Tampilkan postingan dengan label craft. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label craft. Tampilkan semua postingan
16 Januari 2020

Tak Bisa Jauh dari Bunga, Untung Ada Flower Advisor!

Saya adalah salah satu penggemar bunga. Bisa dibilang, hidup saya tak bisa lepas dari bunga. Dari aktifitas keseharian hingga pekerjaan pun saya selalu melibatkan bunga. Tak bisa jauh deh dari bunga. Ibaratnya saya cari makan juga dari bunga. Haha!

Bukan, saya bukan penjual bunga tapi jenis usaha yang saya geluti sangat lekat dengan bunga.

Yess, sebagai pemilik usaha Wedding Organizer (WO) di bawah bendera Rumah Tsabita di kota kecil tempat saya tinggal, saya mengatur urusan dari hulu ke hilir segala tetek bengek persiapan acara pernikahan klien.

Perbedaan WO di kota kecil dengan kota besar adalah WO di kota kecil biasanya memiliki tim dekorasi sendiri alih-alih ber-patner dengan vendor dekorasi seperti di kota besar. Ada keuntungannya juga hal ini. Selain bidang usaha makin luas dan bisa merekrut lebih banyak tenaga kerja, WO kami juga dapat menyesuaikan selera klien berdasarkan budget karena tim dekorasi dikelola sendiri.

Begitu pula dengan kebutuhan bunga untuk dekorasi, kami bisa memiliki kebebasan pilihan secara mandiri, yang tentu saja bisa disesuaikan dengan permintaan klien.

Kenapa sih, harus ada bunga di pesta pernikahan?

Menurut saya bunga tidak sekedar 'benda' yang indah. Lebih dari itu, makna yang terkandung di dalamnya amatlah dalam. Bahkan ada pepatah "katakan cinta dengan bunga".

Itu bukan hal yang berlebihan. Bunga memang mampu mewakili berjuta kata dan ribuan kalimat. Bunga juga mewakili rasa bahagia, yang kemudian dibahasakan menjadi 'perasaan yang berbunga-bunga'

Nah, sebab pernikahan ibarat pintu gerbang menuju sebuah kehidupan yang penuh keindahan, maka dalam pesta pernikahan pun keberadaan bunga hampir tak dapat dipisahkan. Apalagi sekarang ini memesan bunga semudah sentuhan jari. Pembeli dan penjual bisa terhubung secara online 24 jam! Selain itu, pengirimannya pun mudah dan cepat. Toko bunga Jakarta selalu memberikan pelayanan terbaik bagi pemesan. Salah satunya adalah Flower Advisor.


Beberapa contoh manfaat bunga dalam sebuah acara pernikahan


1. Bunga untuk dekorasi pelaminan


Yang pertama dan utama penggunaan bunga dalam sebuah perhelatan pernikahan adalah dekorasi pelaminan. Dekorasi pelaminan ibarat wajah pesta. Jika wajahnya cantik, seolah yang lain termaafkan jika pun ada kekurangan. Ehehe!

Dari berbagai tema dekorasi, selalu ada unsur bunga di dalamnya. Dari tema klasik, modern, minimalis, bahkan rustik, semua menggunakan bunga. Dekorasi akan terkesan 'sepi' tanpa bunga.

Selain menambah semarak dan kesan wah, bunga-bunga segar juga membuat sekitar pelaminan harum semerbak. Aroma dari bunga ini dapat membuat kedua mempelai menjadi relaks lho! Bayangkan saja, mereka akan duduk (dan atau berdiri) di pelaminan sepanjang hari. Dari pagi, siang, hingga malam hari. Nah, wewangian segar bunga menjadi semacam aroma terapi yang menenangkan!


contoh bunga untuk dekorasi pelaminan
Yess Please dari Flower Advisor

Dekorasi pelaminan banyak didominasi oleh bunga krisan atau bunga seruni. Bunga krisan memiliki ragam warna yang sangat bervariasi. Hal ini membuat tim dekorasi bisa makin bebas mengeksplor imajinasi dan kreasinya dalam merangkai bunga sesuai tema.

Bunga krisan sendiri memiliki filosofi persahatan yang indah. Bukankah sebuah pernikahan merupakan ikatan persahabatan paling indah, paling tulus, dan bahkan paling tinggi nilainya di mata Tuhan?

