Coba Lipstiknya Anaz Siantar, Millenial Duolips LT Pro

Tags

Lipstik Millenial Duolips Anazsiantar Series dari LT Pro ini saya dapatkan sebagai cashback setelah mengikuti seminar dan workshop Arman Armano beberapa waktu lalu. Acara tersebut memang disponsori oleh LT Pro.

Awalnya saya tak begitu tertarik mencoba lipstik ini. Secara saya kurang cocok dengan lipstik matte sih sebenarnya. Kondisi bibir yang kering bakal makin parah dengan tekstur lipstik matte yang kering pula. Lipstik ini pun cuma saya simpan saja di beauty case alat tempur make up pengantin.

Nah, pagi ini saya penasaran dong, pengin buka kemasan lipstiknya. Lebih tepatnya sih, pengin tahu apa warnanya. Apa saya sudah punya atau adakah warna baru yang bisa saya koleksi, gitu deh. Rupanya saya mendapatkan seri no. 1.

Kita buka sama-sama ya. Taraaa!
Ini ternyataaa....
Wow... warnanya cucok meong!
Serius! Warna nude-nya maniiiis banget. Rose gold-nya juga cantik maksimal. Cinta banget sama warna-warna ini.

Mari kita bedah pelan-pelan, apa lipstik Duolips Millenial ini juga bisa bikin saya cantik maksimal?

Seperti namanya, Millenial Duolips ini memiliki dua jenis lipstik dalam satu kemasan yaitu matte dan glossy-glittery. Ada tiga pilihan warna keren yang mewakili unsur natural, elegant, dan juga glamour. Ada warna nude natural (no. 1) yang menjadi andalan, warna chocolate (no. 2), juga warna red wine (no. 3) yang terkesan formal dan mewah.

Khadijah Azzahra Pakai La Tulipe? Ini Tutorial Sebenarnya

Nah, LT Pro sendiri meluncurkan Millenial Duolips Anazsiantar Series ini sebagai representasi kecintaan Anaz Siantar akan coklat, juga personal brand Anaz yang natural glam. Kalian pasti sudah kenal dong, siapa Anaz Siantar? Itu loh, blogger cantik, selebgram, influencer, beauty and fashion enthusiast yang hobi jalan-jalan keliling kota seluruh di dunia.

Kira-kira kalau saya pakai lipstik ini bakalan auto cantik seperti Anaz tidak ya? Haha! Tak usah protes, angkatan kelahiran pertengahan delapan puluhan masih tergolong millenial juga kan?


INGREDIENT

Cyclopentasiloxane, Phenyl Trimethicone, Hydrogenated Polysobutene, Cyclohexasiloxane, Caprylyl Methicone, Candelila (Euphorbia cerifera) Wax, Aluminum Strach Octenylsuccinate, Astrocaryum Murumuru Seed Butter, Silica, Carnauba (Copernicia cerifera) Wax, Trimethylsiloxysilicate, Silica Borosilicate, Lauroyl Lysine, Purifield Water, Alumina, Fragrance, Tocopheryl Acetate, Propylparaben, Butylated Hydroxytoluene, Talc, Tin Oxide.
May contain: Cl 77891, Cl 77491, Cl 15850:2, Cl 77492, Cl 15850:1, Cl 77499, Cl 16035

PACKAGING

Lipstik ini dikemas dalam karton warna coklat muda dengan tulisan berwarna putih yang tampak kekinian. Lipstik ini memang menyasar kaum muda yang sedang banyak menggandrungi warna-warna natural. Tube isinya sendiri terbuat dari kaca bening berbentuk persegi panjang. Bagian kanan dan kirinya masing-masing berisi warna yang berbeda. Aplikator berupa stik terdapat di bagian tengah tube yang dapat dipakai bergantian dan juga sekaligus berfungsi sebagai tutup.

Kemasan ini cukup aman jika disimpan dalam posisi apapun asalkan sudah tertutup rapat sempurna. Bentuknya yang persegi bikin saya tak perlu khawatir jatuh menggelinding dari permukaan bidang miring. Namun, karena terbuat dari bahan kaca, pastinya tak boleh terkena benturan dengan benda keras.

Kesan saya, saya suka kemasannya. Meski dengan begitu isinya mungkin tak sebanyak lipstik pada umumnya. Berat 6 gram dibagi dua warna, kira-kira isinya banyak tidak tuh? Pas saya buka, ternyata isinya memang tak full. Bisa dilihat dari stik aplikator yang tidak tercelup seluruhnya dan hanya menjangkau sedikit saja lipstik di dalamnya.

HARGA

Saya sih tidak membayar saat mendapatkan lipstik Millenial Duolips ini, jadi sebelum membuat review ini saya tidak tahu harganya.
Saya browsing mencari tahu harga lipstik ini dan mendapati harganya Rp 110.000,-. Masih standar lah ya. Atau justru murah untuk produk two in one?
Biasanya untuk pembelian secara online kita bisa mendapat harga yang lebih rendah dengan beberapa diskon yang ditawarkan plus free ongkir dari beberapa toko online.

APLIKASI

Millenial Duolips ini memiliki tekstur yang lembut. Kekentalannya pas antara krim dan cair yang tepat. Saya tak sabar buat mencobanya.

Pertama-tama saya mencoba lipstik matte lebih dulu, karena penasaran apakah bibir saya akan bernasib sama seperti saat memakai lipstik matte lain. Untuk bibir kering, biasanya lipstik matte akan langsung menggumpal dan terasa keras setelah dipakai beberapa lama. Bahkan, makin lama akan makin keras, kering, dan kerutan pada bibir membuat kenampakan lipstik pecah-pecah. Saya pun sudah siap jika hal itu akan terjadi. 

