Serba-serbi Wisata Air Panas Guci Tegal

dingin-dingin kita berendam di tempat wisata air panas guci

Sudah mulai musim penghujan, Sist. Dingin-dingin gini biasanya banyak yang jadi malas mandi, termasuk saya, hehe..

Tapi, ada satu tempat dimana semua orang berduyun-duyun pengin mandi di sana. Dimana lagi kalau bukan di Objek Wisata Air Panas Guci yang terletak di Jl. Raya Guci, Kalengan, Sigedong, Bumijawa, Tegal, Jawa Tengah.
jalan setelah pintu pasuk utama

Yup! Wisata air panas Guci Tegal merupakan sumber air hangat di Desa Guci yang berada di ketinggian 1100 mdpl. Warga sering menyebutnya sebagai air mata ajaib karena memiliki air yang jernih dan hangat, bahkan panas! Mata air panas ini mengalir secara alami dari dalam perut bumi.

Legenda di Wisata Air Panas Guci

Sumber air panas di tempat wisata air panas guci ini sudah ditemukan sejak puluhan tahun silam, tepatnya pada tahun 1974. Setelah dilakukan penelitian dan dinyatakan aman, wisata ini dibuka untuk umum pada tahun 2015. Sebelum menjadi populer seperti sekarang, sebelumnya hanya masyarakat sekitar saja yang memanfaatkan keberadaan sumber air panasnya.
Pancuran Telulas
Pengunjung yang datang kala itu hanya mandi air panas di bawah gua yang kini sudah dibangun menjadi Pancuran Telulas. Di sini, terdapat patung naga yang menurut legenda masyarakat sekitar menjadi penanda bahwa tempat ini dihuni oleh pengikut Nyi Roro Kidul yang berwujud wanita namun terkadang menjelma menjadi seekor naga. Serem juga ya Sist.

Tak hanya patung bernuansa mistik saja,di taman di tempat rekreasi wisata air panas guci ini juga terdapat pohon keramat yang sudah berumur ratusan tahun. Pohon karet (ficus benjamina) dan beringin ini dipercaya sebagai tempat tinggal berbagai makhluk halus. Hanya saja, keberadaan pohon keramat dengan makhluk-makhluk tak kasat ini menurut masyarakat sekitar menjadi berkah dan penangkal dari berbagai musibah seperti longsor dan bencana alam lain. Konon, pohon ini ditanam oleh dua orang yang merupakan keturunan kyai sepuh bernama Kyai Klitik pada tahun 1918.

Keistimewaan Wisata Air Panas Guci

 Selain memiliki air hangat menyehatkan, wisata air panas guci memiliki lanskap alam memukau serta udara sejuk khas pegunungan yang membuat pengunjung betah berlama-lama berkunjung kesana.

Banyak mitos yang berkembang mengenai wisata air panas guci. Meski belum ada penjelasan secara ilmiah, namun banyak pengunjung yang datang dengan harapan untuk mendapat kesembuhan dari berbagai macam penyakit seperti stroke, darah tinggi, rematik, penyakit kulit, dll.

Perjalanan saya dimulai dari rumah pada pukul 10.00. Jarak dari tempat tinggal saya sekitar dua jam perjalanan dengan menggunakan mobil. Sampai di lokasi jam sudah menunjukkan tengah hari.

Menurut data administrasi wisata air panas guci berada dilahan seluas 210 hektar. Memasuki gerbang kedatangan pengunjung, saya dan rombongan keluarga Bani Dilam yang siang ini berkunjung kesana dalam rangka libur nasional mauludan, membayar tiket masuk area wisata sebesar Rp 6.400,- per orang.

Di dalam area ini, pengunjung bisa melakukan kegiatan berendam air panas sepuasnya di sejumlah sudut yang telah disediakan tanpa dipungut biaya. Tempat yang biasa digunakan untuk mandi beramai-ramai diantaranya ada sepuluh air terjun, Pancuran Pitu yang memiliki 7 buah pancuran, Pancuran Telulas yang memiliki 13 buah pancuran, dan Pancuran Lima yang memiliki 5 buah pancuran. Boleh pilih yang mana saja, Sist.

Sungai yang berada di area wisata air panas guci ini pun dialiri air yang panas pula, namun terlihat agak keruh. Sedangkan sepuluh air terjun yang juga berair panas yang berada di area lokasi juga terlihat indah dan memukau.

Pada Pancuran Telulas biasanya digunakan pengunjung yang ingin mendapatkan berkah dan berdoa serta mengajukan permohonan. 

Untuk dapat menikmati seluruh area wisata dengan lebih nyaman, di tempat wisata air panas guci ini juga terdapat penyewaan  kuda yang cukup murah.

Pengelola wisata air panas guci juga menyediakan aneka wahana wana wisata yang menarik. Diantaranya yang menjadi favorit untuk berfoto selfie dengan latar pemandangan keren yang instagramable, pengunjung bisa menaiki gantole, sepeda terbang, dan kolam renang. 

Di tempat wisata air panas guci ini tersedia pula fasilitas lapangan sepak bola, camping ground, lapangan tenis, dan pengunjung yang senang panjat gunung, dapat pula melakukan hiking dan menikmati hutan rindang di lereng gunung Slamet.

Guciku Hot Waterboom

Demi meningkatkan daya tarik para wisatawan, wisata air panas guci telah membuka wahana baru yaitu Guciku Hot Waterboom Tegal.