Selain krisan, bunga yang sering digunakan sebagai dekorasi pelaminan adalah bunga aster atau daisy. Bunga aster juga mempunyai warna yang beragam. Bunga ini menyimbolkan kesucian atau kepolosan, keindahan, kemurnian dan juga kesetiaan cinta. Cocok sekali ya dengan makna pernikahan. Saling setia dalam cinta. Aishh... baper!

dekorasi pelaminan dengan bunga
Dekorasi pelaminan selalu menggunakan bunga

2. Dekorasi kamar pengantin


Nah, ini juga sangat penting. Namanya juga pengantin yang baru menikah, ya kan. Usai mengucap akad nikah, kedua mempelai harus menemui tamu-tamu yang datang mengucapkan selamat atas kebahagiaan mereka. Ya senang, ya terharu, tapi juga... yess, capek! Pastinya.

Tahu sendiri kan, masa iya pengantin menemui tamu dengan wajah cemberut. Meski lelahnya luar biasa, kedua pengantin tetap harus tersenyum sepanjang hari.

Nah, begitu pesta dan acara melelahkan itu usai, kedua pengantin membutuhkan tempat nyaman untuk beristirahat. Apalagi jika bukan kamar pengantin yang wangi, indah, dan segar. Lelah penat seharian langsung lenyap seketika! Waah, hidup bagai di syurga. Apalagi ditemani bidadari cantik atau bidadara tampan yang sudah halal. Hemm...

Ada Sugar and Sweet yang berisi bunga White Lily dan Pink Rose yang sangat cocok untuk ditempatkan dalam kamar pengantin. Bunga mawar alias rose memang abadi. Tak ada kata basi. Selain warnannya yang lembut, wanginya juga sangat menenangkan.


contoh bunga untuk kamar pengantin
Sugar and Sweet dari Flower Advisor,
 sangat cantik sebagai pelengkap kamar pengantin

 

3. Foto prewedding


Kenapa foto prewedding berada di nomor tiga ya, padahal foto prewedding dilakukan sebelum pesta pernikahan. Hihi...

Saya masukkan ke dalam daftar nomor tiga, karena tren foto prewedding sekarang lebih menyukai tema alam tanpa banyak pernak pernik seperti bunga. Meski begitu, masih banyak pula penggemar foto prewedding yang memerlukan properti berupa bunga.

Bunga memang tak ada matinya. Foto-foto indah hasil jepretan fotografer akan makin 'wow' dengan sentuhan bunga sebagai pelengkap.

prewedding outdoor dengan bunga
foto prawedding menggunakan properti bunga

Ada rangkaian bunga Love From Barbara yang cocok untuk pelengkap foto prewedding indoor maupun outdoor. Ada bunga Lili, Aster putih, dan statice atau limonium yang sangat eksotis. Bunga lili sendiri melambangkan persahabatan dan cinta yang erat. Meski badai datang menerjang dan penuh lika-liku, jalinan cinta akan tetap abadi sampai akhir hayat. Aamiin.

contoh bunga untuk prewedding
Love from Barbara

4. Hantaran


Hantaran merupakan istilah yang banyak digunakan untuk mendeskripsikan barang bawaan yang dijadikan hadiah dari keluarga pengantin putra kepada keluarga pengantin putri.

Ada pula yang menyebutnya seserahan. Isinya bermacam-macam sesuai tradisi masing-masing daerah. Ada yang berupa perhiasan, pakaian, kosmetik, buku-buku, tas, sepatu, sampai parcel makanan dan buah-buahan.

Sekarang ini sudah menjadi tren bagi pasangan milenial untuk menambahkan bunga sebagai salah satu hantaran yang dibawa saat melamar. Hantaran bunga dibawa manakala baru melamar saat acara pertunangan maupun ketika keluarga pengantin putra datang hendak melangsungkan akad nikah di hari pernikahan.

contoh jenis bunga hantaran lily
Stunning Lily and Iris Bouquet dari Flower Advisor,
cantik untuk hadiah calon besan


Rangkaian bunga bertajuk Stunning Lily and Iris Bouquet cocok untuk disertakan dalam hantaran. Ada lili kuning yang ceria , serta bunga iris berwarna biru ungu yang eksotis. Bunga Iris sendiri melambangkan asmara lho! Wah!

5. Bunga tangan


Nah, ini juga bagian tak terpisahkan dari rangkaian acara spesial di hari pernikahan. Tak lengkap rasanya keanggunan pengantin putri tanpa adanya bunga tangan.

