28 Juli 2020

Ingin Blog Makin Cantik, Pakai Infografis dalam Blog

Tags

Setelah mengupas tuntas mengenai SEO onpage dua minggu lalu, materi terakhir di kelas Menaikkan DA blog kali ini adalah materi mengenai infografis yang disajikan oleh coach Riku.

Mengapa infografis penting dalam per-blogging-an?

Secara Psikologi 90% otak manusia akan lebih mudah dan cepat menyerap informasi dalam bentuk visual dibandingkan teks, begitu papar coach Riku.

Bukan itu aja sih, Infografik juga sangat identik dengan penambahan data berupa angka yang dikemas dengan padu-padan warna desain, jadi tulisan kita tampak lebih akurat dan atraktif di mata pembaca, lanjut beliau.

Berikut ini adalah rangkuman mengenai materi infografis.

Apa sih, Infografis itu?


Infografis adalah singkatan Bahasa Inggris yaitu information dan graphics.

Sesuai namanya, infografis adalah informasi yang disajikan dalam bentuk teks yang dipadukan dengan elemen visual seperti grafik, gambar, ilustrasi, atau tipografi.

Ketika ingin membuat sebuah Infografis ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan seperti :

1. Menentukan Topik


Sebagai penunjang tulisan dalam sebuah artikel, kita harus menentukan topik mana yang akan diangkat dalam infografis. Jangan sampai infografis yang dibuat tidak sesuai dengan pembahasan yang sedang diangkat.

Ada 3 Sudut pandang yang bisa teman-teman gunakan saat menentukan topik seperti

  • Apa yang sedang dibutuhkan oleh pembaca ?
  • Masalah apa yang mereka hadapi?
  • Solusi apa yang bisa kita bagikan kepada mereka?

2. Mengetahui Audiens


Saat ingin merancang sebuah desain Infografis, sangat penting untuk mengetahui siapa audience kita agar mudah dalam menentukan desain, font, warna, komponen gambar, grafik, diagram dan lain-lain.

Misalnya target ulisan adalah untuk anak-anak muda, jadi kitabbisa merancang Infografisnya lebih ringan namun tetap menarik dengan paduan warna, font dan grafik yang lebih eye-catching.

3. Mengumpulkan Data


Pengumpulan data ini bebas menggunakan data dari mana saja. Namun, perlu diingat ketika menggunakan data yang bersumber dari luar, jangan lupa untuk menyertakan nama sumber tersebut.

Jika tulisannya bersifat umum biasanya coach Riku selalu mencari dan mengumpulkan data di https://databoks.katadata.co.id/

Namun, jika itu untuk menjelaskan sebuah brand bisa mengumpulkan data melalui website official dan juga social media.

Nah setelah ketiga hal tersebut telah teman-teman lakukan, saatnya kita mem-visualisasikan data tersebut melalu grafis.

infografis dalam bentuk gambar

Yang Harus Ada dalam Infografis


Ada beberapa point  yang harus ada dalam sebuah Infografis, yaitu:

1. Flow dan Style


Saat membuat sebuah infografis kita perlu memperhatikan flow informasi yang ingin disampaikan kepada pembaca.  Secara Umum infografis memiliki flow dari atas ke bawah atau dari kiri ke samping dengan format vertikal.

Sebuah infografis harus memiliki tampilan visual yang mampu menarik pembaca untuk melihatnya. Oleh sebab itu, gunakan pallet warna dan tetap konsisten pada format style yang kita pilih.

Untuk info yang paling penting, letakkan pada bagian atas sendiri dan semakin ke bawah adalah info tambahan saja. Jadi, konsepnya mirip seperti piramid. Dan satu lagi yang penting, buat agar orang bisa paham infografis Anda hanya dengan sekali melihat

2. Data Story


Meskipun pada umumnya infografis menyajikan data berupa grafis atau angka-angka yang menunjukkan nilai statistik tertentu, Kita tidak boleh lupa mencantumkan sedikit narasi atau cerita dari data tersebut sebagai prolognya.

3. Kemas Data Tersebut Dalam Bentuk Hirarki


Info yang disajikan dalam bentuk bercabang-cabang layaknya pohon agar mudah dipahami.

Pada beberapa poin tertentu, cantumkan warna yang berbeda untuk menunjukkan penekanan seperti misalnya  warna,  spasi, font style, angka, dan ukuran huruf.

Hal Ini bertujuan untuk menarik perhatian pembaca. Kita juga bisa menambahkan beberapa efek seperti bold, italic, dan menggunakan huruf kapital asal tidak terlalu berlebihan dan tetap memperhatikan estetika.

4. Lakukan Penyesuaian


Sesuaikan dengan menambahkan shape untuk menonjolkan header atau daftar setiap elemen atau menambahkan simbol dan ikon pada setiap poin untuk memperkuat keseluruhan elemen desain. Gunakan warna, style dan ukuran secara konsisten. Lalu gabungkan dengan tambahan shape background di belakangnya.