Guciku hot waterboom ini meliputi permainan air terdiri dari kolam renang anak dan dewasa, kolam rendam, dan arus jeram. Fasilitas yang disediakan pun lebih lengkap seperti ruang bilas dan ruang ganti yang luas, tempat berteduh dengan kolam renang mini di bawahnya, gazebo-gazebo tempat pengunjung dapat beristirahat, restoran, penginapan, hotel,  villa yang dekat dengan kolam renang, dan terdapat area pertokoan yang menjual berbagai souvenir dan pernak-pernikk yang cocok dibawa sebagai oleh-oleh dan buah tangan.
berendam di kolam air panas sambil menikmati view pegunungan yang indah
Tiket masuk Guciku Hot Waterboom yang masih berada di kawasan wisata air panas guci ini sebesar Rp 35.000,- pada hari Senin – Jumat, dan akan menjadi Rp 40.000,- hari Sabtu dan Ahad. Jika berkunjung dalam rombongan besar diatas 50 orang ada diskon sebesar 10%.

Hotel dan villa yang terdapat di Guciku Waterboom juga menyediakan berbagai fasilitas seperti Meeting Room,  Aula, Sound System untuk Indoor dan outdoor, atau Organ Tunggal juga bisa Sist. Harganya bervariasi sesuai dengan paket yang diambil mulai dari Rp 500.000,- sampai dengan Rp 1.500.000,-

Info lain yang lebih lengkap bisa kalian dapatkan di web resmi Guciku ya sist. Lengkap disitu, termasuk kalau mau cek-cek harga masing-masing paket sesuai fasilitas yang kalian inginkan.

Wisata Lain

Rombongan saya? Kami memilih satu kolam renang yang tidak terlalu lebar, Sist. Mengingat asas kengiritan para mamak, rombongan kami yang berisi simbah-simbah, anak-anak, dan mamak-mamak bahagiya ini memilih Guci Asshafana. Letaknya sekitar 200 meter dan lebih dekat dengan tempat parkir umum daripada pancuran-pancuran air panas yang disediakan untuk umum.

Dengan harga tiket terjangkau Rp 15.000,- kami menikmati enaknya berendam di kolam air panas yang terpisah bagi dewasa dan anak-anak. Pengunjungnya beragam, ada anak-anak, mamak-mamak, sampai simbah-simbah, persis seperti rombongan saya. Agaknya tempat ini memang cocok untuk segala usia. Cocok untuk kondisi kantong juga sih tepatnya, wkwkw..
catat ya Sist, 24 jam dan kalian tidak perlu takut kedinginan

Walau tak ada papan seluncur, perosotan, atau air mancur seperti waterpark lain, anak-anak cukup hepi dengan adanya “ember tumpah” yang mengucur berkala jika sudah terisi penuh.

Terdapat restoran di sekitar area ini. Namun, asas kengiritan kami para mamak, lagi-lagi membuat fasilitas itu tidak termanfaatkan dengan baik karena kami membawa bekal makanan sendiri dari rumah. Jadi, saya sendiri tidak tahu apa saja menu yang disediakan di restoran itu. Hanya anak-anak saja yang membeli mie rebus cup di gerai yang berada tepat di sebelah kolam renang. Hahah!
cuma dapet foto restorannya, makan mah kagak

kolam buat anak-anak
Puas berendam dan mandi, kami bersiap sebelum hujan turun lebih deras karena langit sudah gelap dan gerimis mulai menemani. Saya dan rombongan pun menuju bis yang kami sewa, yang terparkir tepat disamping Guci Asshafana.

Nah, di tempat ini banyak sekali penjual aneka macam sayuran segar yang murah meriah, aneka macam makanan khas untuk oleh-oleh, toko-toko yang menjual kaos bertuliskan I LOVE GUCI, bahkan penjual kelinci pun juga ada. Lengkap sekali, mirip pasar tumpah, bahkan mungkin lebih ramai karena pengunjung terus saja dating siang dan malam. Tempat wisata air pana guci memang selalu dibuka 24 jam sist!

Jadi, tidak perlu takut kemalaman. Jam berapapun kalian datang, tetap bisa masuk. Dan tak perlu khawatir tentang penginapan. Rumah-rumah penduduk sekitar juga dapat disewa untuk penginapan seperti penginapan-penginapan lain di area ini.

Nah sist, sekian aja cerita oleh-oleh dari saya tentang wisata air panas guci. Tertarik berkunjung kesana? Yuk, masukkan ke agenda travelling kalian bersama keluarga. Bisa disesuaikan kok dengan kondisi keuangan. Bisa banget, apalagi ter-spesial bagi mamak-mamak ngirit bin pelit macam kita-kita orang, tapi tetap pengin bahagiain keluarga

 Jangan lupa bawa kamera ya Sist. Banyak sekali spot cantik yang sayang untuk dilewatkan dari jepretan artistik kalian. Jangan kaya saya, piknik bawa anak dua, mana sempat foto-foto?

Tapi saya bisa kesana lagi kapan-kapan. Sama suami saja biar lebih romantis kali yaa…ehm!
Bye bye

******
berikut ini sedikit foto yang berhasil saya ambil 
foto sama anak wadon

yang ini kakak seperkandungan beda edisi


nah, kegiatan makan bekal bersama-sama ini yang bikin kangen, sekaligus bikin restoran-restoran itu ngga guna masak banyak-banyak

Blog about fashion, beauty, and culture