Bunga tangan ini menyesuaikan tema acara ya. Begitu juga pemilihan warna, biasanya diserasikan dengan gaun pengantin yang dikenakan mempelai putri.

 
buke bunga tangan dari mawar
Wrap of Love dari Flower Advisor,
cocok untuk bunga tangan pengantin

 

6. Karangan bunga


Karangan bunga sebagai tanda ucapan selamat biasanya dibuat dan dikirimkan oleh instansi tempat kedua mempelai bekerja. Selain itu karangan bunga juga dikirim dari rekan kerja, kenalan, relasi, kerabat jauh maupun dekat. Kalau dari mantan yang tak bisa hadir, yaa... bisa juga! Haha!

Karangan bunga biasanya diletakkan di depan gedung tempat acara pesta pernikahan diadakan. Jika pesta diadakan di rumah, biasanya karangan bunga diletakkan di depan pintu masuk menuju tenda.

Itu dia penggunaan bunga yang tak bisa dipisahkan dalam acara pernikahan. Bunga-bunga segar ini bisa didapatkan di Toko Bunga online dengan harga bersaing serta kualitas premium. Buat kalian yang lagi merancang konsep pernikahan nanti, silakan konsultasikan tema dan bunga apa yang cocok dengan wedding organizer kalian ya agar semakin puas.

***

backdrop bunga hias
dapat salam dari pecinta bunga :)

foto: dok. pribadi,
https://www.floweradvisor.co.id/
referensi tulisan: wikipedia
27 Desember 2019

Kokedama Pertamaku dan Cara Membuatnya

Tak bisa dipungkiri jika media sosial sudah menjadi bagian dari keseharian sebagian besar orang, termasuk saya. Macam-macam hiruk pikuk yang dijumpai di dunia maya membuat saya betah berlama-lama menyimak berbagai kabar dari seluruh Indonesia, bahkan dunia. 

Satu hal yang paling saya senangi dari media sosial adalah bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang pekerjaan maupun hobi. Suatu hari saya bertemu dengan sesama penghobi bertanam di Facebook dengan nama akun Armand Elgibran. Nah, dia sering post foto-foto alam dan pertanian. Salah satu yang membuat saya tiba-tiba tertarik untuk sok akrab sok kenal yaitu ketika bang Armand memajang foto tanaman berbentuk unik. Kata Bang Armand namanya Kokedama.

jenis tanaman untuk kokedama
Kokedama pertamaku

Jujur saat itu pertama kali saya mendengar tentang kokedama. Karena penasaran, saya browsing dong, mencari tahu apa itu kokedama dan bagaimana cara membuatnya.

Kokedama berasal dari Jepang, yaitu koke yang berarti lumut, dama berarti bola. Jadi, awalnya, kokedama memang teknik menanam tanaman dengan cara membentuk bola yang ditumbuhi lumut. Seiring waktu, banyak cara dan variasi yang bisa dibuat dengan kokedama ini. Di Indonesia sudah banyak yang menekuni seni tanaman hias kokedama dengan menggunakan media tanam sabut kelapa yang diikat dengan tali sintetis maupun tali rami.


Kelebihan dari kokedama adalah:
  1. Praktis tidak memakan tempat
  2. Reatif bersih karena media tanam yang tidak akan tercecer
  3. Cantik karena bisa dihias dengan tali-tali bermacam warna
  4. Fleksibel karena bisa digantung, ditempel di dinding, maupun diletakkan di meja
  5. Tidak rewel karena tak perlu disiram setiap hari, cukup direndam dalam air seminggu hingga dua minggu sekali
  6. Awet karena jika terjatuh tidak akan pecah
  7. Akar tidak akan membusuk karena tidak kebanyakan disiram.

 

 

Membuat Kokedama 

Saya mencoba membuat kokedama berbekal alat seadanya dengan media tanam juga seadanya. Berikut ini tata cara membuat kokedama ala saya yang bisa dilakukan sendiri di rumah alias do it yourself (DIY).

Alat dan bahan:
  1. Tanaman hias daun dalam ruang
  2. Media tanam terdiri dari tanah, pupuk kandang, sabut kelapa yang sudah dipotong kecil-kecil, dengan perbandingan 1:1:1
  3. Kain kasa atau tile
  4. Gunting dan benang
  5. Lumut

alat membuat kokedama
alat membuat kokedama


Cara membuat:
  1. Campur semua media tanam
  2. Balut akar tanaman dengan media tanam hati-hati, lalu bungkus dengan kain kasa
  3. Bentuk media tanam yang sudah dibungkus dengan kasa ini agar membulat membentuk bola yang menutup semua akar tanaman.
  4. Sesuaikan besar dan kecil bola dengan besarnya tanaman
  5. Ikat kain kasa menggunakan benang
  6. Rapikan sisa kain kasa dengan gunting, potong sisa kain yang tak beraturan.
  7. Tutupi bola media tanam dengan menempelkan lumut sedikit demi sedikit yang direkatkan dan diikat dengan menggunakan benang.
  8. Setelah bola tertutup rapat dengan lumut, rendam dalam air. Tunggu beberapa saat.
  9. Angkat dan tiriskan air.
  10. Kokedama sudah jadi. 