Hasil setelah saya memakai lipstik Millenial Duolips ini terasa ringan sekali. Seperti tidak mengenakan lipstik. Tidak ada gumpalan maupun kenampakan lipstik yang pecah-pecah pada bibir. Ini membuktikan klaim lipstik Millenial Duolips ini yang juga mengandung vitamin E dan bahan soft focus effect yang dapat mengurangi kerutan bibir.

Wah, tak kecewa deh, saya mencobanya. Lipstik ini benar-benar matte dan langsung mengering lekat dengan kulit bibir. Hal ini membuat lipstik tidak menempel pada gelas saat minum. Benar-benar kering. Sayangnya, warna yang saya coba ini terlalu pucat untuk kulit wajah saya yang cenderung kuning agak gelap. Warna ini juga lebih muda dari warna bibir asli yang juga coklat gelap.  

Next time saya harus coba seri nomor 2 dan nomor 3 agar bisa di-mix dan match dengan warna ini. Terutama agar bisa menyesuaikan dengan warna pakaian yang dikenakan seperti Anaz Siantar dong.
(Hei, hallo... apa saya terdengar seperti Becky si Gila Belanja yang terobsesi ingin menjadi penata gaya artis dalam novel Sophie Kinsella?)

Percobaan kedua, saya menggunakan lipstik glossy-glittery. Warna ini setingkat lebih gelap dari warna lipstik yang matte. Saat dilihat ketika masih dalam kemasannya saja lipstik ini sudah mengilap lho. Saya sempat ragu. Meski hampir semua lipstik yang saya pakai adalah glossy, tapi kali ini kan ada glitter yang cukup mencolok dan (mungkin) akan membuat saya tak nyaman karena tidak terbiasa. Tapi, tak ada salahnya mencoba kan?

Ketika pertama kali memulas, ternyata anggapan saya langsung berubah. Ini sama sekali tidak mencolok. Kilaunya pas. Warnanya pun cantik di bibir. Terlihat lembab dan ranum. (Jeilahh... ranum, boo....) Lagi-lagi tekstur yang lembut memudahkan lipstik ini saat diratakan. Tidak ada lengket sama sekali. Namun, karena sifatnya basah, ada noda yang ditinggalkan pada gelas ketika saya minum. Over all saya suka. Warnanya yang mendekati rose gold juga termasuk warna terfavorit buat saya.

Kenampakkan pada bibir saat sebelum dan setelah memakai lipstik Millenial Duolips bisa dilihat pada gambar di bawah.

aplikasi pada bibir
RETOUCH

Seperti brand lain, lipstik ini akan tetap 'pergi' setelah kita makan besar terutama makanan berminyak. Makanya, saya selalu membawa lipstik dalam tas ke mana pun saya pergi. Fungsinya apalagi selain untuk retouch apabila diperlukan. 

Uniknya Millenial Duolips ini, meski ada bagian lipstik yang hilang setelah makan, saya masih bisa mengoleskan lipstik glossy yang masih tersisa pada bibir agar kembali merata. Bibir pun kembali tertutup lipstik glossy dengan sempurna. Ini bagus jika sewaktu-waktu terlupa tak membawa lipstik saat bepergian ya, bikin irit pula! Haha!

Kalau untuk yang matte-nya, sebelum retouch sisa lipstik harus dibersihkan dulu baru kemudian memulasknya lagi dari awal.

Keuntungan produk ini, ya, beli satu dapat dua. Semacam bonus. Kita tak perlu repot membawa beberapa lipstik dengan warna berbeda saat bepergian. Cukup bawa satu lipstik Millenial Duolips LT Pro ini, sudah bisa berganti warna sesuai acara.

Kekurangannya ya, itu tadi. Bisa jadi kita hanya menyukai satu warna dan tak cocok dengan warna satunya lagi. Atau ketika kita cenderung lebih banyak memakai satu warna. Maka warna itu mungkin cepat sekali habis, tapi warna satunya lagi justru belum terpakai sama sekali. Jika membeli lagi, hal itu akan kembali terulang. Salah satu warna akan menumpuk tak terpakai sementara warna lainnya cepat sekali habis karena isi yang sedikit.

My Darling, Eyeliner Mamaknya Tasya Farasya?

Overall saya suka produk ini. Ketidakcocokan warna nude lipstik matte-nya yang terlalu terang masih bisa diakali kok, dengan mixing beberapa warna agar mendapat warna yang diinginkan dan cocok dengan tone kulit wajah. Jadi untuk saya pribadi tak masalah.

Meski tak persis Anaz Siantar, untuk bergaya menyesuaikan warna lipstik dengan style fashion yang dipakai, saya lumayan oke lah, ehehe....

Bagaimana menurut kalian, membeli lipstik berisi dua warna dalam satu kemasan seperti ini menguntungkan atau justru merugikan? Kasih alasannya ya, Sist.

Blog about fashion, beauty, and culture

6 comments:

  1. kemasannya trasparan gitu ya jadi bikin mata tertarik sama warna lipstiknya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Iid, lucu juga, dia kotak dong.
      Biasanya kan silinder gitu

      Delete
  2. Kemasannya lucu ya...
    Klo saya malah cocoknya sama lipstick matte mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk lipstik Millenial Duolips ini sepertinya saya juga cocok yang matte-nya.
      Tidak menggumpal seperti beberapa brand lain yang pernah saya coba sebelumnya

      Delete
  3. saya ga ngerti tentang lisptik mbak, tapi saya suka yang kiri :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belajar tentang lipstik dk sini mas. Siapa tahu dimintai pendapat ssma padangan :)

      Delete