5. Gunakan Negative Space


Negative space adalah ruang kosong yang sengaja disisakan pada sekitar elemen desain. Tujuannya untuk membuat setiap elemennya terlihat seimbang dan presisi.

6. Memilih Warna Desain Infografis


Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah menentukan perpaduan warna pada desain infografis. Warna tidak hanya berguna untuk membuat tampilan desain menjadi menarik, tapi juga memudahkan pembaca untuk menangkap pesan yang kita sampaikan.

Dalam pemilihan warna biasanya Kita juga bisa mempertimbangkan dari segi tema/topik/brand yang kita angkat. Dalam Infografis minimal 4-5 kombinasi warna yang bisa kita gunakan. Untuk padu padan warna apa yang cocok dengan warna utama teman-teman bisa cek di website https://colorhunt.co/


Manfaat Infografis Untuk Sebuah Konten


Seperti infografis dalam bisnis, dalam sebuah konten blog, infografis sangat banyak manfaatnya. Antara lain:

1. Tulisan Menjadi Lebih atraktif


Infografis memang lebih mudah menarik perhatian pembaca. Gambar infografis yang menarik menjadikan konten kita tak hanya meliputi teks, tapi juga perpaduan gambar, warna, dan desain yang secara alami memikat mata pembaca.

2. Meningkatkan brand awareness


Menyisipkan logo di bagian infografis secara langsung menjadikan pembaca lebih kenal dengan blog.

3. Mudah untuk dibagikan 


Menambahkan gambar infografik di dalam blog atau website, pengunjung bisa lebih mudah membagikannya ke berbagai jejaring media sosial.

4. Meningkatkan performa SEO


Semakin banyak yang membagikan infografik kamu, otomatis blog kita bisa memperoleh tambahan backlink yang mendukung performa SEO. Bahkan, Google juga akan menganggap bahwa konten kita juga memang bersifat shareable alias mudah dibagikan.



Platform penyedia tamplate infografis


Jika skill desain kita sudah bukan pada tahapan pemula lagi, kita bisa juga menggunakan software seperti Adobe Ilustrator, Powerpoint, MS Office Publisher, Adobe Photoshop, Corel Draw, dll. Namun, bagi yang tidak memiliki dasar ilmu desain, kita bisa menggunakan desain template dari berbagai platform yang disediakan secara gratis.

Beberapa platform penyedia template infografis dalam bentuk poster antara lain:

1. Canva


Platform yang multifungsi ini sangat mudah sekali digunakan. Pada platform ini juga tersedia aneka elemen pendukung untuk mempercantik tampilan desain infografis seperti simbol, ikon, dan gambar yang bisa kita gunakan sesuka hati

2. Venngage


Sama seperti Canva, platform yang satu ini juga sangat mudah digunakan, hanya saja platform ini hanya gratis untuk kalangan pelajar.

3. Visme


Platform desain grafis yang juga multi fungsi. kamu bisa membuat presentasi, animasi, mock-up, banner, dan juga infografik.

Menariknya, kita tidak hanya disuguhkan dengan berbagai jenis template siap pakai secara gratis dan berbayar, tapi juga penambahan efek dan animasi untuk memoles desain menjadi lebih atraktif

4. Piktochart


Picktochart bisa menjadi pilihan lain untuk membuat desain infografis . Piktochart memiliki 800 lebih template dari konsep yang paling sederhana, hingga yang kompleks.

Untuk editing dan penambahan ikon agar infografis menjadi lebih menarik, bisa pula mencari ikon dan gambar-gambar secara gratis di website berikut ini:

  1. Freepik
  2. Pngtree
  3. Vector-Finder
  4. FreeVectors
  5. Flaticon



Sebelum diunggah ke dalam blog, jangan lupa di kompres ukurannya agar tetap dibawah 100 kb. Lebih bagus lagi kalo tipenya di ubah jadi webp agar hasilnya bisa lebih kecil lagi. Ukuran maksimal adalah 115 kb.

Itu dia materi mengenai pentingnya menggunakan infografis dalam sebuah konten blog. Mulai sekarang, maksimalkan konten blog dengan menggunakan infografis yang menarik deh! Makin SEO isi dalam blog, makin berkemungkinan besar DA blog kita cepat meningkat. Materi backlink dan 7 cara menaingkatkan DA blog, sudah dibahas pula minggu lalu untuk kesehatan blog dan kaitannya dengan skor DA.

Gimana, makin lengkap kan materi di kelas ini?
Nggak rugi, beneran, ikutan kelasnya.**





Blog tentang kecantikan, make up, fesyen dan mode, dan budaya

2 komentar:

  1. pas ini disaat da saya turun 2 angka,
    kudu persiapan ngebut lagi ini

    BalasHapus
  2. Wah, saya belum paham sekali bagaimana caranya buat infografis. Memang aku lihat beberapa blog yang nongol di page one ada yang pakai infografis, tapi ada juga yang tidak. Tapi memang menarik sih membaca infografis blog atau website.

    BalasHapus

Terima kasih sudah berkunjung. Ditunggu tanggapan dan komentarnya ya.