bromelia kokedama
Tempelkan lumut lalu diikat pada bola media tanam

Lumut akan tumbuh secara alami dan menempel rekat pada media tanam setelah menyemprotnya secara rutin setidaknya selama satu bulan pertama. Keberhasilan kokedama ditandai dengan menghijaunya lumut pada bola media tanam ini.

Sayangnya, saya membuat kokedama ini pada musim kemarau, sehingga lumut tak berhasil tumbuh dan mengering pada umur dua minggu setelah ditanam. Sebenarnya faktor utama lumut gagal tumbuh pada kokedama milik saya karena saya tak rajin menyemprotnya sih, hehe.

Rencananya, nanti jika ada waktu lagi akan saya ganti media tanamnya dengan sabut kelapa full saja, lalu diikat dengan tali rami atau tali plastik sintetik warna warni agar tak perlu menunggu terlalu lama lumutnya bertumbuh.

Nah, itu dia cara membuat kokedama yang saya ketahui dari Bang Armand dan sudah saya praktikkan. Meski tak rutin bertanam bertanam, saya tetap penghobi bertanam tanaman hias. Selain untuk memperindah halaman dan teras, saya juga memiliki banyak tanaman hias untuk keperluan perlengkapan dekorasi panggung untuk job rias Rumah Tsabita. 

Kalian ada juga yang hobi bertanam tanaman hias atau membuat kokedama? Share pengalamannya dong, barangkali ada tips keren yang bisa saya praktikkan nanti. Jadi, kita bermedia sosial pun ada manfaat yang bisa dipetik. Betul tidak? ***


11 November 2019

Belajar Jahit Otodidak: Cara Membuat Pita Sederhana

aplikasi pita pada kebaya

Aplikasi pita ini mulai hype lagi ketika tren lengan terompet merebak. Karena fashion memang selalu kembali berputar dari masa ke masa, tak mengherankan jika banyak aplikasi yang dulu sudah 'tidak musim' suatu saat akan muncul lagi dan banyak diminati.

Membuat pita seperti ini biasanya tak diajarkan saat kursus menjahit ya, Sist. Namun, kita bisa belajar sendiri secara otodidak untuk membuatnya. Caranya pun cukup mudah. 

Hiasan pita sederhana ini banyak diletakkan tepat di atas lengan terompet. Tapi banyak pula yang diaplikasikan di beberapa bagian lain sesuai keinginan. Bahkan, pita ini dalam versi ukuran yang lebih kecil juga dipakai sebagai hiasan bross dagu. Banyak pula lho yang membuat pita-pita kecil seperti ini untuk jepitan rambut. Untuk hiasan pita pada kebaya pun oke kan?

Nah, kalian yang sedang belajar menjahit otodidak, tak rugi belajar cara membuat pita sederhana ini.
Berikut ini langkah-langkahnya:

1. siapkan kain ukuran 8 x 12 cm
 (atau ukuran lebih kecil / lebih besar dengan perbandingan 2:3)

2. lipat bagian memanjangnya, jahit, sisakan bagian tengah sedikit untuk lubang

3. jahit kanan dan kiri, dengan posisi lubang digeser ke tengah

4. bagian kanan dan kiri sudah dijahit, lubang ada di tengah

5. balik kain melalui lubang, agar jahitan tidak terlihat

6.a. tampak atas, jelujur dengan jarum tangan tepat bagian tengahnya

6.b. tampak bawah setelah dijelujur

7. tarik benang jelujur

8. ikat dengan sisa benang

9. aplikasikan pada bagian pakaian yang diinginkan

Nah, mudah bukan cara membuat pita sederhana ini? Bagi yang belajar secara otodidak pun pasti bisa mempraktekannya. 

Semoga bermanfaat!***
13 Mei 2019

MORODADI PEKALONGAN, TOKO KHUSUS ALAT CRAFTING DAN SEWING

Hobi crafting dan sewing? Suka gemas pengin bikin sendiri aksesoris-aksesoris lucu yang ada di toko-toko?

