster Aquarium

 

Tempat ini berisi aneka binatang laut dalam aquarium raksasa. Untuk masuk ke dalam kita harus membeli tiket Rp 15.000,-. Karena anak-anak tampak tak terlalu antusias, kami pun tidak masuk ke dalam.

 

3. Cimory Forest Walk

 

Nah, untuk bisa lebih dekat di area sepanjang riverside ini, kita harus membayar tiket sebesar Rp 15.000,-. Tak hanya bisa berjalan-jalan melihat pemandangan alam yang indah, di sini ada juga peternakan sapi dan kebun binatang mini. Kabarnya, sekarang ada juga taman lampion yang baru di bangun. Saat kami ke sana, taman lampion ini belum ada.

maskotnya lucu menggemaskan

Sebenarnya ingin sekali kami makan siang di restoran yang terletak di tepi sungai itu dan mencicipi aneka menu yang menggoda selera. Semacam sensasi baru, karena bangunan resto memang dibuat agak tinggi. Dari tempat itu kita bisa melihat view Cimory Riverside yang indah dan asri alami. Saya membayangkan sungai Watu Sewidak di kampung saya jika dibuat seperti ini, pasti indah dan juga banyak diminati pengunjung. Ingin terus berlama-lama di sini. Sayangnya, kami dalam perjalanan berangkat menuju puncak. Jadi, kami tak bisa menikmati tempat ini lebih lama. Kami hanya bermain sebentar di playground sambil makan es krim serta bergantian pergi ke kamar kecil sebelum melanjutkan perjalanan. Tak lupa foto dulu di depan botol susu.

sama tinggi dengan botol susu

generasi susu

Saya sempat masuk ke Factory Outlet (FO). Banyak benda lucu yang bisa dijadikan oleh-oleh. Lain kali jika main ke sini lagi, harus benar-benar dipertimbangkan waktunya. Kami memang lumayan terburu-buru agar tak terjebak sistem buka tutup jalan naik ke puncak.

Meski hanya mampir dan belum puas meng-eksplore semua wahana yang ada di Cimory Riverside ini, anak-anak tampak cukup puas. Mereka bilang es krimnya enak. Mudah-mudahan kami bisa ke sana lagi jika ada waktu dan rejeki lebih.***

bermain di play ground, gratis, es krimnya yang bayar

Mbah Kakung yang sabar menemani cucu-cucunya bermain

Blog about fashion, beauty, and culture

18 comments:

  1. Gw kalo inget cimori ingetnya yogurt, wkwkwkwk


    Btw, salam kenal mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.
      Saya juga gitu. Ini anak-anak yang tau duluan lho tempat ini. Saya ngikutin mereka aja.

      Salam kenal juga ^=^

      Delete
  2. Wah, jadi pengen jalan2 kesana juga, mengingat saya juga suka susu, hahaha... btw, thanks buat infonya.

    ReplyDelete
  3. Asik jalan jalan pingin makan di restronya...lapar nih

    ReplyDelete
  4. Bicara masalah es krim, ditempat saya ada es krim enak loh mbak, itu loh es krim yang dicampur dengan daun untuk es dawet.Harganya jg murah, bisa 3 rebo/porsi.

    Ohy..pencahayaan fotonya keren banget mbak, terang kayak bulan Purnama,,, :) apalagi pas lihat buk ibuk yang berpose di dekat botol minuman...mmmm...kayak foto model bangetz.kerenn....

    Tapi foto diri Mbak yang mana yah...? hahahah. jadi kepo nih..wkwkwkw.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Es krim dicampur daun? Daun apa tuh?
      Ooh, cendol? Et dah! Hehe..

      Pas siang2 dan di luar ruangan jadi fotonya terang. Kalau dalam ruang gelap. Maklum hape kaleng-kaleng ^o^

      Delete
  5. Pernah kesini beberapa bulan lalu tapi makan aja hehe. Ternyata banyak juga yaaa wahananya... yg sy tau cuma yg 3D itu tuh karena lihat balihonya di perjalanan.

    ReplyDelete
  6. Ya ampon, saya pengen eskrim dari kemarin belum keturutan :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli saja Kak, atau bikin sendiri kalau bisa bikjn sendiri.

      Delete
  7. Salah satu alasan beli Cimory ya karena ini produk lokal! Yeay!
    Mudah2an sekeluarga bisa liburan all-day di sana lagi, Mbak, gak sekedar mampir doang. Haha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, pengin ke sini lagi anak-anak juga. Sudah mau akhir tahun lagi, mereka suka tanya kapan ke puncak lagi. Hehe

      Delete
  8. Saya suka banget yogurt Cimory lebih enak daripada yogurt yang biasa saya minum dari sejak kecil. Rasa buahnya pun pas. Bulan lalu beli ukuran kecil satu pak rasanya tidak puas. Palung juga langsung menghabiskannya beberapa di luar toserba Yomart sambil duduk dulu di kursi sana. Sepertinya jika kami ke sana lagi harus borong Cymory jika ada rezeli. Saya, sih, pengenm kemasan besar biar puas, hi hi.
    Es krim gitu jadi pengen coba. Cimory bikin hepi.,

    ReplyDelete
  9. Serunya klo makan di sini duduk yg tempat duduknya ngadep sungai, sekalian foto deh, spot ny kece bgd. Tp pas aku k sana penuh bgd, mana bawa baby jd bawaannya ga nyaman d restonya lama2. Huhu.. akhirnya jalan ke mini zoo nya. Lumayan buat anak2 mini zoo nya pd seru2an liat binatang walau isinya kebanyakan unggas n burung doank 🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jadi rebutan emang tempat duduk paling pinggir yang ngadep sungai itu. Lama pula ya ternyata. Jadilah nyari spot lain. Iya, unggas doang ^o^

      Delete