HARI KARTINI DI TK HANDAYANI XV CIKADU

Tags

Dalam rangka memperingati Hari Kartini tanggal 21 April, TK Handayani XV Cikadu mengadakan serangkaian lomba di sekolah yang beralamat di Jalan Raya Cikadu Watukumpul Pemalang. Para pesertanya adalah anak-anak didik beserta orang tua.

Lomba yang dilaksanakan hari Jumat tanggal 21 April 2017 yaitu lomba peragaan busana daerah serta lomba koor menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini. Keesokan harinya, para ibu wali murid juga mengikuti lomba memasak jajan non beras.

TK Handayani XV Cikadu yang didirikan sejak tahun 2006, tahun ini memiliki anak didik sebanyak 47 anak. Semua anak sangat antusias mengikuti perlombaan. Lomba itu sendiri bertujuan selain untuk meningkatkan kecintaan terhadap kebudayaan bangsa Indonesia, juga untuk meningkatkan peran serta orang tua dalam pendidikan anak usia dini. Dengan ini, intisari perjuangan Ibu Kartini yaitu persamaan hak pendidikan bagi semua anak, serta peranan perempuan Indonesia sudah terwujud.

lomba peragaan busana daerah


Satu demi satu peserta didik memperagakan berbagai busana daerah, berjalan di atas 'karpet merah' di hadapan juri dan teman-temannya. Ajang seperti ini dapat membangun pendidikan mental dan karakter anak. Terlihat sebagian besar baju yang dikenakan adalah baju adat Jawa Tengah. Namun ada pula yang memakai baju adat daerah lain seperti Bali dan Jawa Barat.

Lomba berikutnya adalah koor menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini. Peserta yang dibagi dalam 3 kelompok ini masing-masing berusaha menyanyikan lagu secara kompak sesuai latihan dan arahan dari ibu guru sebelumnya.
sesi foto bersama

Lomba yang juga tak kalah menarik adalah lomba memasak jajan non beras. Para ibu wali murid dibagi menjadi 9 kelompok yang berisikan 5 dan 6 orang. Masing-masing kelompok ini menyajikan menu jajan berbahan dasar singkong, ketela, dan kentang.

aneka sajian jajan non beras


Umbi-umbian seperti singkong, ketela, dan kentang, merupakan sumber karbohidrat pengganti nasi. Selain dapat diolah menjadi sajian lezat, umbi-umbian banyak  mengandung serat, protein, Vitamin K, Vitamin B kompleks, dan berbagai mineral yang bermanfaat bagi kesehatan. Apalagi jika olahan umbi-umbian dipadukan dengan bahan lain yang juga mengandung gizi tinggi seperti telur, sayuran, dan buah, maka gizi jajan sehat berbahan dasar umbi tersebut semakin lengkap.

Berikut ini resep jajan non beras juara 1dan 2, yang bisa dipraktekkan di rumah.

Tahu Sarang Burung

Resep juara 1 :
TAHU SARANG BURUNG

bahan :
*Kentang 2 buah, kupas, rebus, haluskan
*Tahu 10 buah, haluskan
*Telur 2 butir, pisahkan putih dan kuningnya
*Telur puyuh 10 butir, rebus, kupas
*Wortel 2 batang, kupas, parut kasar

Bumbu:
Bawang putih 2 siung
Bawang merah 2 siung
Merica 5 butir
Kemiri 1 butir
Daun bawang 1 tangkai, iris halus
Garam secukupnya
Minyak untuk menggoreng

Cara memasak :
1. Campurkan kentang, tahu, wortel, dan kuning telur menjadi adonan.
2. Halus kan bumbu, campurkan ke dalam adonan termasuk irisan daun bawang.
3. Gunakan cetakan kue apem, isi dengan adonan, letakkan telur puyuh di atasnya
4. Rebus 15 menit, angkat. Lepaskan dari cetakan. Celupkan ke dalam putih telur, goreng sebentar.
5. Siap disajikan.

Bolu Lapis Singkong

Resep Juara II :
BOLU LAPIS SINGKONG

Bahan :
* Ubi kayu/singkong 1 kg, dikupas, diparut, diperas separo
* Telur 1/4 kg
* Gula pasir 1/4 kg
* ovalet 1 sendok makan
* minyak goreng 200ml
* vanili 3 bungkus kecil
* pewarna makanan 3 warna

Cara Memasak :
1. Telur, gula pasir, vanili, dan ovalet dimixer sampai ulet dan mengembang.
2. Masukkan singkong parut sedikit demi sedikit sambil terus diaduk dengan mixer kasar.
3. Masukkan minyak goreng, aduk dengan spatula.
4. Bagi menjadi 3 bagian, beri warna yang berbeda.
5. Siapkan loyang, masukkan lapis pertama, kukus 15 menit. Angkat.
6. Masukkan lapis kedua, kukus 15 menit, dilanjutkan lapis ketiga dengan cara yang sama.
7. Tunggu hingga matang. Siap disajikan.


Blog tentang fashion, beauty, dan budaya