Ayo! Wujudkan kreasi-kreasi dari ide unik yang muncul di kepalamu! Selain mendapatkan kepuasan dari hobi yang dikerjakan dengan hati enjoy, kalian juga bisa kembangkan hobi crafting dan sewing kalian untuk mendapatkan uang tambahan, Sist.

Sebab, bekerja di bidang yang dicintai serta mencintai pekerjaan yang menghasilkan uang, itu surga tersendiri lho! Hobi yang mengahasilkan. Yup! Itu istilahnya. 

Jika selama ini kalian hanya menyimpan ide itu untuk diri sendiri, maka sekarang saatnya dunia mengetahui betapa cantiknya kreasi yang bisa kalian bikin.

Nah, bicara mewujudkan ide menjadi bentuk kreasi, kalian pasti berpikir di mana bisa membeli bahan-bahan baku untuk para penghobi crafting dan sewing.

Apa saja bahan-bahan itu?


  1. Gunting 
  2. Kawat 
  3. Ring-ring kecil 
  4. Mutiara 
  5. Payet 
  6. Peniti bross 
  7. Kain tile 
  8. Pita saten 
  9. Lem tembak
  10.  Glue gun 
  11. Kain flannel / felt  
  12. Batu-batu 
  13. Bulu-bulu 
  14. Swaroski 
  15. Benang 
  16. Jarum 
  17. Renda 
  18. Plastik OPP  
Dll.
Kalian bisa tambahkan sendiri daftarnya.

Nah, buat kalian yang tinggal di Pekalongan dan sekitarnya, kalian bisa datang ke toko ini untuk berburu bahan baku crafting dan sewing. Toko MORODADI nama tokonya. Toko ini terletak di seberang Hypermart alun-alun Kota Pekalongan.

Toko ini tampak kecil dari luar, namun saat masuk ke dalam, kalian bisa menemukan semua yang dicari untuk hobi crafting dan sewing kalian. Harganya? Dijamin murah karena tempat ini memang grosir alat-alat crafting dan sewing di Kota Pekalongan. Bos-bos konveksi dan pengrajin aksesoris besar pun, berbelanja di sini untuk mencari bahan-bahan dan alat kerja mereka, lho!

Nah, buat yang belum pernah datang ke sana, perlu diketahui toko ini membagi-bagi spot area berdasarkan jenis dan kelompok barang. Para pelayan yang sibuk tidak melayani satu persatu orang yang datang dari awal hingga selesai berbelanja.

Jika benda yang dicari tidak termasuk kelompok barang yang menjadi area tanggung jawab mereka, mereka akan melemparkan kalian ke area lain yang menanggungjawabi kelompok barang tersebut. Sedikit membingungkan bagi pengunjung baru. Namun sebenarnya hal ini akan memudahkan pelayanan baik bagi pelayan maupun pembeli.

Alamat toko MORODADI berada di Jln. Nusantara no. 1A (0285) 4339928, 433508 Hp 0816660935 Pekalongan.

Selamat berburu!
MORO DADI


aneka hiasan dan pita


jarum dan spare part mesin


semua benang lengkap


toko Moro Dadi berseberangan denga Hypermart alun-alun Pekalongan


bagian kasir


kancing-kancing hias


bagian depan ada servis mesin-mesin juga
06 Juni 2018

MALALA

Malala : Surga Pecinta Pernak-pernik, Gift, dan Dekorasi

 



malala pekalongan baru


H-10 lebaran, fix, bakalan banyak banget saya butuh bunga dekorasi buat job rias pengantin bulan Syawal. Hari ini Pak Suami ngajakin saya ke sebuah toko di Pekalongan. Ini kunjungan kita yang kedua.

Kunjungan pertama sebulan kemarin, saya ngga ikut masuk. Saya lebih asyik pilih-pilih bahan di toko tekstil. Yup! Selain merias, fyi, saya juga menerima pesanan baju. Semacam butik ala-ala kampung, gitu deh, hehe….

Malala nama tokonya. Belum juga masuk, dari luar tampak berjejer rapat sepeda motor yang terparkir. Pastinya! Sore gini, emang waktu yang pas banget buat jalan.

Begitu masuk ke dalam toko, asli mata saya langsung membesar. Uwoowww…. Ini di luar ekspektasi saya. Waktu bulan kemarin Pak Suami bawa pulang belanjaan perlengkapan dekorasi, saya pikir ya pastilah ini cuma toko bunga plastik n dekorasi biasa seperti yang lain. Ternyata oh ternyataaa ini jauuuhh lebih komplit plit plit!


Memikat sejak pandangan pertama


Deret pertama dari pintu masuk, kita langsung disuguhi pernak-pernik perabot unyu seperti tumbler, kaca hias, kipas tangan yang bentuknya aselik, lucu bat kata anak zaman sekarang.

Deret-deret rak sebelah kanan, kita akan dimanjakan dengan aneka macam bunga hias, bunga tanga, aneka home deco, dll.

Ada photo booth yang sengaja disediakan buat siapapun yang ingin mengambil foto dengan bunga-bunga. Hanya di area ini kita bisa mengambil gambar. Di tempat selain area ini terdapat tulisan peringatan untuk tidak mem-foto barang-barang yang ada di dalam Malala.

Beruntung saya mendapat izin dari Mbak Pengelola mengambil beberapa foto untuk dimasukkan ke dalam artikel ini. Hehe .... Terima kasih, Mbak.

Saya ‘nyangkut’ lumayan lama di deret rak bross bermacam bentuk dan aksesoris hijab maupun headpiece bridal hair do. Harganya bervariasi dari yang murah hingga yang sedang. Masih standar dan ramah kantong. Terlebih kalo bisa difungsikan buat cari duit lagi kaya saya, hehe. Itung-itung modal berputar lah ya.

Ada juga buke plastik dan boneka lucu buat gift saat temen kalian ultah, wisuda atau buat engagement sobat kental, ehm! Engagement kamu sendiri kapan?!

malala jual headpiece dan bross
aneka headpiece dan bross

aneka pernik dijual di malala pekalongan
pernak pernik unik
kaktus untuk dekorasi dijual di malala peklaongan
kaktus sintetik
malala pekalongan jual home deco dan wallpaper
bermacam jenis wallpaper dan home deco


Super duper komplit dan ketjeh badai


Masih di lantai 1, makin masuk ke dalam makin bikin saya ngileeerrr. Ada aksesoris, ada juga macam-macam properti ketceh badai buat pajangan yang bisa ditempel, digantung, bisa ditaruh di meja, di rak, di lemari, dimana-mana kalian syukaaah…. Dan gila, ini tuh cantik-cantik bingiits! Kalo kalian pecinta yang aneh-aneh, yang unik-unik, kalian harus kudu dan wajib datang kemari!

Ada juga kuteks, soft lens, kaca mata, berbagai macam dompet imut dan tas, aksesoris rambut, topi pantai, dan stiker serta wallpaper.

Ngga cukup sampai disitu, naik ke lantai 2, kalian juga bisa menambah koleksi fashion yang lagi kekinian. Dress, tunik, kulot, kemeja, rok, gamis, outters, manset, jeans, hijab, aneka sepatu, booth, wedges, sneakers, highheels, sandal, dannn masih banyak yang lainnya, yang ngga cukup hanya
ditulis.

berbagai frame dijual di malala pekalongan
hanging frame

photo booth di malala pekalongan baru
photo booth yang sering di set ulang secara berkala
malala jual aneka home deco unik dan cantik
ucul kan?

buke bunga tangan di malala pekalongan
bunga tangan mirip aslinya


Kalian bener-bener harus datang dan pilih-pilih sendiri. Biar puass…. Jangan lupa bawa uang yang banyak ya. Cos sejam aja muter-muter di sini, ngga kerasa banyak banget yang pengin dibeli.

Eiits! Tunggu dulu! Di sini ngga cuma cewek aja yang pada ngiler. Buktinya, Pak Suami lama juga pilih-pilih bunga dekorasinya. Itu karena saking banyaknya variasi dan warnanya, plus harga spesial yang dibandrol, jadi pengin beli semua!

Baca Juga Moro Dadi Pekalongan, Toko Khusus Alat Crafting dan Sewing

 

Yang unik di Malala Pekalongan


1. Harganya Beda-beda


Eh, tau tidak apa yang paling menarik? Selain harganya oke, ternyata di Malala menerapkan 3 jenis harga untuk semua barang.

Maksudnya?

Jadi, satu benda memiliki 3 harga. Lho, kok bisa? Ya! Contohnya satu buah bros timang ini, jika membeli satuan, harganya Rp 17.500,- tapi jika membelinya 3 buah harganya menjadi Rp 13.000,-/bros. Jika kita beli sampai 6 biji, harganya bisa lebih murah lagi menjadi Rp 11.500,-/bros. makin kamu beli banyak makin murah harganya.

Nah, ngerti kan maksud saya? Artinya, kalo kamu beli untuk dijual lagi pastinya bisa banget. Harga ini cukup adil dan tidak menghancurkan harga kalian yang berniat jadi reseller. Kalo beli satu, harga ecer ya segitu, kalo mau lebih murah ya kulakan sendiri sono ke Malala, gitu.


2. Diskon hingga 15 % untuk pemegang member card


black and white member
shabby member malala pekalongan
shabby member

a. Black and white member


Selain itu, kalian juga bisa dapatkan diskon lainnya jika memiliki kartu anggota atau member card. Cukup belanja minimal 250 ribu, kalian bisa dapat kartu member black n white. Pemegang kartu member ini berhak dapat diskon 3 % - 10 % tanpa minimal pembelanjaan.

 

b. Shabby member


Untuk kalian yang belanja minimal 1 juta, kalian bisa dapat kartu member yang lebih besar yaitu shabby member. Pemegang kartu ini akan mendapatkan diskon 5 % - 15 %. Biaya cetak member nya cuma lima ribu perak aja kok.

Keuntungan bagi pemilik member lainnya, kartu ini berlaku unlimited dan dapat digunakan di Merchant Partner Malala yang tersebar di seluruh kabupaten Pekalongan, Batang, dan sekitarnya untuk dapetin potongan harga atau keuntungan menarik lainnya.

3. Setiap barang selalu dicek di bagian khusus pengecekan barang


Yang ini, saya belum nemu di tempat lain keknya. Jadi, sebelum kita membayar di kasir, ada bagian pengecekan barang. Satu per satu barang akan dicek apakah ada kerusakan maupun cacat produksi.

Contohnya bross dengan hiasan permata bling bling, akan dicek apakah ada permata yang hilang atau pagian peniti yang tumpul. Jika ditemukan kerusakan, pembeli dipersilakan memilih kembali barang yang bagus.

Contoh lainnya untuk tumbler pun akan dicek apakah ada kebocoran atau tidak. Bunga juga dicek per tangkai apakah ada yang terlepas atau tidak. Pokoknya semua barang dicek satu per satu hingga yang terkecil sekalipun.

Setelah semua barang dicek dan tak ditemukan kerusakan barulah diserahkan pada bagian kasir untuk pembayaran.

Kadangkala bagian pengecekan ini kekurangan tenaga dan membuat antrian mengular penjang. Pembeli harus bersabar dan tertib dalam menunggu giliran yang cukup lama.

Terlepas dari lamanya mengantri di bagian pengecekan barang dan kasir, saya cukup puas dengan pelayanannya. Hanya saja terkadang lama menunggu pun cukup menjengkelkan juga. Mungkin bagian pengecekan dan kasir ini perlu tambahan tenaga kerja lagi ya. Hehe ....

Promosi banget ngga sih ya saya nih? Tapi emang cucok meong siy semua-muanya! saya aja sampe bingung mana yang mau dibeli duluan. Kalo ngga inget prioritas bisa kalap saya liat yang beginian. Ngga sia-sia perjalanan ke barat mencari kitab suci ala Sun Go Kong yang saya tempuh selama ratusan tahun. Hehe... Untuk sampai di tempat ini, rumah saya yang di ujung tenggara Kabupaten Pemalang harus rela menempuh perjalanan 2 jam dengan roda dua melewati Bodeh, lalu Kesesi, lalu Kajen, lalu Wonopringgo, lalu Wiradesa, lalu sampailah dimari. Saya jabanin!

 

Jam buka dan tutup


Nah, buat kalian yang penasaran seperti apa keseruan berburu pernak-pernik lucu, tapi kalian baru bisa keluar malam hari, jangan khawatir, Malala buka setiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 7 malam. Khusus bulan Ramadhan Malala bakalan buka setiap hari dari jam 10 pagi sampai jam 9 malam. H-1 lebaran masih buka ya gaess…

Khusus perias dan dekorator macam saya, yang belum kebeli selama ramadhan tapi harus dapetin segera perlengkapan dekornya, H+3 lebaran toko ini sudah buka lagi ya gaes.

Oh ya, selain pembelian off line, Malala juga melayani pembelian on line melalui pesan whatsapp loh. Tinggal ceki-ceki via sosmed dan aplikasi selular, kalian bisa dapetin semua yang kalian pengin.

 

Alamat toko dan social media


Toko Malala Pekalongan dulunya terletak di Jl. KH. Wahid Hasyim no. 4-5 Pekalongan. Tepatnya seberang masjid Agung alun-alun kota Pekalongan.

Alamat Malala Pekalongan yang baru terletak di Jl. KH. Mansyur No. 4 Bendan Pekalongan.

Dan ini dia sosmednya :

Fp : malala.pkl@gmail.com
Mail : malala_pekalongan@yahoo.com
Ig : @malala_pekalongan
Line : Malalapkl
Telp/fax : (0285) 4498470
Mobile/WA : 0858 5232 0285

Selamat berbelanjaa…!! ***

kasir selalu mengantri

doc: Lasmiati (WO Rumah TSABITA)


09 Januari 2017

Piala Pertamaku : Tenaga Baru Saat Titik Jenuh Melanda

Rutinitas hari itu kuhentikan sementara. Jika biasanya jam 10 siang saya masih berkutat menyelesaikan jahitan pesanan para pelanggan, hari ini saya sudah meluncur menuju ke kota Pemalang, tepatnya Yogya Toserba yang menjadi lokasi lomba yang akan kuikuti hari ini.

Ya, hari itu saya mengikuti lomba membuat hantaran mahar. Saya sangat bersemangat karena ini pengalaman pertama membuat hantaran mahar dan dilombakan.

Setelah menunggu cukup lama, perlombaan dimulai. Semua peserta yang sudah mempersiapkan diri dari rumah masing-masing, mengeluarkan segenap kreativitasnya, berlomba dengan waktu 60 menit yang disediakan panitia.



nomor peserta 3

Berlomba dengan Waktu


Lomba hari ini adalah pembuka dari rangkaian lomba dalam rangka memperingati Hari Ibu yang diadakan oleh HARPI Pemalang bekerja sama dengan La Tulip Cosmetiques, LT Pro Professional Make Up, dan Yogya Toserba Pemalang. Empat hari berturut-turut setelah lomba Hantaran Mahar, akan dilombakan pula lomba Rias Pengantin Hijab Modifikasi, Rias Pengantin Solo Putri Pakem, dan Rias Pengantin Paes Ageng Pakem.

para peserta lomba serius membuat mahar

Peserta hari pertama ini tidak begitu banyak, namun tetap menegangkan buat saya. Tentu karena ini adalah lomba pertama sejak terjun menjadi perias. Dan tentu saja, membuat mahar sebenarnya bukan spesialisasi saya. Antara coba-coba dan tertantang untuk menjajal kemampuan handycraft yang menjadi hobby, mungkin itu alasannya.


Suasana Lomba Hantaran Mahar


Pukul 17.30 waktu perlombaan telah habis. Para juri dari HARPI Pemalang yang antara lain diwakili Ibu Lulus dan Ibu Triatmi berdiskusi memberikan penilaian. Para peserta duduk menanti harap-harap cemas menunggu pengumuman pemenang yang akan dibacakan hari itu juga.

dua angsa menjadi satu, eaakk!


Kreasi Mahar Uangku Juara 2, yeayy!!



bu Lulus memberikan piala
berfoto bersama suami, anak-anak, Bu Lulus, dan Bu Triatmi dari HARPI Pemalang

Tak disangka, saat pengumuman tiba, kreasi mahar uang buatan saya mendapatkan juara 2. Saya senang dong. Begitu juga suami dan anak-anak yang ikut hadir memberikan dukungan. Saat pembagian piala, kedua anak saya tampak bahagia. Tak sia-sia perjalanan panjang dari Cikadu ke Pemalang yang harus ditempuh selama dua jam dengan roda dua.

Buat saya lomba hari itu tak sekedar soal piala dan hadiah. Lebih dari itu, di tempat inilah saya mengenal para senior rias pengantin di Pemalang seperti Ibu Lulus dan Ibu Triatmi. Baru hari ini pula saya mengetahui beliau-beliau adalah teman dekat almarhumah ibu mertua, ibunda dari suami yang mewariskan semua perlengkapan riasnya dan kini kami teruskan.

Hari itu kami pulang membawa kabar bahagia untuk keluarga besar di rumah. Inilah piala pertamaku yang kemudian menjadi tenaga baru. Saat jenuh sedang melanda, kupandangi piala itu. Mungkin ia hanya benda sederhana yang bisa dibeli di toko, namun piala ini mengingatkan bahwa segala hal harus diperjuangkan.

Pastilah kemenangan ini bukan karena karya saya begitu hebat. Banyak sekali di luar sana para profesional pembuat mahar yang dapat membuat mahar lebih bagus dan lebih bernilai tinggi. Namun, piala itu menjadi simbol perjuangan. Siapa yang berusaha maka dia akan mendapatkan apa yang diusahakannya. Man jadda wa jadda. Itulah esensi hidup ini.

Selamat berkarya! Perjuangkan mimpimu!
***


Pemalang, 15 desember 2016